
Dan terbukti seharian itu Aris sering mengirim chat pada Kikan untuk menanyakan keberadaan nya.
"Ya tuhan ada apa dengan tuan Aris tumben banget seharian ini chat"heran Kikan.
Selama beberapa hari kepergian Aris,tak terasa keduanya telah saling berkabar meskipun lewat chat dan itu pun menjadi kebiasaan pula dengan Kikan.Dan di saat Aris tak mengabari atau mengirim chat Kikan akan bertanya-tanya kenapa Aris tak mengabarinya.Jihan yang bertaruh dengan Kikan pun akhirnya menang karena memang Aris dan Kikan saling berhubungan lewat chat.
"Kemana tuan Aris ya kenapa seharian ini dia tidak memberikan kabar padaku"gumam Kikan yang merasa hari-harinya sekarang ada yang hilang jika tak mendapatkan chat atau telp dari Aris."Ya Tuhan Kikan kenapa kau malah jadi kebingungan sih pasti lah dia skrng sedang bekerja emang kamu yang kadang ada diamnya kalo kerja"pikir Kikan kembali.
"Kikan...kikan"panggil mbak Marni dengan memegang pundak Kikan karena yang di panggil sejak tadi melamun tak dengar panggilan dari Marni."Hey kau kenapa"tanya Marni.
Kikan yang mendapat tepukan punggung dari Marni pun terlonjak kaget."Ach... iya mbk kenapa ada apa"ucap Kikan yang kaget.
"Astaga kau kenapa sekaget itu sih kau melamun Ki "ucap Marni.
Kikan pun tersenyum malu jadinya dengan Marni karena ketahuan sedang melamun saat bekerja"Ti..tidak mbk"ucap gugup Kikan.
"Kau lagi jatuh cinta ya"tebak Marni.
"Ich siapa bilang MBK,enggak kok"jawab Kikan dengan pipinya yang merona.
"Halah hayo ngaku,siapa nih cowok nya,kenal gak nih hihihi"goda Marni.
"Ich enggak mbak beneran suwer"jawab Kikan.
"Cie ..ada yang jatuh cinta"goda Marni kembali.
"Siapa yang jatuh cinta marni"tanya nenek Puspa yang saat itu datang ke dapur dan mendengar ucapan Marni.
"Eh nyonya"
"Eh nenek"
ucap Marni dan Kikan bersamaan saat nenek Puspa dibelakang mereka.
"Siapa yang jatuh cinta" tanya nenek Puspa kembali.
__ADS_1
"Ini Nya si Kikan lagi jatuh cinta"jawab Marni dengan tersenyum menggoda kepada Kikan.
"Tidak nek,MBK marni bohong"kilah Kikan.
"Wah jatuh cinta sama siapa tu,nenek kepo" ucap nenek Puspa penasaran.
"Tidak ada nek"jawab Kikan yang masih tidak mengaku karena memang menurut dia tidak jatuh cinta maklum belum menyadari"
"Itu Nya masak saya lihat beberapa hari ini dia senyum sendiri terus kadang sering melamun kayak barusan seperti orang yang lagi Lope...Lope nyah"jelas Marni.
"Ich MBK Marni aku gak jatuh cinta"gerutu Kinan yang kemudian pergi meninggalkan Nenek Puspa dan Marni.
"Eh dianya malah pergi"ucap Marni yang melihat kepergian Kikan dengan menggerutu.
"Kau ini mar malah menggodanya,Uda tau lagi jatuh cinta kau goda-goda kaburkan dia"ucap nenek Puspa dengan tersenyum.
"Ya gimana nya,lucu aja kalo liat orang jatuh cinta apa lagi Kikan " ucap Marni.
"Sudah lanjutkan lagi kerjamu "ucap nenek Puspa akhirnya.
Nenek Puspa pun merasakan ada yang berubah dari Kikan dan sang ART kesayangan nya itu memang menunjukkan tanda-tanda orang jatuh cinta.
"Aris tumben dia menghubungi aku"gumam nenek Puspa saat melihat nama yang ada di ponselnya
"Halo assalamualaikum "ucap nenek Puspa saat mengangkat panggilan dari sang cucu
"Wa'alaikum salam nek"jawab Aris di sebrang sana.
"Ada apa Ris,tumben hubungi nenek"tanya nenek Puspa
"Kok tumben sih nek,gimana kabar nenek"tanya Aris pada sang nenek.
"Lha kan tumben banget kamu hubungi nenek apa lagi tanya kabar segala.Ada apa tho the point aja "ucap nenek Puspa yang merasa heran dengan sang cucu.
"Nenek aku tanya kabar malah di jawab begitu"Gerutu Aris.
__ADS_1
Saat keduanya sedang mengobrol Kikan tiba-tiba saja masuk ke ruang baca nenek Puspa.
"Nek permisi"ucap Kikan saat mengetuk pintu.
"Tunggu sebentar RIS"ucap nenek Puspa pada Aris."Iya masuk Ki"jawab nenek Puspa pada Kikan.
"Nek permisi aku mau ijin untuk pulang kampung"ucap Kikan yang terlihat seperti sedih.
"Kok mendadak Ki,memang ada apa"tanya nenek Puspa.
"Ayah saya sakit nek jadi saya mau segera pulang"jawab Kikan.
"Sakit apa"tanya nenek Puspa
"Ayah kecelakaan nek"jawab Kikan dengan menangis.
"Astaga.ya sudah kamu siap-siap aja biar di antar sopir"ucap nenek Puspa yang ikut khawatir.
"Tidak usah nek biar aku baik bis saja"ucap Kikan menolak niat baik nenek Puspa.
"Sudah tidak ada penolakan,kau siap-siap saja"perintah nenek Puspa.
"Baik nek permisi"ucap Kikan yang kemudian pergi.
"Ya Tuhan ada saja baru tadi dia seperti orang jatuh cinta eh sekarang malah sedih karena ayahnya sakit"ucap nenek Puspa yang tidak sadar jika masih terhubung dengan sang cucu."Eh Aris kau belum mematikan telpon mu"ucap nenek Puspa yang sadar jika belum mematikan telpon dari sang cucu.
"Ach iya nek,tadi kenapa Kikan nek?terus siapa yang sedang jatuh cinta"tanya Aris penasaran.
"Oh itu Kikan ijin pulang kampung ayah nya kecelakaan kalo yang jatuh cinta ya Kikan dia seperti orang jatuh cinta"jelas nenek Puspa.
"Ya sudah nek aku kerja dulu nanti aku hubungi nenek"ucap Aris.
"Ah ya sudah kalau begitu"jawab sang nenek yang kemudian mendengar suara sambungan telpon yang terputus."Haduh kebiasaan gak salam"gerutu nenek Puspa.
Aris yang mendengar penjelasan sang nenek pun di buat bertanya-tanya siapa yang membuat Kikan seperti orang jatuh cinta.Dia tidak terima jika Kikan mencintai orang lain.
__ADS_1
...****************...
Jangan lupa like,komen dan Rate bintangnya supaya aku semangat nulisnya.Dukungan teman-teman sangat berarti untuk support aku menulis😉