ART Penakluk CEO Dingin

ART Penakluk CEO Dingin
Sadar 2


__ADS_3

Aris pun nampak berpikir apa yang di lihatnya tadi itu benar dia tidak yakin jadi dirinya pun memutuskan menunggu kabar dari dokter.


Setelah beberapa saat menunggu dokter yang memeriksa ayah Kikan pun keluar.Kikan dan Aris yang menunggu pun bergegas berdiri menanyakan tentang sang ayah.


"Bagaiman dok,kondisi ayah saya baik kan dok?"tanya Kikan khawatir.


Aris yang berada di sebelah Kikan pun mencoba menenangkan kekasihnya itu.


"Mari ikut saya keruangan dulu ada yang mau saya bicarakan,dan kondisi ayah anda juga sudah membaik"jawab sang dokter


Kikan dan Aris pun berjalan mengikuti sang dokter.


"Silahkan duduk"ucap sang dokter mempersilahkan.


"Terima kasih dok"jawab Aris mengangguk.


Dokter mulai menjelaskan kondisi terbaru ayah Kikan."Begini nona untuk kondisi ayah anda .Alhamdulillah sudah membaik dan beliau telah sadar dari komanya"ucap sang dokter.


Kikan yang mendengar ayahnya telah sadar pun kaget dan senang."Beneran dok ayah saya sudah sadar"ucap tak senang Kikan.

__ADS_1


"Iya,ayah anda sudah sadar dan beliau saat ini mungkin masih terlihat lemah jadi masih perlu istirahat lagi.Beliau sadar sepertinya karna usaha keluarga yang selalu mengajak pasien mengobrol sehingga membuat pasien mau untuk bangun"jelas sang dokter.


Aris yang mendengar penjelasan dokter pun nampak lega karna apa yang dia lihat tadi memang benar jika ayah Kikan sadar.


"Mas ayah sudah sadar mas"ucap Kikan pada Aris.


Aris yang melihat wajah bahagia pada Kikan pun juga ikut senang.


"Baik dok terima kasih untuk infonya kami permisi"pamit Aris.Mereka pun keluar setelah mendapatkan anggukan dari dokter.


"Mas aku gak sabar untuk bisa bertemu ayah,ayo mas cepetan kita kesana"ajak Kikan penuh semangat dan tak sabar.


"heheh iya mas"jawab Kikan.


Setelah sampai di depan ruangan inap sang ayah,Kikan nampak berhenti sesaat untuk menetralkan keterkejutannya.Aris yang melihat pun mengelus kepala sang kekasih.Kikan yang mendapatkan perlakuan seperti itu melihat dengan senang ke arah Aris.


"Ayo"ajak Aris kemudian dan menggandeng Kikan untuk masuk.


Mereka pun masuk bersamaan,Kikan yang melihat sang ayah telah sadar pun berjalan cepat menghampiri sang ayah."Ayah,Kikan senang sekali akhirnya ayah sadar"ucap Kikan sambil memeluk sang ayah.Pak Sastro membalas pelukan sang anak.

__ADS_1


"Ayah juga senang ternyata masih bisa melihat kalian kembali"ucap lemah pak Sastro.Saat kedua ayah dan anak melepas haru Aris yang melihat pun nampak terbawa suasana.Pak Sastro yang memandang Aris pun bertanya pada sang anak."Nak itu siapa"tanya pak Sastro pada sang anak.


Kikan pun menoleh ke arah tangan sang ayah tunjuk."Oh iya sampai lupa kenalkan yah ini mas Aris"ucap Kikan mengenalkan sang kekasih pada sang ayah.


"Selamat siang om,saya aris"ucap Aris memperkenalkan diri dengan Salim pada ayah Kikan.


"Saya Sastro nak,panggil aja seperti kikan"pinta ayah Kikan.


"Baik Om..eh maksud saya Ayah"ucap Aris yang sedikit canggung.


"Nak mana ibu dan adik-adikmu?"tanya pak Sastro pada Kikan.


"Astaghfirullah yah sampai lupa aku memberi kabar"ucap Kikan lupa.Saat Kikan akan menghubungi sang ibu dia di cegah oleh Aris.


"Sudah ku hubungi ibu dan yang lainnya Ki"ucap Aris.


"Beneran mas,makasih ya"jawab Kikan terharu karena Aris sungguh bisa di andalkan ketika dirinya lupa.


**************

__ADS_1


Terima kasih teman-teman untuk Like nya 💖💖.Semoga kalian suka ya dengan karya ku yang pertama ini.


__ADS_2