
Aris bertanya pada Kikan kenapa dia tak ijin kepadanya.Kikan yang di tanya pun menjawab dengan jujur jika dia sudah ijin pada sang nyonya besar.Aris yang mendengar pun meminta agar kedepannya dia harus ijin pada Aris jika akan pulang kampung.
"Kikan besok kau temani aku"pinta Aris pada Kikan.
"Temani kemana tuan bukannya besok bukan jadwal terapi?"tanya Kikan heran kenapa Aris meminta dirinya menemani Aris.
"Ikut saja tak ada bantahan"ucap tegas Aris.
Kikan yang mendengar jika Aris meminta dengan tegas pun mengiyakan permintaan sang tuan muda dari pada nanti jadi tambah marah.
Pagi hari nampak Aris telah bersiap pergi dengan mengajak Kikan.Tapi yang di ajak ternyata belum siap-siap.
"Kikan kenapa kau masih belum bersiap"ucap Aris yang kaget melihat penampilan Kikan masih pakai baju kerja.
"Maaf tuan memang pergi sekarang"tanya Kikan polos.
"Tidak tapi besok "ucap Aris kesal.
Kikan yang mendengar ucapan Aris pun hanya Ber OH ria dan akan berlalu kembali ke dapur.Aris yang mendapat respon seperti itu pun nampak geram dengan tingkah Kikan.
"Hei Kikan kenapa kau malah kesana"ucap Aris kesal.
"Lalu saya harus kemana tuan pekerjaan saya belum selesai "jawab Kikan dengan muka tidak bersalah karena telah membuat Aris semakin kesal.
"Kikan kau ya,cepat ganti baju mu kita berangkat sekarang"perintah Aris yang sudah mode angry bird.
"Hah"respon Kikan yang kaget.
"Cepat pergi malah bengong"ucap Aris kembali dengan suara tinggi
Kikan yang kaget dengan respon tuan muda nya pun bergegas memasuki kamarnya untuk berganti baju.Saat di kamar nampak Kikan menggerutu kesal dengan sang tuan muda."Kenapa sih tuan Aris itu dikit-dikit marah,dikit-dikit kesal aneh dasar Angry Bird"umpat Kikan di dalam kamar.
__ADS_1
Setelah selesai Kikan pun bergegas menghampiri Aris yang berada di ruang tamu.Aris yang saat itu melihat kedatangan Kikan pun bertanya dengan menyindir "Apakah sudah siap nona muda"ucap sindir Aris pada Kikan.
"Sudah tuan,maaf buat anda menunggu"ucap Kikan merasa bersalah.
"Aku ini bosnya tapi sepertinya dia yang sekarang jadi bos"ucap lirih Aris.
Kikan yang mendengar pun bertanya "Kenapa tuan".
"Tidak apa-apa,ayo cepat kita pergi." ucap Aris berlalu meninggal kan Kikan .
"Iya tuan,tapi jalannya pelan aja tuan"jawab Kikan mengingatkan Aris yang saat itu berjalan dengan cepat meskipun dengan bantuan tongkat.
"Iya sudah tau"ucap ketus Aris pada Kikan.
Mereka pun memasuki mobil dan pergi meninggalkan kan rumah keluarga Wijaya.
Saat perjalanan Kikan bertanya-tanya kemana tuannya mengajak dia pergi.Dia pun memberanikan diri untuk bertanya meski ragu.
"Maaf tuan kita mau kemana"tanya Kikan ragu.
"Owh baik tuan"jawab Kikan.
setelah menempuh beberapa waktu perjalanan disinilah mereka sekarang di apartemen Aris.
Aris pun meminta Kikan untuk segera masuk.
Kikan yang melihat apartemen Aris pun nampak tertegun karena apartemen Aris ternyata lumayan besar."Wow gak rumah gak apartemen ternyata besar ya ini saja bisa muat orang sekampung"pikir Kikan.
"Kau kemarilah"ucap Aris pada Kikan.
Kikan pun kaget dengan panggilan Aris."Ach iya tuan"jawab Kikan bergegas menghampiri Aris.
__ADS_1
"Kau bersihkan kamar itu karena mulai besok kau akan pindah kemari dengan ku"ucap Aris
Kikan yang mendengarpun nampak kaget dengan omongan sang tuan muda.
"Apa tuan kenapa saya pindah kesini"tanya Kikan dengan heran.
"Iya karena aku akan pindah kemari lagi jadi kau harus menemaniku"
"Tapi tuan bagaiman dengan nenek Puspa"tanya Kikan.
"Tidak ada bantahan Kikan sudah kau pergi bersihkan kamar itu"ucap tegas Aris
Kikan pun berlalu memasuki kamar yang kata Aris akan dia tempati esok hari.Kikan pun membersihkan kamar itu sesuai perintah tuan mudanya.
saat menjelang siang nampak perut Kikan keroncongan karena sejak pagi dirinya belum sarapan."Aduh perutku lapar sekali,coba. aku ke dapur siapa tahu ada yang bisa aku olah"gumam Kikan.Ketika di dapur Kikan pun melihat tak ada bahan makanan disana karena yang ada hanya air mineral saja."Yach gak ada apa-apa lalu mau buat apa ini"ucap Kikan lirih.
"Kau kenapa lapar"tanya Aris yang saat itu melihat Kikan berada di dapur.Kikan pun yang mendapatkan pertanyaan Aris mengangguk.
"Kita pesan online saja nanti kita belanja"ucap Aris sambil memesan makanan.
setelah menunggu beberapa saat makanan pun tiba keduanya pun makan bersama.
Saat makan nampak Kikan bertanya pada Aris "Tuan kenapa harus pindah kesini"tanya Kikan.
"Karena ini apartemen ku"jawab singkat Aris.
Kikan yang mendapatkan jawaban pun mendengus kesal "Ya aku tau ini apartemen situ"Batin Kikan kesal.
Setelah selesai mereka pun memutuskan untuk berbelanja kebutuhan dapur karena esok hari Meraka akan pindah ke apartemen.
***
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan Rate bintangnya supaya aku semangat nulisnya.Dukungan teman-teman sangat berarti untuk support aku menulis😉
Matur Suwun teman"