ART Penakluk CEO Dingin

ART Penakluk CEO Dingin
Kencan


__ADS_3

Aris yang sibuk dengan meetingnya tak mengetahui jika banyak panggilan masuk.Kikan yang tak mendapatkan jawaban dari Aris pun akhirnya menyerah untuk menghubungi pria itu.Saat sudah sore Kikan pulang kerumah tidak menunggu kedatangan Aris.


"Dek,kakak pulang dulu ya nanti kabari jika ada kemajuan lagi dari ayah"pinta Kikan pada fajar sang adik.


"Iya kak,ini kunci motornya kak"jawab fajar sambil memberikan kunci motor pada Kikan.


"Kamu pegang aja kakak pulang pakai ojek aja"jawab Kikan menolak.


"Tapi kak"ucap sang adik.


"Sudah kau pegang aja,kakak pulang dulu ya"pamit Kikan dan berlalu meninggalkan sang adik saat mendapat anggukan dari fajar.


Kikan yang memutuskan pulang pun lupa untuk memberi kabar pada Aris.Saat sampai di rumah dilihatnya sang ibu dan Mita sang adik sedang berada di ruang tengah.


"assalamualaikum "ucap Kikan saat akan masuk kerumah.


"Wa'alaikum salam"jawab Bu Sukma."Sudah pulang nak gimana kondisi ayah mu"tanya Bu Sukma kemudian saat Kikan memasuki rumah.


"Alhamdulillah kondisi ayah sudah sedikit membaik Bu jadi kita berdoa kepada Tuhan Bu agar ayah lekas sadar"ucap Kikan.


"Iya nak pasti itu,ya sudah sana kamu mandi dan makan tadi ibu sudah masak untuk kita"pinta ibu Sukma.


"Baik bu"angguk Kikan yang kemudian memasuki kamarnya untuk membersihkan badan dan istirahat.beberapa saat setelah selesai dia pun kembali menemani sang adik dan ibunya.


"Kakak capek ya"tanya Mita saat melihat sang kakak yang nampak lelah.


"Iya sedikit"jawab Kikan dengan tersenyum.


"sini kak aku pijitin seperti ibu tadi"ucap Mita yang akan memijit sang kakak.


"Emang kamu bisa"goda tak percaya pada sang adik.


"Bisalah gini-gini aku jago pijatnya,betul gak bu"jawab Mita yang juga meminta pengakuan dari sang ibu.Bu Sukma yang di tanyapun mengangguk meng iya kan.

__ADS_1


"Wah kalau gitu mau donk kakak"ucap Kikan.


Mita yang melihat sang kakak mau dia pijat pun merasa senang.


"Kak apa aku besok belom ikut ibu kerumah sakit menengok ayah"ijin Mita karena tadi dia saat meminta ikut pada sang ibu tidak di perbolehkan.


"Boleh tapi hanya sebentar ya"jawab Kikan.


"Oke,makasih kakak"ucap gembira Mita.


Setelah lelah bercengkrama dengan sang adik dan ibu.Kikan pun memasuki kamarnya untuk istirahat,Dan saat itu juga bertepatan Aris yang menghubungi dirinya."Mas Aris"gumam Kikan saat melihat nama yang tertera di layar ponsel dia pun segera mengangkat telpon itu.


"Halo assalamualaikum mas" ucap Kikan.


"Wa'alaikum salam,kamu kok pulang gak bilang"jawab Aris yang kemudian menanyakan kenapa Kikan tak ijin.


"Iya mas aku tadi pulang kenapa"ucap Kikan yang tak tau.


"Kau lupa kalau aku akan menjemput mu"tanya Aris.


"Ya sudah aku menuju rumah mu sekarang karena tadi fajar bilang kau di rumah"ucap Aris yang akan menjemput Kikan.


"Lho kamu dari rumah sakit mas"tanya Kikan.


"iya,sekarang siap-siaplah setelah itu kita keluar"pinta Aris pada Kikan.


"Baiklah mas"jawab Kikan patuh.


Setelah sambungan telpon keduanya terputus Kikan pun bersiap untuk pergi dengan Aris.


"Lho Ki kamu mau kemana kok ganti baju"tanya Bu Sukma saat melihat sang anak keluar dari kamar dengan baju lain.


"Ah ya Bu mas Aris ngajak keluar karena ada yang mau di obrolin"ucap jujur Kikan.

__ADS_1


"Owh,terus nak Aris nya dimana" tanya Bu Sukma kembali saat melihat tak ada tanda-tanda kehadiran lelaki tersebut.


"Masih di perjalanan bu"jawab Kikan.


Setelah menunggu beberapa waktu Aris pun datang.


"Assalamualaikum"salam Aris sambil mengetuk pintu.


"Wa'alaikum salam"jawab Kikan dari dalam."Mari masuk mas"ajak Kikan pada Aris


Aris pun memasuki rumah Kikan saat hendak masuk ibu Kikan keluar karena mendengar ada tamu.


"Lho nak Aris masuk nak"ucap Bu Sukma.


"Permisi bu"salam Aris sambil menunduk


"Iya nak"jawab Bu Sukma.


Aris pun setelah beberapa saat mengobrol dengan Bu sukma.kemudian dirinya berpamitan untuk mengajak keluar Kikan.


"Bu saya minta ijin untuk mengajak keluar Kikan"ijin Aris.


"Oh ya nak silahkan,hati-hati juga dan jangan terlalu larut pulangnya"ucap Bu Sukma memberi ijin.


"Baik Bu kalau begitu permisi"pamit Aris.


"Bu aku pergi dulu ya"ucap Kikan berpamitan dan menyalami sang ibu.


Malam ini pun sesuai rencana Aris dia mengajak Kikan untuk keluar membicarakan tentang semua yang di rasa dan pikirkan.


...**************...


Terima kasih teman-teman untuk Like nya ๐Ÿ’–๐Ÿ’–.Semoga kalian suka ya dengan karya ku yang pertama ini.

__ADS_1


Jangan lupa like,komen dan Rate bintangnya supaya aku semangat nulisnya.Dukungan teman-teman sangat berarti untuk support aku menulis๐Ÿ˜‰


__ADS_2