
Waktu pun telah berjalan satu bulan dan seiring berjalannya hari toko kue Kikan pun semakin hari semakin ramai pembeli.Kikan sangat senang menjalani bisnis toko kuenya .
"Alhamdulillah toko kue ini semakin hari semakin banyak pembeli"ucap syukur Kikan.
Jihan pun membenarkan ucapan sang sahabat "Iya Ki Alhamdulillah ini semua berkat usaha mu yang selalu konsisten dalam membuat kue dan pasti nya enak"ucap Jihan dengan tersenyum.
"Ini semua juga berkat kamu dan orang-orang yang mendoakan usaha ini juga para pekerja yang ada disini"ucap Kikan merendah.
"Iya kau benar"ucap Jihan "Oh ya Ki gimana rencana pernikahan kamu sudah nyampek mana?" tanya Jihan mengalihkan pembicaraan.
Kikan pun sedikit ragu menjawab pertanyaan dari sang sahabat dia hanya diam bingung mau menjawab apa.
Jihan yang melihat perubahan ekspresi sang sahabat pun bertanya-tanya.
"Ki kau kenapa,hubungan kalian baik-baik saja kan"curiga Jihan.
"Hmm... Iya Ji kami baik-baik saja kok,kamu tenang saja"kilah Kikan.
"Jika ada sesuatu cerita aja Ki,tapi kalau kamu masih gak mau cerita juga gak apa-apa.cuma kamu perlu tahu aku bakal selalu ada buat kamu"ucap Jihan perhatian.
Kikan yang mendengar ucapan sang sahabat pun tersentuh karena dari dulu hingga sekarang Jihan memang selalu ada buat dirinya.
Setelah mengobrol beberapa saat keduanya pun saling berpamitan untuk pulang karena toko mereka yang tutup lebih awal.
Kikan yang merasa masih sore pun berniat untuk menghampiri tempat tinggal sang kekasih.Karena mereka sudah beberapa Minggu tak bertemu.
"Sebaiknya aku ke tempat mas Aris sekalian menyiapkan makan malam untuknya"pikir Kikan.
Ketika sampai di apartemen sang kekasih Kikan pun melakukan apa yang telah dia pikirkan tadi menyiapkan segala macam makanan untuk menyambut kepulangan Aris dari bekerja.
Jam pulang kantor pun berlalu dan hingga jam 7 malam Aris masih juga belum datang.
__ADS_1
Saat akan menelpon sang kekasih terdengar pintu depan di buka dengan semangat nya Kikan pun menyambut kedatangan Aris.
"Assalamualaikum Mas"ucap salam Kikan menyambut Aris.
Aris yang baru saja menutup pintu pun kaget dengan keberadaan Kikan di sana.
"Kok kamu disini dan kenapa gak ngomong ke aku"tanya Aris.
"Jawab dulu dong salam ku mas"ucap Kikan.
"Waalaikum salam!"jawab Aris."Terus kamu belum jawab pertanyaan ku tadi?"ucap Aris.
"Aku gak ngomong karna mau kasih surprise ke kamu kan kita Uda beberapa Minggu gak ketemu"jawab Kikan.
"Ya harusnya kamu ngomong dulu dong jangan tiba-tiba kayak gini kalau aku gak pulang gimana?"ucap Aris.
"Udah mas mandi dulu nanti kita lanjutin ngobrolnya oke setelah makan pastinya aku Uda siapan makanan buat mas"ucap Kikan
Kikan menyadari ada yang tidak beres dengan Aris dia begitu terlihat tak suka melihat Kikan ada di sana."Apa ada yang salah kenapa sikap mas Aris tidak seperti biasanya.Tapi aku harus positif thinking gak boleh pikiran aneh-aneh"batin Kikan.
Aris yang telah selesai mandi pun menuju meja makan untuk menyantap makanan yang telah di siapkan oleh sang kekasih.
"Lain kali kalau mau kesini ngomong dulu dan juga gak usah masak seperti ini segala"ucap Aris di sela mereka makan.
"Makan dulu mas nanti kita lanjutin ngomongnya ya gak baik makan sambil ngomong"ucap Kikan mereda kan suasana keduanya.
Setelah Keduanya selesai menyantap makan malam Kikan pun menghampiri Aris yang sedang berada di balkon.
"Mas ini kopi nya"ucap Kikan sambil menyerahkan minuman untuk Aris.
"Hm makasih"jawab Aris singkat."Kamu masih mau disini atau pulang biar aku antar"tanya Aris.
__ADS_1
Kikan yang mendapatkan pertanyaan seperti itu pun kaget di buatnya."Mas kamu kenapa dari tadi sepertinya gak suka aku disini"tanya Kikan.
"Aku kenapa gak kenapa-kenapa kok.Wajar donk ini kan udah malam juga kamu gak mungkin kan tidur sini"jawab Aris
Kikan pun menghela kan napas untuk bertanya sesuatu pada sang kekasih.
"Aku masih mau disini karena Akku mau tanya sesuatu sama kamu"ucap Kikan.
"Hm tanya apa"jawab Aris.
"Kamu kenapa sih kenapa berubah udah hampir 3 Minggu kita gak ketemu terus kamu juga kalau di hubungi selalu susah"tanya kikan.
"Aku gak kenapa-kenapa Ki.Terus aku itu sibuk kerja banyak hal yang harus aku kerjakan"jawab Aris.
"Ya aku tau tapi kenapa kamu tiba-tiba gak ada kabar trus kamu pokok nya berubah kamu itu mas"ucap Kikan.
"Kamu itu kenapa sih.kayak anak ABG aja semua-semua harus tahu aku punya dunia aku sendiri dan aku gak berubah ya.Tolong lah ngerti in waktu aku"ucap Aris tak terima.
"Aku kurang ngerti apa sih mas sama kamu"tanya Kikan .
"Udah deh yang penting aku gak kenapa-kenapa dan gak usah permasalahkan sesuatu yang gak penting Deh"kilah Aris."Sekarang ayo aku antar kamu pulang"ajak Aris.
Kikan yang merasa kecewa dengan sikap Aris pun bergegas pergi mengambil tasnya untuk pulang.Dan selama perjalanan hingga sampai rumah pun tak ada yang bersuara dari keduanya.
Ini adalah kali pertama mereka bertengkar Selama keduanya menjalin hubungan.
"Aku turun mas.Assalamualaikum"pamit Kikan yang kemudian turun dari mobil Aris.
Aris yang melihat Kikan telah turun dan menutup pintu mobil pun langsung pergi meninggalkan Kikan tanpa menjawab salam dari Kikan.
Kikan kembali di buat kaget oleh sikap sang kekasih.Sedih sudah pasti tapi dia harus terlihat baik-baik saja di hadapan orang rumahnya.
__ADS_1
...****************...