
Elard sungguh tak menyangka melihat tatapan kebencian yang terpancar di wajah gadis ini..Evelyn jelas menyimpan kepahitan di dalam dirinya dan itu sulit sekali untuk di tepisnya...hingga Elard menjadi sedih...
bahwa dia gagal menarik Eve keluar dari lingkaran dendam yang mulai menguasainya..
''Eve.....''
Gadis itu berbalik....dan bersedekap...
''Baiklah..kau sudah tau tentang mobil itu..yah pria itu memberikannya untukku, dan aku tak akan pernah mengembalikannya..''
''Evelyn....''
''Yah....''
''Cukup...aku tak akan pernah membiarkan kau bertemu dengan pria itu kau dengar itu Eve..''
''Kau tidak bisa Elard..karna apa...kami terikat...''
Mendengar hal itu membuat Elard mengepalkan tangannya,...ia mendekat..
''Apakah kau butuh uang darinya untuk balas dendam...''
''Yah....''
''Evelyn hentikan....kau hanya akan lelah sendiri..lupakan semua yang terjadi hidup bahagia bersamaku, aku bisa membawamu ke luar negri...kita bisa menikah, kau bisa kulaih atau membangun perusahaan,...aku hanya ingin kau melupakan dendammu Eve...kita bisa bahagia...''
Semua perkataan Elard hanya membuat Evelyn terbakar amarah, bagaimana bisa dia bahagia sementara dendamnya belum selesai..bahkan dia tak bisa tertawa karna luka yang dia alami selama ini....lukanya sudah terlalu dalam dan dia tak bisa lagi menerima penawaran apapun untuk selamanya sebelum dia melihat ayahnya dan keluarga barunya..hancur...
''Kau bahkan tidak tau apa yang sudah ku alami selama ini Elard...jadi maaf..aku tak bisa mengikuti semua yang kau mau...aku tak akan menyerah..'' jerit Eve dengan suara lantang...
Elard menggeleng dia sudah tau segalanya tentang masa lalu Evelyn dan penderitaan yang dia alami akibat ayahnya dan keluarga barunya, namun..Elard ingin menjadi pelindung gadis ini agar Eve melupakan semua yang dia alami...Elard bisa memberikan apapun termasuk kebahagiaan tapi dia tak akan pernah membiarkan Eve menderita sendiri... jika Eve masih meneruskan dendamnya maka gadis ini akan semakin jatuh dan terluka dalam..
''Eve......yang ingin kau hancurkan adalah ayah kandungmu sendiri...apa kau tidak sadar itu..''
Evelyn tertawa dengan keras...
''Ayahku bahkan sudah mati....''
''Evelyn aku tak akan pernah membiarkan kau menghancurkan hidupmu sendiri dalam dendam Eve... dan mengenai pria itu....aku akan menemuinya, jika kau berhutang padanya maka aku akan melunasinya...aku tidak akan menyerah padamu Eve...aku tak akan pernah membiarkanmu lepas yang akhrinya menjerumuskan dirimu..''
__ADS_1
Seseorang bisakah menyadarkan Evelyn jika ini adalah mimpi, bagaimana bisa pria ini mengatakan hal yang tidak masuk akal padanya bahwa apa yang dia alami, apa yang dia inginkan yaitu membalas dendam harus dia kubur hanya karna seorang pria..bukankah hal ini tidaklah masuk akal...?
Evelyn tidak setuju..hidupnya untuk dendam dan itu adalah tujuannya,...dan untuk satu hal ini Evelyn setuju dengan Dark yang memberinya sebuah mobil untuk menunjang balas dendamnya...dan hari ini Evelyn bisa melihat bagaimana Paula dan Sania tersakiti olehnya..dan dia puas..
''Elard....aku cukup berterimakasih karna kau telah membantuku banyak hal...kau mengangkatku dari keterpurukanku kau bahkan masih mau menerima gadis sepertiku yang kotor..''
''Evelyn...dimataku kau bukan gadis yang kotor..aku mencintaimu...''
''Boleh aku jujur Elard...''
Elard mengerutkan kening.....ia melihat ekspresi di wajah Evelyn yang berbeda...tidak..pria itu tidak siap jika Evelyn ingin meninggalkannya..
Elard meraih tubuh Evelyn mendekat, dan melum** bibirnya dengan penuh perasaan cinta...mencoba melakukan sesuatu yang sedikit berani karna perasaan cintanya yang terlalu besar pada Evelyn hingga dia tak bisa mengendalikan diri..
Airmata Evelyn menetes...semua orang pada akhirnya akan menjadi egois...yah..setidaknya itu harus tertanam di dalam pikirannya...bahwa Evelyn tak akan pernah percaya akan cinta...tidak percaya..
Evelyn hanya diam saja seperti patung ketika Elard menciumnya...sampai akhrinya pria itu seperti tersadar dengan apa yang ia lakukan..ciuman itu terlepas..dan ia masih memandang wajah penuh dendam di mata Evelyn...
''Bagaimana kalau kita tidur bersama Elard...''
Deg!!!!
''Eve....''
''Yah....bagaimana kalau aku memberikan tubuhku saja padamu karna hatiku..tidak mencintaimu...''desis Evelyn dengan suara tajam..
Seperti pukulan telak yang di alami oleh Elard..sungguh dia tak menyangka kalau Evelyn akan mengatakan hal itu kepadanya..
''Apa kau marah padaku karna aku menciummu..''tatap Elard menyentuh bahu Evelyn hingga gadis itu hanya membisu..
Airmatanya setia menetes...
''Eve.....aku melakukannya karna aku mencintaimu...aku sangat mencintaimu Eve...dan aku melakukannya bukan karna nafsu...''
''Nafsu atau tidak aku tidak perduli Elard...tapi aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu kalau berhentilah...aku lelah denganmu...aku bahkan tak punya cukup tempat di hatiku untuk sebuah cinta..''
Elard mengeraskan wajahnya.....
''Evelyn......jangan bilang kau...''
__ADS_1
''Yah....aku ingin kau hubungan kita berakhir Elard...aku tak bisa meneruskan masa depan denganmu karna aku tak bisa..''
Evelyn menghempaskan pegangan tangan Elard padanya dan melangkah keluar dari lokasi pemakaman...
Jantung Elard berdegup kencang,,bukan ini yang dia harapkan...dia ingin menjadikan Evelyn sebagai istrinya..menikahinya dan membahagiakannya dia bahkan sudah punya mimpi hidup bahagia bersama Evelyn suatu saat nanti...lalu bagaimana sekarang...ketika Evelyn menyerah dan memutuskannya..??
Elard menggeleng,....dia tidak akan menyerah....pria itu melangkah mengejar langkah Evelyn yang cepat menuju jalan, dan bisa menahan langkah gadis itu dan menariknya...
Hening..
''Evelyn...jangan...jangan katakan hal itu...kau tau aku mencintaimu....''
''Namun aku tidak Elard...aku tidak mencintaimu.''
''Cinta...aku bahkan tidak perduli kalau kau tidak mencintaiku Eve.....aku bisa menunggu cintamu..tapi satu yang pasti aku tidak bisa melepaskanmu...ayo kita menikah Eve...aku akan memberikan segalanya...aku bisa memberikan apapun padamu...''
''Aku pikir inilah waktunya Elard....kita tak bisa bersama..kau kembali saja pada Sania setidaknya dia mencintaimu...''
''Evelyn......mengapa kau mengatakan hal sekejam itu hah....mengapa...''
Evelyn memejamkan matanya...menyakiti Elard adalah hal terakhir yang dia inginkan tapi jalan mereka memang berbeda....dan dia tak bisa meneruskan hubungan ini...Evelyn tak akan membiarkan siapapun menghalangi langkahnya untuk balas dendam termasuk Elard...tidak....
''Aku lelah menghadapimu Elard..dan aku ingin menegaskan padamu kalau aku tidak butuh cinta di dalam hidupku...apa kau dengar itu...jadi menyingkirlah dari hidupku dan jalanku Elard...karna aku tidak akan pernah menyerah untuk menghancurkan mereka..''
''Dan aku juga tak akan pernah menyerah untuk menghentikanmu Evelyn...bagaimana kalau kita menikah sekarang...'' ucap Elard dengan tajam..
Pria itu menarik tangan Evelyn menuju mobil hingga gadis itu menggeleng enggan..
'Tidak....apa yang kau lakukan...Elard...''
''Menikahimu....sekarang,....''
''Apa....''
Elard membuka pintu mobil dan hendak masuk...namun terdengar suara dari arah belakang...
''Lepaskan dia,.....''
Sontak Elard dan Evelyn sama-sama menoleh ke arah suara itu...
__ADS_1
Deg!!!!!