
Sang dokter muda itu menatap mata Dark yang tajam...
''Maafkan aku tuan tapi sebenarnya nyonya Eve sedang hamil...''ucapnya dengan tegas dan menunjukan hasil tespack yang di bawanya, sebenarnya dia sudah curiga dengan ciri sakit yang di sebutkan oleh tuan Elard, apalagi melihat pucatnya wajah Eve, raut wajahnya berbeda dan ia terlihat lemah.
''Apa....''
Suara Dark dan juga Elard terdengar bersamaan hingga membuat sang dokter menjadi bingung sendiri....
''Hamil.....''ulang Dark sungguh tak percaya...
Wajah pria itu sama sekali tak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya, hamil..bagaimana mungkin Eve bisa hamil, hal yang tidak pernah di prediksi oleh Dark sama sekali bahkan dia tidak pernah membayangkan akan punya anak secepat ini, mungkin tidak cepat juga mengingat usianya...
Dark mengusap wajahnya dengan kasar, ia terlihat sama syoknya dengan Elard, pria itu sontak menjadi lemah, mengapa ketika ia ingin bersatu dengan Eve, gadis itu malah hamil pria yang tidak di kenalnya,...
Dokter Ella menjadi bingung sendiri, mengapa kedua pria ini sama pucatnya...lalu di antara mereka siapakah yang menjadi ayah bayi ini...?
''Maaf...tapi, di antara kalian siapa ayah bayi ini...aku harus....''
''Aku...''jawab Elard dan juga Dark bersamaan,
Elard menatap sang paman, yang mengambil alih ucapannya, Dark menatap sang keponakan dan bersedekap...
''Paman ingin bicara padamu...''ucap Dark dengan tajam...
Sementara itu Dark menatap mata Dokter Ela dengan tajam..
''Aku ingin kau menjaganya dokter....''
''Baik tuan...''balas Ela menunduk..
Sementara Dark melangkah keluar teras di ikuti Elard dari belakang...kedua pria itu saling menatap tajam..
''Maaf paman....mengapa paman mengatakan hal itu di depan dokter, padahal paman dan Eve tidak saling mengenal, dia bukan mengandung anakmu paman..''ucap Elard tidak terima..
''Dan kau mau bilang pada paman dia sedang mengandung anakmu...''desis Dark dengan nada tenang..
Pria itu mendekat....menepuk pundak Elard dengan baik..
''Paman...aku....''
''Bahkan meski aku dalam keadaan mata terpejam aku tak akan percaya kau sudah menyentuhnya Elard..''
''Paman..aku mencintainya...''
''Cinta...cinta yang bagaimana, lalu dia mengandung anak siapa...''
''Siapapun dia aku akan bertanggung jawab padanya paman, yang aku ingin tanyakan mengapa paman malah mengakui anak itu sebagai anakmu..''Elard mulai terbakar cemburu..
''Paman melakukannya demi dirimu sendiri Elard, apakah kau sadar itu...''
''Aku tidak mengerti apa maksud paman,...''
''Ingatlah kalau dinding bisa bicara Elard, jika semua rekan bisnimu tau tentang semua ini maka nama baik dan bisnismu akan lenyap....aku yakin kau akan segera tenggelam dan tak bisa bangkit lagi.''
Elard membeku, untuk sejenak dia tak bisa mengabaikan kata-kata pamannya, namun tetap saja dia sedikt tidak rela jika paman malah mengakui anak itu...
__ADS_1
''Baiklah....lalu bagaimana sekarang paman, aku ingin mengatakan dengan jujur pada paman kalau aku mencintainya, aku bahkan tidak perduli dia mengandung anak orang lain aku....akan tetap menikahinya...''
''Tidak....pernikahanmu di tunda Elard sampai anak itu lahir...apa kau mengerti..''desis Dark tajam..
''Tidak...bagaimana bisa aku menunggu selama itu.....''
Dark tersenyum dingin...sekali lagi dia menajamkan tatapannya..
''Aku mengerti kau pasti juga sepakat denganku, kau tak akan pernah membesarkan anak orang lain, meski kau cinta pada ibunya...''
Elard kehilangan kata...semua perkataan sang paman ada benarnya, dia tak ingin merawat anak orang lain apalagi, pria itu adalah pria yang telah menghancurkan Eve...jemari Elard mengepal..
''Bagaimana kalau aku meminta Eve menggugurkan kandungannya saja...''
''Apa kau sudah gila...''teriak Dark lepas kendali...
''Mengapa paman membentakku....apakah paman menginginkan anak itu...''
Dark tersenyum dingin...
''Yah...aku menginginkan anak itu, jadi jika anak itu sudah lahir maka aku akan mengambilnya Elard, kau bisa memiliki Eve bagaimana...''
Senyum terukir di wajah Elard,
''Baiklah aku setuju paman...''
''Bagus...jadi selama 9 bulan Eve akan tinggal dirumah paman...''
''Apa.....'' Elard menoleh tajam..
Ketika ia ingin protes Dark sudah melangkah meninggalkan Elard yang terpaku...jika paman sudah memutuskan maka dia tak bisa protes...
*********
''Kau sedang hamil....''
Pernyataan sang dokter muda itu sungguh membuat Eve tampak pucat, rasanya jantungnya berdebar kuat, matanya basah seketika...
Dokter Ela hanya tersenyum, sejenak dia merasa lucu ketika membayangkan ekspresi kedua pria di depannya..
Dokter Ella mengulurkan tangannya pada Eve dengan senyum ramah,
''Usia kita sama,jadi aku bisa jadi temanmu...''
Eve membalas uluran tangannya dan mereka berkenalan,
''Apakah kau masih merasa mual..''tanya sang dokter hati-hati...
Eve menggeleng sembari berbaring masih lemah..
''Aku lebih baik sekarang dokter...''
''Bagus....itu artinya obat itu cocok untukmu..'' Dokter Ela tersenyum..
Sementara Eve merasa bingung, untuk sementara dia tidak tau bagaimana menghadapi kenyataan kalau dirinya kini hamil....semua yang telah dia rancang di dalam hidupnya hancur berantakan bersama kehamilan ini...entah bagaimana menghadapi ini...Eve sendirian dan tak mampu berpikir...
__ADS_1
''Bolehkah aku bertanya di antara kedua pria di luar siapa ayah bayimu...''
''Hah....''
Eve mengerutkan kening, tanda dia sedikit tersinggung dengan perkataan Dokter Ela,...
''Apa maksudmu Dokter...apa kau menganggapku...''
''Tidak maafkan aku, aku hanya bercanda kau hanya merasa kedua pria itu mencintaimu dengan sama besarnya.....''
Eve menoleh...
''Tidak..itu hanya perasaanmu saja dokter....''balas Eve acuh..
Namun Dokter Ella terus bercerita...
''Ketika aku bertanya siapa bayimu, kau tau siapa yang menjawabnya...''
Eve menggeleng...ia malas mendengar ini namun memang sedikit penasaran.
''Tuan Dark yang menjawabnya..tuan Dark sangat keren...''puji dokter Ella yang membuat Eve melongo..
Eve hanya menghela nafas...Dark hanya sedang terkejut saja, mana mungkin dia perduli, dari pada sakit hati Eve lebih tertarik menanyakan bayinya...
''Dokter....aku ingin bertanya...''
''Katakan....''
''Berapa usia kehamilanmu...kira-kira dua bulan jika di hitung dari hari terakhir datang bulanmu Eve...''
''Dua bulan...''jerit Eve membeku...
''Yah...aku sarankan kau harus segera pulang ke kota untuk melakukan pemeriksaan..karna di Vila ini semua alat terbatas...jadi demi bayimu, kau harus segera pulang Eve..''
Eve memijit pelipisnya, ia tak bisa berpikir apapun sekarang...tapi Eve akan melindungi bayinya sampai kapanpun...
''Baiklah aku mengerti dokter, terimakasih kau membantuku...''
Di saat mereka masih bercerita, pintu di ketuk dan akhirnya sosok Dark melangkah masuk dan memandang Eve yang masih berbaring lemah, pandangannya tertuju pada permukaan perut Eve yang masih rata...
Sungguh Dark tak mengerti perasaan apa yang dia miliki sekarang, ketika dokter bilang Eve hamil, pria itu merasa perasaannya, keinginannya langsung berubah dalam sekejap...
Dark menginginkan anaknya.......
''Aku ingin bicara dengan Eve sebentar dokter...''ucap Dark dengan tegas..
Dokter Ella berdiri dan mengangguk...
''Baik tuan Dark....''
Dokter Ela lalu melangkah meninggalkan kamar, sementara Dark mendekati Eve....
Keduanya bertatapan tajam...
Dark bersedekap...
__ADS_1
''Aku menginginkan anakku dan juga dirimu Eve....''desisnya tajam...
Wajah Eve berubah pucat..