Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam
Pernikahan


__ADS_3

Janji suci akhirnya di ucapkan oleh Elard kepada Tiara dia tak menunda waktu karna tak ingin kehilangan waktu bersama Tiara...dia sudah lelah kehilangan jadi tak ingin mengambil resiko untuk kehilangan Tiara lagi...Elard tak sekuat itu...


setelah sah menjadikan Tiara istrinya....seperti janji di awal kl memang Tiara tak ingin pesta yang luar biasa dia ingin pesta sederhana apalagi Tiara tau benar kalau kakaknya bahkan tidak akan pernah setuju dengan pernikahan ini..


Masih memakai gaun pengantin Tiara tersenyum ketika kak Eve mendatanginya dan memberi pelukan....


''Selamat datang di keluarga besar sayang...kakak tak menyangka kita akan menjadi bagian dari keluarga yang sama....Tiara....selamat menjadi nyonya Elard...''bisik Eve terlihat bahagia.


Tiara mengangguk meski pernikahan ini terlalu singkat..meski Tiara bahkan tak membayangkan akan menjadi seorang istri namun dia sedikit lega karna hubungannya dengan kak Eve tak akan terputus....


''Tak ada yang lebih menyenangkan selain aku bisa terus bersamamu kak.....aku bisa menjadi bagian dari keluarga kakak ''


''kakak juga senang Tiara, kau pantas menjadi istri seorang Elard dia pria yang baik.''


Tiara mengangguk patuh...


''Aku tau kak karna itu aku hanya bisa bersyukur....walau aku masih takut dengan kak Sania....dia...''


Eve menggenggam tangan sang adik Tiara dan menatapnya ..meski mereka bukan dari rahim yang sama namun darah mereka tetap sama...karna mereka satu ayah jadi Eve sangat berharap Tiara bisa bahagia karna dia sangat baik...di antara kedua kakaknya yang jahat....

__ADS_1


''Berbahagialah dan lupakan semua yang membuatmu marah dan kesal...''


''Aku mengerti...terimakasih kakak....Oya...aku harus memanggilmu bibi Eve dari sekarang .. ''


Keduanya tertawa lepas...sungguh hal ini membuat Tiara sedikit lebih lega...yah...dia sudah tak ingat kapan dia tertawa dan amat menikmati waktu yang dia rasakan sekarang, sampai akhirnya sosok Elard mendekati mereka dan memeluk istrinya....


Eve sungguh bahagia dari hatinya, hal yang paling ingin dia saksikan adalah kebahagiaan Elard dan kini semua harapannya terjadi di depannya...


''Karna Elard sudah disini maka kakak harus pergi...''


''Tentu....''balas keduanya serempak..


Setelah Eve pergi, Elard kemudian menarik tubuh Tiara ke pelukannya dan memandang wajah sang gadis yang cantik...


Tiara mengigit bibirnya dengan senyuman malu....


''Kau sudah tau mengapa harus mengulang pernyataan sih....yah kita menikah karna kau sangat pintar Elard....''


Elard tidak perduli sindiran Tiara yang pasti dia sudah memiliki Tiara dan itu adalah hal yabg paling penting bukan....

__ADS_1


Setengah memeluk tubuh wanita itu Elard kemudian mendekatkan wajahnya.....melum** bibir Tiara yang penuh dan menggilasnya pelan walau tak lama dia tak ingin membuat Tiara pingsan...Elard sungguh bahagia saat ini.


''Semua orang melihat kita Elard ..'


''Biarkan saja kau sudah menjadi milikku....aku tak perduli yang lain.''


Tiara akhirnya tak sanggup menahan tawanya...


''Aku sedikit lelah Elard bisakah aku kembali ke kamar lebih dahulu.''


''Tentu saja....aku akan menyusul..lagi pula Eve juga sudah istirahat...biarkan kami para lelaki yang menikmati pesta...''


''Baiklah...jangan terlalu lama...''


''Baiklah istriku tenang saja...''


Elard mengecup dahi Tiara dan mengantarnya sampai ke kamar...Tiara pun masuk ke dalam kamar dan mengganti gaun yang dia pakai dan membuka ponselnya ..


Dia mulai memeriksa pesan masuk dan membeku melihat sebuah pesan dari Aris kepadanya ...

__ADS_1


''Tiara......bisakah kita bertemu...aku sedang sekarat....''..Tiara membeku dengan jemari yang bergetar...


.


__ADS_2