Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam
Panas


__ADS_3

Ciuman itu berubah tak terkendali ketika tubuh polos mereka merapat, Tiara tak dapat menghindar ketika Elard semakin memperdalam ciumannya..


''Arrghhh.....''


Mengapa terasa indah.....bahkan ini ciuman pertama seorang Tiara dan Elard memberinya kesan yang mendalam...jemari pria itu mulai bergerak naik menyentuh dagu Tiara hingga gadis itu tak bergerak ..dari ciumannya saja Elard sudah tau gadis ini sangat polos dan tidak punya pengalaman dan ia tau kalau Tiara memang masih suci..untung saja pria brengsek itu tidak menyentuhnya,kalau tidak Tiara pasti akan di campakan setelah pria itu puas...


Elard tak bisa berhenti seolah seluruh tubuhnya mendambakan tubuh Tiara untuk menghangatkan dirinya...ironis memang, dia bilang akan menghancurkan Tiara namun membayangkan gadis ini terluka saja hatinya tidak rela,bagaimana bisa ia melnjtkab dendamnya..


''Elard......''


Nafas Tiara mulai terengah ketika bibir panas Elard mulai singgah di ujung pa yu da ra nya dan menandainya dengan mulutnya ..


Gadis itu seolah beku...ia tak kuasa menolak sentuhan asing Elard yang membuatnya semakin hilang kendali diri..


seolah ingin menandainya bibir Elard semakin menyedot puncak pa yu da ra Tiara yang menegang dan merah muda...gadis itu merintih ketika bibir panas Elard bergantian menyu-su padanya dan tak ingin berhenti...


Oh.....mengapa ini indah..... mengapa semua terasa aneh namun nikmat....?


Elard terus mencumbunya sampai tak sadar mereka masih berada di ruangan mandi tepat di bawa shower yang hangat sampai Elard merasa sudah cukup....ia sudah tak bisa menahan diri....untunglah kegiatan mandi di tengah malam itu sudah selesai dan Elard membawa tubuh Tiara keluar dari sana ..menuju ranjang, pria itu mendudukan tubuh Tiara disana dan mulai membalut lututny agar tidak berdarah dan ironisnya tubuh Tiara hanya menggunakan handuk tipis miliknya..


Suasana yang benar-benar berbeda ..entah apa yang merasuki otak Tiara hingga dia seolah kehilangan taringnya....


Elard menatap mata Tiara yang berkabut....


''Bagaimanaa.....apakah kakimu sudah lebih baik....''


''Yah....terimakasih...''ucap Tiara mencoba tersenyum....


Elard pun bangkit dan kembali melanjutkan yang tadi...wajahnya mendekat untuk sesaat kemudian sedikit mendorong tubuh Tiara jatuh ke atas ranjang dan mulai menindihnya...


Pria itu menatap mata Tiara dari atas sembari menyentuh penutup tubuhnya dan menjatuhkannya...


''Elard.......''


''Hum..........''


''Apakah kau benar-benar sadar yang kau lakukan...aku bukanlah tipemu....bukankah itu yang kau katakan....''

__ADS_1


Elard kembali menyambar bibir Tiara dan melum**nya dengan lembut seraya membungkam uara Tiara...


"Aku menginginkanmu Tiara sayang..."


Pria itu mulai bergerak menyatukan diri....sebenarnya memang Elard tak ingi. Sampai seekstrim ini dengan memiliki Tiara namun...dia tidak rela kalau pria seperti Arislah yang mendapatkan tubuh Tiara dia tidak rela...


Disaat tubuh Elard bersiap menyatukan diri...Tiara seperti tersadar dengan apa yang akan terjadi...pandangannya menjadi panik ketika ia memandang....Elard sedang menyesap puncak pa yu da ranya dengan penuh gairah tubuhnya bahkan tidak bisa bergerak....


Bagaimana bisa Tiara berada di bawah pria yang dia benci dan membencinya..itu tidak masuk akal....apakah dia sudah gila...


Tiara berusaha meronta melepaskan bibir Elard dari permukaan pa yu da Ra nya...namun tetap saja,tubuh Elard sekeras batu malah semakin membuat pertahanan seorang Tiara goyah. pengalaman pertama ketika disentuh oleh pria membuat gadis itu menjerit... semakin panik menyadari sesuatu yang mendesak miliknya di bawah sana ...saat itulah dia seakan baru sadar kalau inilah kehancuran yang di maksud Elard sebenarnya ..tubuhnya merinding ketika milik Elard mulai bergerak tak lelah ingin menerobos miliknya dengan kuat entah apa yang terjadi...


"Elard cukup.....aku mohon...."desah Tiara cemas ketika dia berhasi melepaskan ciuman Elard yang begitu panas kepadanya ..


Ada banyak tanda dan gadis itu sama sekali tak bisa menghapusnya...


Pandangan Elard berkabut tanda dia sudah tak bisa di kendalikan selain percintaan....


"Mengapa aku harus berhenti dan membiarkan pria brengsek itu yang mendapatkanmu tidak...aku tak akan pernah mengalah .. "desis Elard lalu meraih dasinya yang ada di atas ranjang dan memandang Tiara yang sudah sangat menggodanya di bawah tubuhnya...


"Hahaha...dan kau pikir aku takut.....kau adalah milikku dan aku tak akan pernah melepaskan mu...."


Pria itu kembali mencumbu Tiara dan meremas pa yu da Ra gadis itu dan membuatnya lengah mereka saling menatap tajam....


"Kau adalah milikku Tiara ..."


Usai berkata...Tanpa di duga gadis itu Elard mulai mendesakab tubuhnya di bawah sana..dan sesaat kemudian.....


Terdengar jeritan keras ketika Elard berhasil menembus milik Tiara yang masih suci....gadis itu meronta dengan kuat namun Elard tidak melepaskan dirinya...


"Elard......tidak......" tangis Tiara pecah saat itu juga namun Elard tak akan berhenti...


Deg!!!


⛅⛅⛅⛅⛅


Eve sarapan dengan penuh tanda tanya..mengapa jam segini Tiara dan Elard belum juga pulang....

__ADS_1


''Apa kau sudah menghubungi Elard....apakah mereka baik-baik saja....''


Eve tak tahan untuk tidak bertanya pada sang suami Dark yang juga sedang sarapan bersamanya,ini sudah jam 8 pagi....


''Elard baru saja mengirim pesan hari ini jadwal Tiara masuk kerja di pagi hari dan dia akan mengantar jadi kau tenang saja...mereka terjebak hujan besar dan mampir untuk menginap di hotel terdekat.''


Eve akhirnya mengangguk lega...


''Taoi mengapa ponsek Tiara tidak aktif...''


''Kata Elard ponselnya rusak kena air hujan tapi Elard sudah membelikan Tiara sebuah ponsel baru..kau tenang saja sayang berhentilah khawtair.''


Sekali lagi Eve tersenyum lega, Tiara dan Elard mereka seperti dua kutub yang berbeda namun...wanita itu tak bisa menahan haru ketika Elard menjaga adiknya dengan baik


tak ada yang lebih penting di hidupnya selain memastikan Tiara dan anak-anaknya aman..kalau Dark.sepertinya tak bisa butuh siapapun yang menjaganya...


''Baiklah aku tenang sekarang..''ucap Eve dengan lembut..


Mereka kembali makan bersama....


''Setelah ini....kita harus ke dokter untuk mematikan kondisimu sayang ...aku tak ingin kau lelah dan lemah...aku tak bisa membiarkannya...'' Dark mengingatkan Eve...


''Baiklah aku menurut saja....''Eve menyerah....


⛅⛅⛅⛅⛅


Sementara di sebuah kamar yang tertutup rapat, dua pasangan itu sedang tidur sambil memeluk....sangat nyenyak hingga ponsel milik Elard mengejutkan pagi yang lelah itu...


Elard dan Tiara membuka matanya bersamaan....gadis itu juga tersadar dan menjerit pelan ketika tubuhnya terasa nyeri ketika dia bergerak....


Untuk sesaat Tiara masih mengumpulkan kesadarannya...seluruh tubuhnya bergetar ketika sadar dia sudah bukan seorang Tiara yang suci,bahkan ranjang ini seolah tertawa mengejek kepadanya...


Wajah Tiara memucat...


''Aarreggggghhh......''


Elard menoleh.....dan terkejut.....

__ADS_1


__ADS_2