Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam
Hangat


__ADS_3

Elard terkejut mendengar teriakan keras dari seorang Tiara hingga ia membuka pintu mobil untuk keluar dari sana tanpa memperhitungkan kalau dirinya akan basah kuyup....


Di tengah kegelapan yang hanya di terangi oleh cahaya mobil yang redup, mata Elard mencari-cari keberadaan Tiara di kegelapan malam dan akhirnya menemukan gadis itu terjatuh di aspal dengan luka lecet di tangan dan kakinya ..


Elard mendekat ketika Tiara sedang merintih menangis karna luka di kakinya.....


''Tiara...........''


Rupanya melihat Elard gadis itu kembali merasa kesal dan mencoba bangkit sendiri ....namun ketika dia mencoba dia terjatuh lagi dan lagi hingga airmatanya menetes karna ketidak berdayaanya....


Elard berdiri dan menunggu sampai gadis itu berusaha dengan keras kepalanya...ia akhirnya mengulurkan tangannya untuk membantu Tiara untuk berdiri namun gadis itu tetap saja tak mau mengalah...ia memalingkan wajahnya....


''Cepatlah atau aku benar-benar akan meninggalkanmu disini..''ucapnya dingin...


''Apakah aku memintamu untuk menolongku tidak bukan...?


Elard sudah mengigil di tengah malam dengan tubuh yang basah...


''Tiara....''


''Tinggalkan aku saja....kau pikir aku akan menuruti perintah mu dan membuatmu menang....tidak akan....''ucapnya lantang ..


Habis sudah kesabaran Elard pria itu lalu menundukan kepalanya mengangkat tubuh Tiara berpindah di dalam pelukannya dan membawanya ke dalam mobil tak perduli betapa gadis itu meronta keras...Tiara memukul dan meronta dan berusaha melepaskan diri dari seorang Elard yang merengkuhnya dengan kuat...


''Lepaskan aku....Elard....''


''Diam......''


Tiara membeku ketika mendengar bentakan keras dari seorang Elard...hingga gadis itu terdiam..


Pintu mobil terbuka dan Elard menempatkan tubuh Tiara di jok mobil..matanya tak lepas dari luka di lutut Tiara gadis itu mencoba merintih pelan menahan sakit.


Elard segera masuk ke mobil dan tanpa bicara dia membawa tubuh Tiara ke apartemen miliknya dia tak bisa membawa ke rumah karna Eve akan khawatir di kehamilannya yang rawan Elard tak ingin di salahkan oleh sang paman yang begitu posesif..sebelum pulang ke apartemennya dia lebih dahulu singgah membeli obat di apotik.


''Malam ini kau menginap di apartemen milikku Tiara aku akan mengobatimu...''


''Tapi......jangan mencoba menggodaku ..''


''Cih....anak kecil sepertimu bukan seleraku...''ucap Elard kesal.


Tiara mengerang...sungguh pria ini begitu ia benci..


❤️❤️❤️


Pintu apartment terbuka dan Elard mendirikan tubuh basah Tiara menuju toilet sementara dia mengambil handuk dan baju ganti...


Tiara meringis ketika Elard melangkah mendekatinya ...keduanya saling menatap..sambil menghidupkan shower yang menjatuhkan air hangat ke tubuh mereka...


''Apa yang kau lakukan..mengapa kau berada disini...''

__ADS_1


Elard tersenyum dingin....


''Apa.kau bisa mengganti bajumu sendiri...''


'Aku bisa....''


''Kalau begitu lakukanlah....aku akan mengganti bajuku yang basah kau boleh menutup mata jika tak ingin tergoda...''


''Cih....tergoda aku tak akan pernah ...aku punya kekasih...''


Mendengar hal itu Elard mendudukan tubuhnya sejajar dengan tubuh Tiara ia tersenyum sinis...


''Kau tak bisa membandingkan diriku dengan kekasih mesummu yang tulang selingkuh...gadis naif...''desis Elard kesal..


''Kau.......''


Elard mendekatkan wajahnya...


''Apa kau mau membantah semua perkataanku...''


Deg......


Tiara berpaling.....dan memejamkan matanya...


''Cepatlah aku sudah berbalik....''


Elard telah selesai dengan cepat lalu pria itu keluar dari toilet....dan meninggalkan Tiara di dalam toilet...gadis keras kepala itu tak ingin di bantu maka biarkanlah dia melakukan yang dia suka..


Masih menggunakan handuk di pinggangnya Elard melangkah ke arah lemari..dan mencari piyama miliknya namun langkahnya terhenti ketika mendengar kembali suara Tiara dari toilet....


''Ah.....shiitt...sudah ku duga...''


Pria itu bergegas berlari menuju toilet dan membeku ketika melihat Tiara terjatuh lagi di lantai sementara pakaiannya masih menempel pada tubuhnya...


''Lihatlah betapa keras kepalanya dirimu...''desis Elard mendekat ..


Tanpa banyak bicara pria itu meraih tubuh Tiara berdiri dan menekannya di dinding kaca keduanya bertatapan di bawah air hangat yang jatuh membasahi tubuhnya ...


Nafas keduanya berhembus menerpa wajah masing-masing..


''Mengapa kau keras kepala...Tiara..lihatlah kau tidak punya pilihan sekarang aku akan menggantinya untukmu...''


Tiara menggeleng .....


''Aku bisa melakukannya....''


Elard tersenyum dingin..jemarinya naik dan menyentuh kemeja Tiara hingga gadis itu mendesah....Tiara menahan tangan Elard hingga keduanya kembali bertatapan....


''Kau bahkan tak punya kekuatan....kau lemah dan aku ...hanya membantumu....''

__ADS_1


''Sudah kubilang aku bisa.....''


Srakkk......


Kemeja itu terobek paksa dari tubuh mulus Tiara hingga ia langsung menutup mata Elard hingga pria itu tak bisa melihat...


''Sial.....''


''Aku tak akan pernah membiarkan dirimu mengambil keuntungan dariku Elard...''


Namun tak lama....Elard segera menghempas pegangan tangan Tiara dari matanya dan kembali menatap dengan sorot yang tajam....


''Ikut semua aturanku atau aku tak akan pernah menolongmu bagaimana...''


''Elard.....aku masih suci jadi jangan pernah berpikir kau bisa...''


''Masih suci....apakah kau sedang bercanda...jangan membuatku tertawa...''Elard mencibir..


''Kau tidak percaya padaku.''


''Siapa yang akan percaya pada kata-kata mu kalau kalau kekasihmu pria itu...aku bahkan tidak akan percaya..dia pasti sudah bosan pada tubuhmu baru dia berpaling..karna itu aku tidak akan tergoda olehmu kau bukan seleraku..apa kau mengerti..''


Tiara kehilangan suara...dia tertunduk lemah sementara kakinya terasa begitu perih...gadis itu menjatuhkan tangannya pasrah ketika Elard mulai melepas sisa kemejanya yang tertinggal disana..


Wajah Tiara malam ini terlihat begitu manis...wajahnya pucat tadi namun sekarang sudah kemerahan...satu persatu Elard melepaskan penutup tubuhnya dan membiarkan tubuh polos itu di hadapannya...


Sekuat tenaga pria itu menahan semua hasratnya yang dari tadi mengusik pikirannya...dia pria normal dan menatap semua keindahan seorang Tiara benar-benar membuatnya sesak nafas, dia berbohong ia ragu akan kesucian seorang Tiara..dia sengaja berkata seperti itu agar Tiara sadar akan penilaian orang lain kepadanya..


Srak.....


Tubuh Tiara polos di bawah shower dan membuat pria itu membeku ...keduanya bertatapan.....


''Berbaliklah....aku bisa membersihkan diriku....''


Elard mendekatkan wajahnya hingga Tiara melonggarkan tenggorokannya dengan gugup...tubuh Elard menjebaknya disana....masih di bawah shower yang hangat mereka saling menatap.....


''Aku sudah melihat dirimu bukan...jadi tak masalah jika aku membantumu...''


''Tidak....Elard.....''


Entah bagaimana menjelaskan situasinya, Elard tak dapat mengendalikan dirinya....pria itu kembali menekan tubuh Tiara hingga wajah mereka begitu dekat .....


Terdorong oleh situasi yang memang hangat....Elard kehilangan kedali dengan mendekatkan bibirnya....


Deg!!!!!


Mata Tiara melebar seketika...bibirnya yang beku tiba-tiba berubah hangat ketika bibir Elard meluma**nya dengan lembut ...


Skip......

__ADS_1


__ADS_2