
Bagai mimpi buruk, itulah yang di alami oleh Eve saat ini rasanya tubuhnya melemas menyadari Dark berdiri di hadapannya dengan tatapan tajam menusuk,
Sungguh Eve berharap ini adalah mimpi, bagaimana mungkin Dark ada disini...? Bagaimana bisa pria yang ingin dia hindari justru sekarang berdiri di hadapannya..bagaimana bisa..? siapa Dark, jangan bilang kalau paman Elard sebenarnya adalah Dark...?
untuk beberapa saat Eve hanya terdiam di tempatnya seolah kehilangan jiwa, sampai Elard meletakan tangan di bahunya sekaligus menariknya dari lamunan, gadis itu menoleh dengan wajah pucat, hingga perubahan itu sanggup membuat Elard penuh tanya..
''Apa yang terjadi sayang.....''bisik Elard tampak khawatir..
Eve tak punya keberanian untuk menjawab apalagi di hadapan Dark yang sedang memandangnya dengan begitu tajam. Dan benar saja..
Kata-kata sayang itu sanggup membakar Dark, tentu saja ia tak pernah membayangkan kalau yang di maksud oleh Elard tentang gadis yang di cintainya adalah Eve...
Bagaimana mungkin Eve....?
''Aaa....aku baik-baik saja...Elard.'' Evelyn susah payah untuk bicara..
''Kalau begitu ayo kenalkan dia adalah Dark Dawson dia adalah pamanku yang aku ceritakan, dia juga adalah orang tuaku dan aku sangat menghormatinya...''
Uhug...uhug.....
Evelyn tiba-tiba terbatuk hingga dengan sigap Elard mengambil minum di dapur dan otomatis, meninggalkan Dark bersama Eve sendirian, kesempatan itu di gunakan Dark untuk mendorong tubuh Eve bersandar di dinding..sinar matanya membara ketika mata mereka bertemu..
''Jadi...disini kau bersembunyi...bukankah aku sudah peringatkan jangan dekati pria lain apalagi keponakanku Elard..''
''Aku tidak tau kalau kalian.....''
''Jadi maksudmu kau akan mencari pria lain...dan menyesal karna Elard adalah keponakanku..''
''Tidak....apa maksudmu, aku dan Elard kami sudah berkenalan lama..bahkan jauh sebelum kita bertemu...apa yang kau pikirkan tentangku...''
''Apa yang kalian lakukan selama disini,...apa kalian tidur bersama....''tuduh Dark menggila...
Eve menggeleng.....
''Aku bersumpah tidak melakukan apapun dengannya Dark....kami baru saja sampai, aku tidak segampang itu Dark.'' Evelyn hampir menangis ketika menjelaskan situasinya..
Jemari Dark mengepal....menjebak Eve yang tampak ketakutan setengah mati, gadis itu nyaris pingsan...
''Bagus..jangan lupa kalau tubuhmu adalah milikku dan ingat baik-baik kau terikat perjanjian denganku jadi jangan pernah bermimpi ingin menikah dengan Elard...'' Dark memberi peringatan..
Mata Eve berkaca-kaca...
''Apa maksudmu Dark, bukankah ini saatnya kau melepaskan aku....''
Dark tertawa...
''Kau bukan gadis yang suci...kau telah ternoda olehku dan mungkin saja kau sedang mengandung benihku...apa kau tidak terlalu tinggi ketika berharap menikah dengan Elard....''
Eve menggeleng...
''Lepaskan aku Dark....''
''Putuskan Elard selagi aku memberimu kelonggaran sayang, putuskan Elard lalu kembali menjadi wanitaku...''ancam Dark dengan dingin...
__ADS_1
Ketika terdengar suara Elard mendekat, Dark memegang tubuh Eve....seolah khawatir...
''Sepertinya dia pusing Elard...''ucap Dark mengerutkan kening..
Elard yang membawa air minum langsung mendekat dan menatap wajah Eve yang memang pucat...
''Apa yang terjadi sayang..katakan...''
Eve sungguh ingin melarikan diri dari situasi mengerikan ini, sungguh dia tak tau apa yang harus dia lakukan sekarang....bagaimana ini, dirinya berada di tengah dua pria yang masih sedarah...memperebutkannya...
Evelyn memijit pelipisnya, semoga saja Elard tidak curiga kepadanya...
''Lalu apa yang harus kita lakukan paman.....''tanya Elard terlihat bingung..
''Bagaimana jika.....''
''Temani aku saja Elard....aku akan baik-baik saja, aku perlu istirahat sebentar....aku akan sembuh..''
Eve dan Dark saling menguji lewat tatapan mereka...
Dark tersenyum dingin, jadi Eve ingin menghindar darinya..tidak semudah itu...
''Bagaimana mungkin kau menyepelehkan satu penyakit Eve..kau akan menjadi anggota keluargaku jadi...kesehatanmu adalah tanggung jawabku...''ucap Dark begitu manis, hingga Elard tampak lega, sepertinya sang paman menerima Eve dengan tangan terbuka...
''Meski ini sudah larut malam, paman akan pergi ke kota untuk memanggil dokter...''
''Tidak....bagaimana mungkin aku membiarkan paman pergi lagi sedangkan paman baru datang dari perjalanan jauh...''
Evelyn mengerutkan kening, astaga Elard, apa maksudnya kalau dia yang akan pergi...jika itu terjadi maka Dark akan menang...
Namun Elard begitu khawatir hingga ia tidak mau mendengarkan Eve..
''Aku akan ke kota bersama dengan Romi untuk menjemput dokter...paman, apakah paman tidak keberatan disini dan menjaga Eve....''
''Aku tidak mau....'' jerit Eve dengan tegas..
Hening....
Tentu saja penolakannya sanggup membuat kilatan di sinar mata Dark..dia tak suka di tolak...
''Aku akan tidur di sofa nona Eve...apa kau takut padaku..'' Dark tampak tersinggung..
Hingga Elars menjadi bingung, ia mendekati kekasihnya dan menatap matanya..
''Dengarkan aku Eve....jika kau bersama pamanku kau akan aman...''
Oh....seandainya saja kau tau kalau bersama pamanmu aku malah berada di dalam bahaya..Eve mengeluh..
''Baiklah...'' jawaban pasrah itu sanggup membuat Dark tersenyum menang..
Pria itu mendekati kedua pasangan itu sekaligus menjauhkan mereka...
''Kau harus pergi sekarang karna akan butuh waktu lama untuk sampai ke kota,..jika kau pergi sekarang kau bisa datang pagi sekali bersama dokter,...''ucap Dark...
__ADS_1
''Lama sekali....''keluh Eve melemah...
''Memang Vila ini jauh sayang, kau sendiri yang berkata ingin menghindar dari pria kejam yang mengejarmu..''ucap Elard dengan polos..
Dark melebarkan matanya..
''Apakah seseorang mengejarmu Eve...''
Oh...habislah aku....batin Eve, pasrah..
Elard menatap sang paman...
''Eve menceritakan padaku kalau selama ini seorang pria gila mengancamnya dan mengejarnya tanpa rasa malu....''ucap Elard menjelaskan..
''Aaaah,.....pria itu...''ulang Dark menggertakan giginya..
Eve akan mendapat hukuman darinya..
''Aku semakin pusing....''Eve mulai berpura-pura dia sudah tertangkap basah sekarang...
''Kalau begitu kau harus pergi dengan cepat Elard...''
''Baik paman....''
Dark lalu memanggil Romi masuk, dan pria itu segera menundukan kepala..
''Sisakan 10 orang untuk menjaga di sekitar Vila, kau dan Elard harus ke kota untuk menjemput dokter...sekarang juga Romi...''
Romi yang sudah tau apa maksud sang tuan langsung mengiakan perintah..
''Baik tuan Dark....mari tuan Elard...''ucap pria itu mempersilahkan Elard pergi....
''Aku akan kembali dengan cepat Eve....''ucap Elard dengan suara seraknya...
Elard sangat sedih melihat kondisi lemah Eve, dan dengan berat hati harus pergi...
''Cepat kembali Elard...''jerit Eve dengan nada lemah...
Elard pun pergi sementara Dark bersedekap ketika Eve menutup pintu, ketika gadis itu menutup pintu Dark mendekat...
''Kau tau betapa aku merindukan....bagaimana kalaun sekarang kau melakukan tugasku untuk melayanikun sayang...''
Eve menggeleng...
''Dark....aku mohon....''
Namun Dark tentu saja tak mendengar, pria itu sudah menahan gairahnya sedikit lama dan ia sudah tak bisa menahan dirinya..
Dark membawa Eve ke dalam gendongannya dan membawanya menuju kamar, tak perduli gadis itu meronta dengan kuat..
Sampai di kamar, Dark lalu melepaskan pakaian yang melekat di tubuhnya dan mendekati Eve....menariknya di dalam pelukannya...
Bibir Dark menyambar bibir Eve,...dan melum**nya dengan lembut,...
__ADS_1
******************
Skip gak yah....