Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam
Panik


__ADS_3

Mendengar kata sekarat membuat Tiara tidak berpikir apapun lagi..apalagi Aris mengirim gambar dirinya sedang penuh dengan darah, tentu saja hal ini membuat Tiara panik dan tak berpikir tentang bagaimana melihat keadaan Aris karna bagaimana pun Aris adalah pria yang pernah ada di dalam hidupnya dan tentunya pria yang pernah menolong dan menjadi sandarannya dulu. Tiara dengan cepat mengganti baju lalu memakai pakaiannya dan segera keluar dari kamar....


Menyusuri lorong kamar, Tiara tidak akan pamit pada Elard yang sedang berpesta karna pria itu pasti tak akan pernah mengijinkannya pergi, lagi pula dia tak akan lama...Tiara hanya akan menjenguk lalu pulang, dan Tiara berjanji Elard tak akan menyadari kalau dia sedang pergi..


Tiara berhasil keluar dari hotel tanpa penggalang..segera dia menyetop taxi dan meninggalkan kawasan hotel.


♥️


Sementara......


Aris keluar dari ruangan miliknya dengan memegang sebuah pistol...dan Sania keluar dari ruangan yang sama, Sania mengancingkan ujung kemejanya, pria bodoh ini bahkan meminta percintaan sebagai syarat untuk kerjasama...mereka saling menatap tajam,


''Sania.......apa kau yakin ingin melakukan itu kepada adikmu sendiri....''


Aris akhirnya tau siapa di balik rencana ini ...awalnya dia ragu namun inilah cara untuk melindung Tiara dari kakaknya sendiri.


''Bawa Tiara pergi sejauh mungkin Aris....aku akan mengarang cerita kalau dia di culik dan mobil kalian jatuh ke jurang saat melarikan diri...dengan begitu Elard akan percaya dan aku akan memanfaatkannya dengan baik untuk mendekatinya..''

__ADS_1


Aris mengangguk patuh...Mereka akhirnya melangkah masuk ke dalam mobil dan menuju sebuah jalan yang akan di lewati oleh mobil Tiara...


Aris tak sabar untuk membawa Tiara pergi dari tempat ini...yah dari awal Tiara adalah miliknya bukan dan Aris tak akan pernah membiarkan Elard memiliki Tiara ..meski mungkin mereka telah menikah..ia sama sekali tak perduli....


Hal yang sama juga di dalam pikiran Sania...ketika Tiara di singkirkan maka tak ada lagi pengganggu dalam hidup mereka..yah...Tiara tak akan pernah menjadi duri dalam hubungan Elard dan Sania kemudian....meski Sania harus menyerahkan tubuhnya pada Aris tapi...itu sebanding dengan apa yang akan dia dapatkan...sebuah penukaran yang adil menurut Sania dan dirinya tak akan melewatkannya..


Sania lalu menekan ponselnya..lalu mngirim gambar pada Tiara yang pasti akan membuat adiknya hancur...


Wanita itu tertawa penuh kemenangan...


♥️


Tiara mengerutkan kening...tidak mungkin...tidak mungkin Elard melakukan hal itu bukan...yah ..apakah kakak yang memaksa mencium Elard...karna jelas Elard tidak pernah mau ada hubungan apapun dengan Sania...


Tiara menggeleng lebih baik dia menghapus foto yang dikirimkan oleh Sania...dan tidak lagi memikirkannya karena tidak mungkin Elard mampu melakukan hal itu kepadanya, Elard hanya mencintainya..


Sampai di sebuah tikungan...

__ADS_1


Taxi yang di tumpangi Tiara lalu berhenti mendadak dan membuyarkan lamunan Tiara...wanita itu mengangkat wajahnya dan menatap lurus pada sebuah mobil berwarna hitam yang menghadang taxi nya..


Ada apa ini....? batin Tiara penuh tanya namun tak membutuhkan waktu lama karna pintu mobil hitam itu terbuka dan sosok Aris dan Sania keluar dari dalam sana dan mendekati taxi miliknya..


Tiara tak dapat mempercayai apa yang di lihatnya...bagaimana mungkin kau sania dan Aris bersama ...?


Pintu bagian belakang taxi terbuka dan sosok Sania menatapnya tajam...


''Keluar Tiara....'' bentak kakaknya dengan keras ..


Tiara tak berdaya dan terpaksa keluar dari dalam taxi...


Aris mendekatinya dengan senyuman dingin....


''Apakah kau melupakan aku kekasihku....''


Deg!!!!

__ADS_1


__ADS_2