
Percintaan itu telah selesai beberapa jam lalu namun Dark tak ingin pergi..dia masih berada di ranjang dan memeluk perut Eve dengan lembut..
Eve hendak bangun namun Dark kembali menjatuhkannya..ke atas ranjang, kali ini Dark mulai menyentuh bibirnya dengan lembut mengulangi peristiwa tadi yang melambungkannya ke awan..
Eve merintih berusaha melepaskan pelukan hingga dia mendorong tubuh Dark menjauh namun pria itu tak menghiraukannya..
''Kau sangat indah sayang...''bisik Dark merayu...
''Kau harus mulai terbiasa jauh dariku Dark...aku berjanji kita tak akan melakukannya lagi...''balas Eve mulai meronta..
Namun Dark tak bisa begitu saja melepaskan Eve,...miliknya kembali bangkit seolah tak puas bahkan setelah mereka melakukannya hingga Eve mengeluh..
''Dark hentikan...''
Gadis itu menjerit ketika jemari nakal Dark mulai menyentuh ujung pa yu da ra nya dan memainkannya dengan ahli hingga Eve mulai terbakar..
Dark mulai mengecup bibir Eve, meninggalkan jejak panas yang mulai menggoda Eve...gadis itu sama sekali tak berdaya pada godaan Dark yang terlalu panas menyerangnya..
Cumbuan itu mulai menyentuh lehernya dan bergerak turun menyentuh sekitar dadanya yang berukuran lebih besar dari sebelumnya dan mulai menjil*tinya...
Eve mendesah...ia bahkan baru saja membersihkan dirinya namun sekarang Dark kembali menjebaknya dalam buaian penuh hasrat yang menggila...
Sampai akhirnya....
Jemari Dark berpindah tugas..di ganti bibirnya yang panas seolah candu menyentuh Eve...gadis itu menjerit ketika Dark kembali menjilat* pa yu da ra nya yang ranum lalu mengul**** dengan put*ng pa yu da ra nya yang menegang dengan sempurna..
Eve tak mampu menolak ketika jemari Dark mengusap permukaan perutnya dan membuatnya tenang..gadis itu sedikit merintih ketika Dark kembali mencumbunya dengan panas...
Keduanya bertatapan....
''Aku menginginkanmu Eve...''
''Kita baru saja melakukannya..''
''Tidak...itu cukup Dark....''
Sebuah panggilan ponsel terdengar di atas meja ranjang..
Eve bergerak ingin mengambil ponsel itu namun Dark merebut ponsel itu dari tangan Eve...
Elard Sayang....?
Dark menoleh cemburu....sementara Eve merebut ponselnya..
''Hentikan Dark...dari awal kau sudah memilih menutupinya dari Elard..maka lakukan itu saja..bagaimana...''ucap Eve dengan penuh penekanan..
Dark menaikan sudut bibirnya, beraninya Eve membuatnya cemburu..maka Dark akan menghukum dirinya..
__ADS_1
Sementara Eve menerima panggilan telp, Dark tidak melepaskan dirinya..yah..pria itu kembali mencumbu Eve, dan membuat Eve menjadi tidak fokus untuk bicara..jemari Dark semakin liar dengan menyentuh milik Eve di bawa sana dan membuatnya spontan mendesah dan beberapa kali harus minta maaf pada Dark yang semakin mengila..
Dark bangkit dan memanfaatkan situasi dengan baik..Eve memang tidak fokus pada sentuhan Dark karna dia masih terus bicara walau dengan nada terengah engah..siapapun yang mendengar akan curiga..sama halnya dengan Elard..
Dark mengerang ketika miliknya memasuki Eve ketika gadis itu sedang lengah, ketika Eve sadar semua sudah sangat terlambat...ia sudah tak bisa melepaskan diri..
suaranya menjadi tidak terkendali di ponsel....suara erangan beberapa kali lolos di dengar Elard..hingga pria itu mulai curiga..
''Lanjutkan saja aktifitasmu sayang...'' ucap Elard memutus sambungan telp..
Elard kemudian terduduk di sofa ruangan miliknya, jemarinya terkepal..dia sudah curiga namun dia tak bisa percaya..namun ketika dia memeriksa cctv rumah, tak ada apapun disana..tak ada siapapun yang datang ke kamar Eve...
Lalu mengapa cara bicara Eve terdengar aneh...?jantung Elard berdebar kencang..dia harus mencari tau apa yang terjadi...
Elard memejamkan matanya...sungguh, semua ini menjadi beban baginya, bagaimana mungkin dia bisa menerima jika mungkin Eve dan paman...
Tidak...paman hanya menganggap Eve keponakannya bukan...? suara rintiahn Eve...mungkin perutnya sakit...
Elard menyadarkan tubuhnya seraya memejamkan matanya..
Biar bagaimana pun Eve adalah miliknya..
***********
Eve memasukan beberapa dokumen penting miliknya, dia sudah bisa merayu Dark untuk mengembalikan semua dokumennya..meski dia harus memberikan tubuhnya..memang mahal harganya namun Eve menjadi puas sendiri...bagaimanapun Dark dan Elard adalah pria yang ingin di hindari Eve saat ini..
Usia pernikahannya sudah 3 bulan, dan setelah ini Eve akan menghilang...
wanita muda itu menatap cermin dengan senyuman dingin...
Eve lalu menyimpan kembali tasnya dan bersikap seperti biasa...gadis itu membeku..hidupnya sejak di lahirkan jauh dari mudah jadi Eve tak akan membiarkan anaknya akan mengalami penderitaan yang sama dengannya..
Dark hanya menginginkan nafsu dengannya sedangkan Elard..pria itu terlalu baik untuk di sakiti terlebih lagi..selama ini dia selalu membantu Eve di segala situasi....
Eve tak akan pernah bisa bahagia bersama Dark jika dia harus menyakiti Elard..setidaknya dia masih punya hati..
Eve lalu meraih tas tangannya dan melangkah ke arah pintu, dan sesaat kemudian membukanya dengan pelan, dan tanpa di duga..Dark sudah berdiri di depannya dengan senyuman..
''Apa kau sudah siap....'' tanya Dark mengulurkan tangannya..
''Yah...aku sudah siap....''
Eve menyambut tangannya,..keduanya saling melemparkan senyum..
************
''Apa kau mendengarnya tuan..''tatap sang dokter dengan senyuman..
__ADS_1
Dark merasa berbeda ketika dia mendengar detak jantung anaknya untuk pertama kalinya...matanya memerah tanda haru yang luar biasa sementara Eve hanya diam saja seolah dia tidak tersentuh...Dark yang lebih dahulu menyakitinya..bukankah dia hanya membalas dengan cara yang sama...?
Atas nama dendamnya, Eve akan memberikan luka di hati Dark,..agar dia bisa belajar apa arti rasa sakit..
''Aku mendengarnya dokter dan suara ini sangat indah....''ucap Dark jatuh cinta..
Dokter kemudian tersenyum dan menatap keduanya..
''Anaknya sangat kuat di dalam sana, jadi nyonya harus tetap menjaga kesehatan...''
''Baiklah dokter..''balas Eve dengan senyuman tulus..
Dark menggenggam tangan Eve dengan lembut...
lalu menatap sang dokter dengan tajam...
''Aku senang sekali dokter...''ucap Dark tak bisa menyembunyikan perasaannya..
Eve hanya terdiam di tempat...
**********
Mereka keluar dari klinik kandungan..dan Eve memberikan semua foto hasil USG bayi mereka untuk di simpan Dark..
''Mengapa kau tidak menyimpannya Eve..'
''Untukmu saja Dark....sebagai kenang-kenangan....''balas Eve lembut,...
Dark pun mengangguk dan tak berhenti menatap foto hasil usg trsebut dan menciumnya berkali kali sementara Eve mengepalkan tangannya...
''Aku bahagia sekali Eve....''
''Yah...aku juga bahagia...''balas Eve dengan lembut..
*************
Pagi yang heboh....
Dark terkejut dengan hilangnya Eve dari dalam kamarnya, bahkan tak ada cctv yang menangkap kepergian Eve, pakaiannya menghilang juga semua barang-barangnya..
Dark masih duduk dengan kebingungan...
''Apa kau sudah mencarinya sekali lagi di kamar...''teriak Dark murka..
''Sudah tuan...tapi nyonya Eve tak ada....''ucap pelayan itu gemetar...
Dark merasa dunianya gelap saat itu..
__ADS_1
Evelyn...........