
Setiap kali Aris membuat kesalahan bukankah Selalu ada maaf bagi Aris, bahkan Tiara sering memberikan uang agar dia menuntaskan nafs*nya tapi hubungan mereka tetap berjalan,karna di balik itu semua Tiara hanya tak ingin di tinggalkan, yah setelah ayahnya meninggal lalu ibunya Paula masuk penjara bersama kakaknya Andro... Tiara benar-benar di Paksa menerima keadaan kalau dia harus menjalani hidup sendirian....saat itu harapannya hanyalah kak Sania karna Tiara pikir kak Eve pasti sangat membenci mereka..namun nyatanya kak Sania pergi bersama kekasihnya entah kemana dan meninggalkan Tiara sendirian, dan satu orang yang tak meninggalkan Tiara adalah Aris...yah....Aris adalah teman satu sekolahnya dulu mereka sering bersama...dan Aris selalu hadir untuk menghiburnya bis Adi bilang di bergantung pada pria ini apalagi di tambah sikap Arsi yang selalu sopan kepadanya dan bahkan tidak pernah menyentuhnya sedikitpun juga..hal itu tentunya membuat Aris punya tempat lebih di hatinya..meski beberapa waktu belakangan ini Aris tidak bisa menahan nafsunya untuk tidak menyentuh wanita,Tiara berpikir itu wajar selagi dirinya tidak di sentuh ..namun ketika Elard melakukan itu padanya semalam rasa jijik mulai mulai menguasainya dia muak karna kenyataannya semua pria sama saja..
''Tiara.......''
Bisa bibir Aris berdarah karna tamparan Tiara sangat keras padanya,namun bukan tamparan itu yang menyakiti seseorang Aris namun tatapan menuduh itu sangat menghancurkan hatinya .Tiara tampak sangat kecewa....
''Apa kau tidak bisa melihat tempat Aris....bisakah kau melakukan itu semua disuatu tempat yang tersembunyi.....''
Pegangan Aris pada Sonya terlepas seiring pria itu mendekati Tiara yang pucat ...tidak...tak pernah dia ingin menyakiti hati Tiara itu adalah hal terakhir yang di inginkan...Aris ingin berhenti namun tak semudah itu menolak godaan....
''Tiara maafkan aku sayang....''
Airmata Tiara menetes di wajahnya..ia sungguh sakit hati..
''Bisakah kau melakukannya tanpa aku tau....bisakah kau menahan semua itu demi diriku paling tidak sampai kita menikah.....''
Tiara menggeleng ia sudah menyerah....sembari menghapus airmatanya ia menatap mata Aris yang redup..entah sengaja atau tidak....
''Yah....aku pikir aku bertindak salah selama ini Aris.....aku mengekangmu dan aku tau itu sangat berat sayang....tapi....aku sadar semua tidak bisa di paksa....jadi Aris..mari kita akhiri semuanya sampai disini...aku melepaskanmu...''
Hening.......
Hening...........
Hening..............
Aris seolah tenggelam dengan pikirannya sendiri...ini mimpi atau mungkin kekasihnya sedang bercanda dengan ya...karna itu Aris tertawa....
''Ini tidak lucu meski aku ingin tertawa Tiara....''
''Aku tidak bercanda....''desah Tiara dengan tatapan beku..
Wajah Aris berubah tajam...
''Apa maksudmu Tiara....''
__ADS_1
''Aku ingin putus......''
Deg!!!!!!
""Putus....."ulang Aris tidak terima..
"Aku melakukannya demi dirimu sendiri Aris.....aku tak bisa memuaskan dahagamu....aku tak bisa....aku bahkan tak tau bagaimana caranya menghentikan semua hasrat besarmu...aku tak bisa lagi Aris ...."
Pria itu mendekat mengabaikan Sonya di belakangnya dan mulai menatap Tiara dengan fokus....
""Dengarkan aku Tiara aku mencintaimu kau tau itu.....aku bahkan selalu ada denganmu di segala keadaan terburukmu..."
"Aku tau dan aku tak bisa mengatakan apapun selain aku sangat bahagia dan bersyukur Aris ....aku tak akan melupakan kebaikanmu....."
"Lalu mengapa kau ingin putus,kau tau benar bahwa aku rela menyentuh gadis lain dan menjagamu dengan utuh...."
"Itu hal yang aku sesali....mengapa kau tidak menyentuhku saja lalu kita menikah dari pada kau berganti-ganti wanita hingga aku merasa aku tidak menarik dan di inginkan olehmu....''
Aris membeku tak percaya mendengar ucapan Tiara yang mengatakan segalanya sudah sangat terlambat disaat dia sudah berganti-ganti wanita....
Aris baru saja ingin menyentuh Tiara namun di luar dugaan seseorang mendekatinya dan mendorongnya cukup keras hingga tubuhnya bergerak mundur....
Aris terkejut sama halnya dengan Tiara yang tak menyangka kalau Elard malam membela dirinya...
''Menjauhlah darinya...apa kau mengerti...''
Aris tak pernah menduga kalau di antara mereka ada sosok pria asing yang tiba-tiba datang dan menghadangnya....
''Siapa kau.....mengapa kau ikut campur...''
''Pria yang sudah menyentuh wanita lain sama sekali tak pantas untuk mendapatkan kesempatan kedua apa kau mengerti....''
Sonya tampak takut,segera ia mendekati Aris dan menariknya menjauh namun pria itu malah menghempaskan tubuhnya dengan kasar....ia menantang Elard yang jauh lebih tinggi darinya...
''Kau tidak berhak ikut campur apapun apa kau mengerti..kau bahkan bukan siapa-siapa...selama ini Tiara selalu memaafkan aku..dia selalu memberi kesempatan dan saat ini aku yakin kalau dia akan memaafkan aku...''
__ADS_1
Buhghh!!!!
Ucapan enteng Aris sanggup membakar seorang Elard, bisa-bisanya Tiara menjadi buta dan mencintai pria seperti ini....dan bahkan sampai merencanakan pernikahan apakah Tiara sudah kehilangan pikirannya...bahkan lebih baik dia bertahan sendirian dari pada menikahi pria seperti Aris...
Tubuh Aris terjatuh ke aspal..dan sontak karna terbiasa Tiara ingin menghampiri pria yang masih menjadi kekasihnya itu untuk menolong...namun tangannya di cekal cukup kuat oleh Elard hingga Aris mengerang....ia tau sekarang Tiara telah tercuci otanya oleh pria ini...karna itu Aris tidak akan pernah menyerah ....
"Elard apa yang kau lakukan...hentikan ..."jerit Tiara marah...
"Seharusnya aku yang harus bertanya apa yang kau lakukan..mengapa kau masih perduli padanya...."
"Ini bukan urusanmu..."
"Kau sudah menjadi urusanku ketika kau sudah benar-benar menjadi milikku...." jawab Elard dengan kejujuran...
Aris membeku ketika dia mendengar jelas ucapan Tiara dan pria asing ini...dan itu sangat menyakitkan bagi telinganya ...
Aris bangkit dan mendekati Elard keduanya bertatapan...sementara Tiara sudah tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya....
"Apa maksudmu...apa maksud perkataanmu tentang memiliki hah....aku adalah kekasih Tiara kami bahkan belum resmi putus karna aku tidak akan setuju..."
Elard tertawa mengejek....
"Apakah kau sedang mengukur status dalam sebuah hubungan....kau terlalu bodoh hingga menyerah dalam nafsumu maka terimalah Karna mulai sekarang .....Tiara bukan lagi milikmu tapi dia adalah milikku...apa kau mengerti..."
Aris tak sanggup mendengar ucapan pria ini..pandangannya beralih pada Tiara yang menutup mulutnya rapat-rapat...
"Tiara katakan kalau apa yang dia bilang tidak benar...katakan...kau hanya akan marah padaku untuk beberapa saat lalu kita akan baik-baik saja setelah itu.... Tiara....bukankah selalu seperti itu kau selalu memaafkan aku..." mata Aris memerah menahan perasaan nyeri di dadanya ..
Kali ini Elard mendorong tubuh Aris hingga menjauh dari Tiara.....
"Waktumu sudah habis bersamanya Aris...kini giliranku...aku akan menikahinya"
Bukan hanya Aris yang terkejut kali ini Tiara juga terkejut....
"Hah......"
__ADS_1