Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam
Resmi Menikah


__ADS_3

Elard mendekat dengan aura kemarahan yang kentara, pria itu mencengkram leher Tiara dan menghempaskannya membentur ranjang besar di belakangnya..


Tubuh Tiara terbanting hingga ia kehilangan kendali diri sendiri, pakaiannya terbuka dan ini merupakan hal yang tak pernah dia bayangkan..


begitu Tiara ingin bangkit berdiri, Elard menyergapnya dan membuatnya jatuh lagi ke atas ranjang, Tiara memberikan perlawanan meski tubuhnya kecil....


''Katakan dimana Eve sekarang atau kau akan mendapatkan hukuman Tiara...''


''Lepas,.....''


''Tidak akan ku lepaskan sebelum kau mengatakan segalanya...''


Tiara tertawa mengejek..


''Aku sudah bilang bukan kalau kau tidak akan mungkin membatalkan pernikahaan mereka, percuma kau memaksaku aku tak akan pernah mengatakan apapun...''


''Beraninya kau....''


Elard ingin menampar wajah Tiara namun gadis itu lebih dahulu menendang perut Elard hingga pria itu terdorong ke belakang, waktu itu di gunakan Tiara untuk bangkit dari rajang dan berlari ke arah pintu namun sialnya rambut panjangnya malah di gunakan Elard untuk menariknya kembali dan menjatuhkannya ke ranjang, pria itu tampak sangat marah...


Tiara mengerang ketika pria itu kembali menyerangnya, namun Tiara tak mau kalah..gadis itu kembali melakukan penyerangan dan kali ini..jemari lentiknya meraih pajangan guji di meja samping ranjang dan...


Crang!!!!!!!


''Aarrrggghhh.......''


''Kau pikir kau siapa Elard, aku tak akan pernah menyerah padamu..''jerit Tiara kencang..


Pajangan itu mengenai pelipis Elard hingga ia berdarah...Elard mengerang kesakitan dan kesempatan itu di gunakan Tiara untuk lari..ia melarikan diri dari kamar dan meninggalkan Elard dibelakangnya...sementara pria itu mengambil kain untuk menutup lukanya di pelipisnya...dia mencoba bangkit dan keluar dari kamar,...


Sialan gadis kecil itu kuat juga...kepala Elard berputar karna hantaman benda itu sangat kuat kepadanya...Tiara....Tiaara...dia akan mendapatkan balasan yang tak akan dia lupakan seumur hidup....


Tiara telah menghancurkan kesempatannya untuk mendapatkan Eve..maka dia juga harus hancur,....batin Elard penuh janji...


Begitu Elard keluar dari rumah besar itu Tiara telah menyetop taxi yang lewat dan masih sempat melambaikan tangan penuh kemenangan pada Elard..pria itu bergumam marah,....


Awas kau Tiara.....


*****************


Ketika Dark dan Eve masih berada di dalam kamar Hotel, pintu kamar di ketuk dan sesaat kemudian terbuka....


Dark menghela nafas, ketika Romi membawa Elard masuk...keponakannya terluka di pelipisnya entah karna apa...


Elard sungguh terluka karna pada akhirnya dia melihat Eve dan Dark menikah, sesuatu yang sangat menjengkelkan tentu baginya...karna Elard yang menginginkan pernikahannya dengan Eve malah di paksa untuk melihat pernikahan Eve dengan pamannya..


Elard mengenang...

__ADS_1


Ketika dia keluar dari rumah tadi pagi...sebuah mobil menghadangnya dan tak di sangka Romi turun dan menangkapnya memintanya untuk menghadiri pernikahan walau dia terluka parah..


Dark mendekat...lalu tersenyum menang....


''Cepat ganti bajumu karna kau keponakanku maka aku tak ingin kau melewatkan hari ini...''


''Mengapa paman melakukannya...Eve milikku...'' mata Elard berkaca-kaca...


Eve bangkit dari tempat duduknya dan mendekati Elard...


''Aku minta maaf jika pernikahan kami menyakitimu Elard..namun, aku tak bisa membiarkan anak-anakku lahir tanpa ayah mereka...anak-anakku akan menjadi sepupumu Elard..kita bukanlah jodoh...''


Elard tertunduk penuh luka..kedatangannya sudah terlambat...sangat terlambat....


Dan semua ini karna Tiara yang menghalanginya....


'Paman masih mengampunimu ketika kau dengan sengaja menyembunyikan Eve....jika kau orang lain maka kau akan lenyap Elard...''


''Dari mana paman tau aku menyembunyikan Eve....''


''Bibi Eve...mulai sekarang kau harus memanggilnya seprti itu apa kau mengerti...'' lirik Dark dengan penuh ketegasan hingga Elard memucat.


Elard merasa hancur dan kalah, tentu saja dia tak bisa melawan paman Dark..jika dia lakukan maka dia akan hancur..tak ada apapun yang bisa dia lakukan selain..mengalah, Elard tertunduk lesu....


Sementara Dark menepuk pundak Elard sedikit keras,....dan membuat mereka saling menatap tajam,....


Elard akhirnya mengangguk pasraah..dengan menatap Eve dan juga Dark....


''Maafkan aku....''hanya itu yang bisa ia katakan dan mereka saling melemparkan senyum perdamaian..


*****************


Hari pernikahan..........


Dark tampak gugup ketika ia berhasil mengucapkan janji setia dan mereka di nyatakan sebagai suami istri...tak ada banyak orang yang hadir karna Eve ingin sebuah ketenangan dan tak ingin pernikahannya di hadiri banyak orang selain orang terdekatnya,...


''Dengan demikian kalian di nyatakan sah menjadi suami istri di hadapan Tuhan dan manusia...''ucap sang Pendeta mengakhiri ucapannya.


Dark tersenyum penuh haru berdiri dan menatap Eve seolah tak percaya..awal pertemuan mereka bukanlah sesuatu yang baik..semua peristiwa setelahnya penuh ketegangan...namun semua menemui perhentian ketika saat ini Eve berdiri dan sudah menjadi sah milik kepunyaannya, tak ada yang paling membahagiakan selain hari ini dalam hidup Dark,...yah..prinsipnya tentang tak ingin menikah akhirnya hancur berantakan setelah menemukan gadis ini..


''Aku mencintaimu Eve...terimakasih telah menjadi istriku..''


Eve masih memutar bola matanya...ia masih kesal, benci dan segalanya...tentang Dark namun harus tetap menikah...


''Yah...aku telah menjadi istrimu apalagi...''ucap Eve tajam..


Dark sudah tak perduli mulut pedas Eve padanya, pria itu mendekati Eve meski mendapat tatapan peringatan dari mata Eve....tapi siapa yang dapat menahannya...?

__ADS_1


Dark mendekatkan wajahnya, sementara Eve sedikit menghindar...namun Dark menekan tubuhnya hingga dia tak bisa menghindar...Dark kemudian mengecup dahi Eve dengan sangat lembut hingga Eve membeku karna ini pertama kalinya Dark memperlakukannya dengan sangat lembut hingga wanita itu terdiam di tempatnya, akhirnya dia telah benar-benar menikah..


Sah....mereka telah menjadi suami istri dan terdengar suara tepuk tangan para tamu yang hadir...sepanjang acara, Dark selalu memberi Eve perhatian penuh karna ia begitu khawatir di kehamilan Eve dia akan kelelahan namun beruntung, Eve tampak baik-baik saja..karna itu setelah acara pernikahan itu selesai, Dark menuntunnya untuk duduk agar dia bisa lebih santai.


Sementara, Tiara tampak cantik dan mendampingi kakaknya terus menerus bersama kekasihnya Aris...mereka tampak saling berbisik mesra..


Tiara tak sadar ada sepasang mata yang sedang mengawasinya dengan tajam...pria itu hanya menyipitkan matanya dengan tajam sambil meneguk minuman di tangannya...


Pesta sudah selesai jadi sebagian keluarga dan para tamu yang merupakan kerabat dekat mengerubuni pengantin dan membuatnya sibuk...


Aris melirik jamnya ketika sebuah telp menganggunya...


''Sayang...bos ku menelfon lagi, dia memintaku lembur malam ini...''bisik Aris lemas..


Tiarab melebarkan matanya seolah tak percaya..


''Bahkan aku libur di toko eskrimku...bagaimana bisa kau masih saja bekerja padahal ini sudah malam...''protes Tiara kesal..


''Aku tak bisa menghindar Tiara..aku akan di pecat jika melanggarnya..''


''Sial...pergilah.....''


Aris menggenggam tangan Eve dan mengecupnya...


''Maafkan aku sayang....''balas Aris lembut..


Hingga Eve hanya mampu mengalah...gadis itu akhrinya membiarkan Aris pergi dan meninggalkannya...


Sementara ketika Tiara berbalik ia sungguh terkejut menyadari kalau Elard berdiri di hadapannya dengan tatapan dingin....


''Elard.....'' jerit Tiara ketakutan..bagaimana bisa Elard berada disini....


Tiara sedikit gemetar ketika menyadari kalau ada luka di pelipis Elard yang menuduhnya...


Tiara lalu melangkah ingin menghindar namun, lengannya di cekal dengan kuat hingga keduanya bertatapan tajam...


''Kau pikir aku akan melepaskanmu Tiara setelah apa yang kau lakukan padamu..''


''Bukankah itu kesalahanmu Elard...kau...''


''Kau akan hancur...aku akan mematistikannya Tiara...kau pikir mengapa aku rela kembali....''


''Apa maksudmu...''


''Atas nama dendamku padamu Tiara..kau akan mendapat balasan yang setimpal...''


Tiara menghela nafas....

__ADS_1


Deg!!!!


__ADS_2