
Wanita bernama Sonya itu keluar dari kantor,...ia sudah melayani seorang Aris namun pria itu meminta lebih bahkan hasratnya seolah tak pernah puas...pria itu kembali menariknya dan menghempaskannya ke sisi tembok yang gelap lalu menggerayangi tubuhnya..
''Aris....aku mohon lepaskan aku...aku adalah atasanmu...''
''Kau atasannku di siang hari sayang, namun kau adalah bawahanku di malam hari...''
Aris meremas gundukan kembarnya dan memainkan ujung pa yu da ra nya dengan gemas,....Sonya adalah patner bercintanya di kantor yang selalu memuaskan dahaga bercintanya yang besar namun...entah mengapa malam ini dia sangat berhasrat..padahal sudah melakukannya beberapa kali namu tetap saja...Aris sama sekali belum puas...padahal Sonya yang mengajaknya brcinta namun malah dirinya yang tidak sadar diri dan jauh dari kata puas...
Tubuh atas Sonya sudah terekspos sementara Aris sudah melahap tubuhnya tanpa jeda...kejantanannya sudah mengeras lagi di bawah sana...Aris tak mungkin melakukannya disini bukan....pria itu kembali menarik tubuh Sonya masuk ke dalam kantor kecilkya dan menghempaskannya ke atas sofa, lalu memasukinya dengan kasar....
Tubuh Aris bergetar menahan nikmat sementara Sonya hanya merintih pasrah di bawahnya...tubuh keduanya mulai bergerak seirama disana....bibir panas Aris kembali mengul** pa yu da ra Sonya yang memang terlihat lebih besar dan nikmat untuknya...dan ketika Aris sementara menikmati percintaan panas itu ia terkejut setengah mati ketika pintu ruangan di buka secara kasar dan tampak Tiara berdiri dengan pandangan jijik padanya..
Gairah Aris yang tadinya menggebu-gebu langsung padam seketika menyadari kekasihnya berdiri dengan tatapan beku kepadanya...
''Tiara sayang....''suaranya tercekat di tenggorokannya..
Sementara Sonya tak kalah terkejut dan buru-vburu menjauhkan tubuh Aris dari tubuhnya, betapa hancurnya hati Tiara saat ini semua impiannya tentang cinta sejati...semua harapannya tentang pernikahan bahagia hancur dalam hitungan detik..
Apa kesalahannya mengapa, Aris tega menghianatinya seperti ini mengapa...
Tiara keluar dari ruangan menjijikan itu dengan rasa kesal di dadanya sementara Aris buru-buru mengenakan kemejanya lagi dan memperbaiki celananya..tidak ia tak pernah siap kehilangan gadisnya tidak...dia sangat mencintai Eve...
Aris berdiri dan memandang Sonya dengan geraman..
''Semua gara-gara kau Sonya,...''
Gadis itu terkekeh..
''Kau sudah gila bukankah semua ini karna dirimu aku tidak bersalah sedikitpun..''balas Sonya tak mau kalah..
''Arrggghh,....kita belum selesai Sonya jadi tunggu aku disini...''ucap Aris penuh peringatan...
Aris keluar dari dalam kantor dan mengejar Tiara yang hendak masuk ke mobil..
''Tiara....dengarkan aku dulu....''
__ADS_1
Aris menggapai tangannya hingga Tiara menjerit marah...
''Aarrrghh...lepaskan aku..''
Plack!!!!!
Sebuah tamparan keras mendarat di wajah Aris hingga pria itu benar-benar terkejut...
''Tiara.....''
''Apa kesalahanku...mengapa kau membohongi dan menyakitiku seperti ini Aris...mengapa...'' teriak Tiara dengan murka...
''Gadis sialan itu dia memasukan sesuatu di dalam minumanku sayang.....aku bahkan tidak bisa mengendalikan diri...''
''Apa,....''
Suara Tiara meredup....ketika Aris memberi alasan yang masuk akal padanya...
''Dia menjebakmu...''
Sinar mata Aris berbinar....kau tau begitu aku masuk ke dalam ruangan dia malah memaksaku melakukannya sayang, tapi aku sama sekali tak bersalah...kau tau bahkan selama ini aku tidak pernah menyentuhmu sedikitpun ....''suara Aris tertahan..
''Kau harus mengobati dirimu Aris.....kau sangat menakutkan tadi...''
Aris menghela nafas lega..tentu saja, semudah itu Tiara memaafkannya Tiara masih muda dan polos tentu dia percaya begitu saja karna di dalam keluarga Tiara yang hancur tak satupun yang perduli padanya selain Aris...yah...Aris selalu ada untuknya dan hal itu membuat Tiara memandang lebih hubungan mereka..bahkan mampu memaafkan kesalahan Aris kepadanya...
''Aku baru saja mau menemanimu di pesta sayang....maafkan aku...''
Tiara mengangguk lalu tersenyum...
''Aku lega dan akan kembali ke pesta kakak, apa kau akan mengikutiku sayang...''tanya Tiara dengan mata yang basah..
Pandangan Aris meredup menghapus airmatanya yang jatuh....
''Aku akan menyusulmu sayang tapi aku akan membawa Sonya ke penjara....aku akan memberinya pelajaran lalu menenangkan diriku...tunggu aku disana sayang..''bisik Aris lembut...
__ADS_1
Sementara Tiara kemudian menganggukan kepalanya...ia lalu membalikan tubuhnya, dan Aris membukakan pintu mobil untuknya..gadis itu lalu masuk dan Aris membantunya menutup pintu mobil. Kaca mobil di turunkan...
''Hati-hati sayang.....''
''Baik...cepat kembali aku menunggumu di pesta..''bisik Tiara penuh harap..
''Tentu saja setelah menghukum Sonya aku akan menemuimu di sana..''
Tiara lalu tersenyum dan bergerak mundur dengan mobilnya dan meninggalkan kantor..sementara Aris menghela nafas lega...pria itu lalu bergegas masuk ke dalam kantor dan melanjutkan apa yang terhenti,..
Pintu terbuka dan tanpa di duga,...Sonya berada disana duduk dengan posisi menantang di sofa dalam keadaan polos, gadis itu tersenyum....
'''Apa kau sudah menenangkan gadis kecilmu sayang...''
Aris mendekat,....menyambar put*ng pa yu da ra Sonya yang menegang dan menghis*pnya penuh nafs*...ia bahkan tak mampu menjawab ketika mulutnya tampak sibuk menyu-su pada pa yu da ra Sonya yang menantangnya...sementara itu miliknya kembali menyatu panas dengan milik Sonya yang sudah menunggunya...melakukan aktiftas kenikmatan yang sempat terhenti karna kedatangan Tiara tadi...
''Oah....sayangku....''bisik Aris terus melum** memberi gigitan kecil di put*ng pa yu da ra Tiara yang membuatnya gemas,...dua anak manusia itu kembali larut dalam percintaan panas,..bukan hanya sekali namun berkali-kali dan sampai malam datang...Aris sama sekali tak muncul di pesta resepsi pernikahan kakak Tiara seperti janjinya..
Ketika Tiara masuk kembali dalam gedung, ia kembali di hadang oleh sosok Elard yang tersenyum dingin kepadanya..
''Kau adalah gadis bodoh yang pernah aku temui Tiara....''
''Apa maksudmu....''
''Renungi saja kata-kataku kau akan segera menemukan jawabannya...''
Tiara tersenyum,...dalam hatinya menebak....
''Apa kau sengaja ingin menghancurkan perasaanku lewat Sonya...tidak Elard...semakin kau ingin memisahkan ku dengan kekasihku...sekuat apapun kau berusaha kau tak akan berhasil....aku percaya bahwa Aris hanya melakukan satu kesalahan...dan aku memaafkannya..''
''Karna itu aku tak ragu memberikan predikat bodoh kepadamu Tiara..kau pantas mendapatkannya..kau dan pria itu cocok bersama....''
Elard melangkah meninggalkan Tiara yang meneteskan airmatanya..jemarinya mengepal...
Yah...terserah apapun perkataan Elrd padanya, dia tak akan membiarkan impiannya hancur begitu saja...tidak..dia takut sekali kehilangan Aris karna bagi Tiara saat ini Arislah pria yang bisa mengerti dan memahami dirinya...gadis itu meraih segelas wine dan meneguknya..
__ADS_1
Yah...dia tak ingin terpuruk dan kehilangan orang yang dia cintai lagi...biarlah Aris berhianat asal jangan meninggalkannya saja...Tiara tak punya siapapun selain Aris..dia terlalu mencintai pria itu...sangat mencintainya...
Tiara menundukan wajahnya dalam-dalam sementara dari jauh, Elard memandangnya dengan dalam....jemarinya terkepal...