Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam
Memaksa


__ADS_3

Eve hampir tersedak ketika menyadari perkataan Elard begitu melukainya dengan dalam, tentu saja..apakah Elard tak akan bisa menerima anaknya...?


Yah...seharusnya Eve menyadari kalau, Elard pasti punya pertimbangannya sendiri, ia tak akan mungkin merawat anak orang lain bukan..?


lalu Eve harus bagaimana sekarang, apa rencana Elard untuk bayinya, apakah akan di buang ataukah di bunuh, mengingat dia punya kuasa...


Eve mengangkat wajahnya menatap lurus sosok Elard saat ini dan mulai menghela nafas..


''Jadi aku harus bagaimana, maksudku anak ini..apakah kau akan membuangnya Elard...''


Eve sebenarnya ingin tau, apa jawaban Elard karna jawaban pria ini akan menentukan sikapnya bukan...?


Elard meletakan kotak salad buah itu dan menatap serius kepada Eve yang menunggu ucapannya, dia harus mengatakan segalanya agar Eve bisa tenang...karna Elard tak akan pernah mau menerima anak itu di dalam kehidupannya..


''Sayang.....''


''Yah......''


''Pamanku Dark...dia tak ingin menikah seumur hidupnya, namun berbeda dengan anak....''


Jemari Eve bergetar di dalam genggamannya...mengapa dia takut sekali dengan ucapan Elard...


''Lalu apa hubunganku dengan rencana pamanmu...''


Elard berdehem menetralisir debaran jantungnya, dia tau Eve pasti menerima ucapannya, tentu saja Eve sangat benci pria itu..


''Jadi ketika pamanku mendengar tentang kehamilanmu, paman lalu mengatakan padaku kalau dia menginginkan anakmu...dia perlu seorang penerus tanpa ingin menikah..kau tenang saja..anak itu akan di rawat sepenuhnya di dalam pengawasan pamanku...dia akan mengatur pernikahan kita...''


Elard masih terus bicara namun Eve sudah tak bisa mendengar apapun, dadanya bergemuruh menyadari betapa kejamnya Dark, apakah itu sebabnya dia di perlakukan dengan baik di rumah ini..teganya Dark melakukan hal itu...teganya dia memisahkan Eve dari bayinya sendiri, lalu mengatur pernikahannya bersama Elard seolah tak ada yang terjadi di antara mereka selama ini..


Airmata Eve turun tanpa mampu dia tahan, hingga ia mulai terisak, tentu saja hal itu membuat Elard cukup terkejut...pria itu segera menahan tubuh Eve...


''Ada apa....Eve, mengapa kau menangis...''


Eve mengangkat wajahya seraya menghapus airmatanya..


''Aku baik-baik saja...Elard...''


''Lalu mengapa kau menangis..''


''Tidak....aku hanya terharu karna pamanmu baik sekali..''


Elard pun terdiam,....


''Jadi kau akan setuju dengan rencana paman....''


''Maaf tapi aku tak akan pernah menyerahkan anakku pada siapapun termasuk pamanmu, jadi Elard jika kau ingin menikahiku maka kau harus menerima anakku....''Eve tersenyum di sela airmatanya dan membuat Elard membeku, tentu saja pria itu tak menyangka jika Eve mau mengasuh anak itu...hal ini tentu mengejutkan Elard..namun karna dia sangat mencintai Eve maka Elard akan menyanggupinya...


''Apakah kau mau makan salad lagi...''


''Aku sudah kenyang dan ingin istirahat sekarang Elard, apakah kau bisa meninggalkan aku sekarang...''


Deg!!!!

__ADS_1


Pria itu membeku.....entah ini perasaannya saja atau memang ada yang aneh...mengapa sikap Eve menjadi dingin padanya..atau memang karna kehamilannya..?


Elard menyentuh jemari Eve dengan lembut dan tersenyum..


''Aku akan menjadi ayah bagi anakmu...bagaimana...''


Eve terdiam sesaat...


Deg!!!!


***********


Eve sedang berbaring miring di ranjangnya, sungguh kejam dunia ini kepadanya..mengapa dia harus menderita berkali-kali apakah masa kecil kelam yang dia alami tidak juga cukup untuknya, mengapa Eve merasa ini terlalu berat untuknya,.jika benar tak akan ada lagi kebahagiaan untuk dirinya bukan..?


Eve menghela nafas...satu-satunya miliknya yang sejati adalah anaknya...jadi Eve tak akan menukarnya dengan apapun atau siapapun...dan ia lega Elard akan menerima anaknya..meski dia tau Elard sangat berat melakukannya..


Anaknya....


Gerakan pintu terbuka membuat Eve menoleh waspada, ternyata yang datang adalah Dark, pria itu masuk dengan beberapa kantung makanan...hingga Eve merasa semakin hancur..


Dark menghentikan langkahnya...


''Eve..aku datang......''


Eve bangkit dari ranjang dan mendekati Dark berdiri berhadap hadapan dengan pria itu..


Keduanya saling menatap tajam..


Plak!!!!!


''Apa yang membuatmu marah dan menangis...''


Eve masih berdiri di sana dengan airmata yang menetes...


''Aku....ingin menamparmu saja...''


Deg!!!!!!


Dark pun tersenyum...


''Apa kau belum puas...''


''Sejujurnya yah....'


''Kalau begitu lakukan saja..lakukan apapun kalau itu membuatmu puas...''ucap Dark menyerah..


Eve tertawa dingin....


''Eve.......''


Eve membalikan tubuhnya, di kehamilan ini ia sendiri cukup kesulitan menghadapi moodnya yang buruk, betapa bencinya dia pada Dark, namun ketika mereka berhadapan seolah semua kemarahannya lenyap seketika...Eve tak tau harus bagaimana mengatasi hatinya sendiri...


''Lupakan saja...aku hanya bercanda...''

__ADS_1


Eve melangkah menghindari Dark, namun pria itu kembali meraihnya dan menatapnya tajam...


Eve negitu cantik di kehamilannya hingga pria itu tak bisa mengendalikan dirinya sendiri..Dark menginginkan Eve dengan serakah dan mulai tak bisa mengontrol dirinya....ia tak hanya menginginkan anaknya namun juga Eve sendiri..dia ingi mengikat wanita ini menjadi miliknya selamanya..meski dengan begitu dia harus menyingkirkan Elard.


Deg!!!!


''Lepaskan aku Dark...jangan lupa aku adalah milik Elard...


Wajah Dark berubah merah padam....


''Eve......kau bukan miliknya.''


''Aku akan menikah dengannya jadi kau tidak punya hak untuk menghentikan pernikahan kami...aku akan membawa anak ini menjadi anak Elard...dan kau tak bisa.''


Kata-kata Eve menggantung ketika Dark menyambar bibirnya dan melum**** dengan lembut..


Aneh...Eve menerima cumbuannya dan malah membalas ciuman panasnya..


Tubuh mereka merapat dan membuat Dark kembali terbakar, tanpa banyak kata pria itu menjatuhkan gaun milik Eve dan mulai menyentuhnya dengan kehangatan yang menggila,..


''Oh Eve sayang, aku tak akan membiarkan kau melakukan sesuatu yang fatal, aku tak rela........''bisik Dark dengan gairah yang yang menyiksa..


Bibir Dark mulai menjilat* put*ng pa yu da ra nya dengan lembut dan memainkannya dengan lidahnya yang panas,...


Eve gemetar, seluruh tubuhnya begitu panas dan senstif....


sementara Dark semakin menggila...Eve tampak lebih seksi ketika perutnya mulai terlihat, pa yu da ra nya juga terlihat lebih penuh dan berisi di kehamilannya karna itu Dark semakin gemas..


Pria itu tak berhenti menglum pa yu da ra Eve yang menegang dan mulai memainkannya dengan ahli....Dark sungguh tak menyangka Eve bersikap berbeda saat ini..


''Kau adalah milikku, dan aku tak akan pernah membiarkan kau di miliki olehnya..''


Eve mengerang...nafasnya menjadi tidak teratur ketika Dark semakin menyerangnya tanpa ampun..


''Bagaimana bisa Dark....''


Eve menjauhkan tubuhnya...membiarkan Dark tersiksa oleh gairahnya sendiri..


''Aku akan menikah dengan Elard...dan bukan denganmu..''


Tubuh Dark seakan ingin meledak karna terbakar gairah...ia mendekati Eve dan kembali menaklukan Eve di bawahnya...sembari terus mencumbu pa yu da ra Eve yang sudah memerah, bekas lumatannya..


Keduanya bertatapan........


''Aku akan memilikimu dan anakku dengan caraku Eve.''


Wajah Eve merah padam...


''Dark...........''


Dark menjatuhkan jubahnya dan menunjukan miliknya yang mengeras...


''Aku menginginkanmu sayang...''

__ADS_1


Eve tak bisa mengatakan apapun ketika Dark kembali menjebaknya di dalam percintaan panas...


*************


__ADS_2