Atas Nama Dendam

Atas Nama Dendam
Tekanan Seorang Dark


__ADS_3


Pantai sepi itu menjadi saksi bisu bagaimana hancurnya hati seorang Elard di hadapan gadis yang di cintainya, tak taukah Eve kalau Elard begitu mencintainya, dan keinginannya hanya satu yaitu dia ingin membahagiakan Eve, memberikannya apa yang di inginkan Eve dalam hidup dan berhenti dari balas dendamnya..


''Apakah kau benar-benar tak memikirkan tentang apa yang aku inginkan...kita bisa..''


''Tidak....aku tidak mau, keinginanku adalah balas dendam itu saja dan aku tidak memikirkan hal lain saat ini Elard.''


Eve membantu Elard berdiri hingga pria itu hanya bisa pasrah menatap mata Eve yang memang terlihat tajam.


''Aku tau kalau kau bisa mendapatkan gadis lain yang lebih baik bagiku Elard...sungguh aku tak ingin menyakitimu...''


''Tapi kau sudah melakukannya Eve,..''


''Karna itu aku minta maaf...semua adalah salahku, menyingkirlah dari jalanku atau kau akan terluka Elard.''


Elard kehilangan kata...ketika ia memandang Eve yang sama sekali tidak tersentuh dengannya, hati Eve sudah mengeras seperti batu, karna itu dia bahkan tidak ragu untuk menyakiti...


''Eve....aku...''


Evelyn membalikan tubuhnya,..ia mendekati mobilnya,


''Jangan pernah kerumahku lagi Elard, karna aku benci kau melamarku seperti tadi...aku sangat muak..''ucap Eve masuk ke dalam mobil dan berlalu meninggalkan Elard yang terpaku disana...


Masih berdiri disana Elard menundukan kepalanya dalam-dalam...sungguh, ia tak pernah membayangkan cintanya yang suci justru di tolak oleh Eve,....tapi ketika dia ingin menyerah..hatinya justru melarangnya,..


Elard pun hanya mampu menghela nafas.....


''Eve....maafkan aku, tapi aku tak bisa melepasmu begitu saja, aku tak bisa...''


Elard mengepalkan tangannya..


************


Sementara di perjalanan,


Eve mengemudikan mobilnya sedikit lebih cepat, ia mendapat telp dari Dina kalau terjadi sesuatu di rumah, Paula dan Ayahnya bertengkar hebat dan Paula memegang pistol dan menantang ayahnya..


Evelyn begitu cemas, yah...memang dia benci ayahnya benci sekali tapi mendengar kalau Paula ingin menyakiti ayahnya, jiwa Eve meronta...ia ingin cepat sampai, Evelyn memang ingin mereka menderita termasuk ayahnya namun berbeda jika bicara tentang kematian, Eve sedikit trauma..ia takut kehilangan....


Mobil Eve melewati sebuah tikungan tajam dan gadis itu menjerit keras ketika ada banyak mobil yang menghadang mobilnya memenuhi jalan...


Evelyn terkejut dan langsung menge-rem mendadak mobil yang di kendarai dengan kecepatan kencang....


hingga mobil itu berhenti disana...disaat yang sama, seorang pria yang dia kenal keluar dari mobil, ia memakai jas hitam di lengkapi kacamata, dia seperti seorang mafia yang siap membunuh demi apapun..


''Dark.....'' desahnya dengan wajah pucat,


Untuk apa Dark menghadangnya..untuk apa....?

__ADS_1


mau tak mau...Evelyn keluar dari dalam mobil dengan kerutan di dahinya..


'' Dark.....''


Dark melonggarkan tenggorokannya, memindai keseluruhan Eve, dan menilai...tak ada yang berantakan dari gadis ini seperti ia habis ciuman atau apapun....dalam hati Dark dia sedikit tenang walau dia tidak suka....


Dark mendekati Eve yang berdiri di depan mobilnya..


''Kau baru saja menemui siapa....''


''Tidak....''


''Tidak.....''? Ulang Dark dengan nada kesal..


Eve menggeleng enggan mengaku, dia tau Dark kejam dan bagaimana jika Dark menyakiti Elard..Eve tak akan memaafkan dirinya sendiri kalau itu terjadi...


''Aku baru saja kembali dari makam ibuku, dan aku berpapasan dengan seorang teman...ada apa Tuan Dark, apakah kau sedang mencurigaiku...''


Dark tersenyum dingin....


''Aku hanya ingin memastikan kau tidak menghianatiku Eve, aku tak suka membagi milikku, aku tak suka milikku di sentuh oleh orang lain apa kau mengerti...''


''Tidak....aku tidak mengerti apa maksudmu tuan Dark...aku punya hidup sendiri, aku punya lingkungan sendiri...jangan lupa jika waktu kita...''


''Hahaha,.....waktu jangan mimpi bisa lepas dariku Eve, kau bahkan telah menandatangani penyerahan dirimu seutuhnya padaku dan kau tau sampai kapan....? Selamanya.....''


Deg!!!!!


''Tidak....itu tidak mungkin aku....''


Dalam sekejap...Dark mencekal tangan Eve, menariknya mendekat hingga mengecup pipi Eve dengan sedikit penekanan...


''Kau harus ingat kalau....kau adalah milikku selamanya dan kau tak bisa menghindar atau mencari pria lain apa kau mengerti.''


''Lepaskan aku Dark....kau membohongiku bagaimana bisa...''


''Yah..aku bisa melakukan apapun ketika aku ingin dan aku menginginkanmu jadi aku memutuskan mulai detik ini juga kau tinggal bersamaku Eve...''


Pria ini sudah gila,....itulah yang terlintas di benak Eve, tidak mungkin dia mau tinggal bersama Dark...astaga..


''Jangan bercanda,...aku harus pulang, Paula akan menembak ayahku...''


''Hahaha...lalu mengapa, mengapa kalau Paula ingin menembak ayahmu...bukankah kau ingin balas dendam..? Bukankah kau hanya ingin membuat keluargamu hancur, kau harus siap jika kau kehilangan ayahmu..''


Airmata Eve menetes....


''Tidak.....tapi aku tidak ingin menginginkan kematiannya, Dark...ada apa denganmu mengapa harus tinggal bersama..aku bisa menemuimu kalau kau membutuhkan aku..''


''Aku tidak mau...aku ingin kau tinggal bersama denganku...apa kau mengerti...''

__ADS_1


Dark merengkuh lengan Eve dan menariknya mendekati mobilnya, sementara Eve meronta keras..


''Aku mohon Dark...lepaskan..''


''Tidak...kau harus ikut bersamaku...''


''Aku harus pulang dulu....aku harus menemui ayahku, aku tak bisa membiarkan Paula menembaknya..''


''Diam......''


Dark teramat murka, dia memegang bahu Eve dengan kuat, sinar matanya membara...


''Kau tak akan pernah aku biarkan pergi....kau dengar itu..kau adalah milikku...''teriak Dark menggelegar..


''Aku mohon...kali ini saja Dark...aku ingin mencegah wanita itu membunuh...lalu aku akan bersedia tinggal denganmu..''


Dark melirik Eve dengan geram, menarik tubuhnya merapat hingga mereka saling menatap..


''Jangan mempermainkan aku Eve, kau tau benar siapa aku....aku akan menghancurkanmu jika kau...berani menipuku...''


Eve menggeleng....


''Tidak....aku tidak akan....aku mohon, aku akan segera menemuimu..tapi beri aku sedikit waktu agar aku bisa melihat dendamku terbalas...''


Dark tertawa kejam...


''Aku menunggumu dalam 3 hari..jika kau tidak datang maka aku akan menghabisi seluruh keluargamu, bukankah itu pembalasan sesungguhnya dan yang paling kejam...''


Tubuh Eve bergetar di tempatnya, di saat itu juga gadis itu sadar kalau Dark sangatlah kejam...


''Aku akan menemuimu...''suara Eve tercekat di tenggorokannya..


**************


''Kau pria tua yang bodoh, beraninya kau hanya membela putrimu..''teriak Paula geram..


Paula mengarahkan pistolnya ke arah Robert yang sudah pasrah..


''Kesalahan terbesarku adalah, menghianati istriku dan melukai anakku....Paula...aku bahkan sudah siap mati...apa kau dengar itu..jadi mari akhiri saja....mungkin dengan begitu, aku bisa lebih tenang...''


''Baik......kau ingin itu, aku akan melakukannya untukmu Robert....''


Paula mengarahklan pistolnya..


Dor.....


Peluru itu keluar dan menembus dada Robert, dan di saat yang sama...


Eve muncul di balik pintu, oh tidak....airmataanya menetes di wajahnya yang pucat..

__ADS_1


''Ayah......'' desah Eve gemetar.....


__ADS_2