
Baekhyun memasuki rumahnya setelah pulang dari kantor. Ini sudah jam 10 malam, kepulangan Baekhyun yang paling lama setelah 2 tahun ini selalu pulang di bawah jam 7 malam agar bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarganya meski harus membawa pekerjaan kantor ke rumah. Tapi hari ini, entah kenapa Baekhyun betah berlama-lama di kantor. Ia bahkan mengabari Hana agar jangan menunggunya karena ia akan pulang malam.
Sampai di kamar, Baekhyun mendapati Hana yang sudah tertidur duluan di atas kasur tapi dengan ponsel di perutnya. Biar Baekhyun tebak, Hana pasti tidak sengaja ketiduran. Wanita itu selalu menaruh ponselnya di atas nakas ketika ia tidur.
Ia bersyukur Hana tidak memaksakan diri untuk menunggunya pulang. Pria itu mengambil ponsel Hana di atas perutnya untuk ia taruh di atas nakas dan menarik selimut ke atas hingga bawah dagu Hana agar Hana nyaman tidur di bawah selimut.
Setelah itu Baekhyun pun segera membersihkan diri.
Selesai membersihkan diri, Baekhyun mampir ke kamar Hyuna. Puterinya itu sudah tertidur dengan lelap. Baekhyun mencium dahi dan pipi puterinya sebelum kembali ke kamarnya.
"Jangan!!!"
"Jangan lakukan itu!!!"
"Aku mohon..."
Baekhyun menyatukan alis ketika mendengar suara racauan dari Hana yang matanya masih terpejam, apa isterinya itu mimpi buruk lagi setelah sekian lama?
Ia pun segera menghampiri Hana, bisa ia lihat raut wajah gelisah Hana dan keringat dingin yang membasahi tubuh si wanita itu.
"Hana, bangun," Baekhyun mencoba untuk membangunkan Hana dari mimpi buruknya.
"Jangan!!!" Baekhyun hampir tersentak kaget ketika Hana memekik lalu setelah itu langsung terbangun begitu saja.
"Kau mimpi buruk?" Baekhyun bertanya.
Yang ditanya masih diam mengatur napasnya, raut wajahnya terlihat sangat ketakutan dan gelisah.
"Sangat menyeramkan ya? Tidak apa-apa, aku di sini," Baekhyun meraih tangan Hana untuk ia genggam.
Hana malah menunduk dengan tubuh bergetar dan mulai terisak.
"Kenapa menangis? Jangan takut lagi, aku di sini," ucap Baekhyun sambil mengikis jarak antaranya dan Hana untuk mendekap sang isteri erat.
"A-aku takut," lirih Hana.
"Iya, aku di sini ya sayang?"
"Jangan takut lagi."
Hana akhirnya mengangguk. Ia meremas ujung kaos yang dipakai Baekhyun, tanda kalau ia tidak ingin jauh-jauh dari suaminya.
__ADS_1
"Ayo tidur lagi, aku temani, biar aku peluk ya?"
Hana mengangguk, mereka pun berbaring dengan tubuh Hana yang berada di dekapan suaminya.
"Kenapa baru pulang?" Tanya Hana.
"Maaf, tadi ada pekerjaan yang harus segera diselesaikan dan tidak bisa di bawa ke rumah," untuk pertama kalinya Baekhyun mengatakan sesuatu yang tidak sepenuhnya benar, karena pada nyatanya di kantor tadi Baekhyun lebih banyak menghabiskan waktu untuk melamun.
"Baek, tetap di sampingku ya?" Mendengar pertanyaan Hana membuat ia jadi merasa bersalah, apa ia berpikir terlalu jauh? Apa ia sudah tidak bisa percaya lagi dengan isterinya ini?
"Iya sayang."
"Sekarang ayo tidur lagi!"
"Kali ini harus mimpi indah karena sudah aku peluk," ucap Baekhyun lalu merasakan bagaimana Hana mengeratkan dekapannya.
"Apa itu sangat buruk? Maksudku... mimpimu?"
Hana mengangguk, "Sangat buruk," lirihnya.
Baekhyun menunduk agar bisa melihat wajah isterinya yang tersembunyi di ceruk lehernya, Baekhyun masih bisa melihat bagaimana wajah gelisah Hana.
"Lupakan ya? Jangan takut lagi, aku di sini," ucap Baekhyun seraya mencium kening Hana dan mengusap-usap punggung isterinya agar wanita itu bisa tidur dengan nyaman di pelukannya dan tidak mendatangkan mimpi buruk lagi.
Setelah itu ia hendak turun dari ranjang untuk memgambil ponselnya yang tergeletak di atas sofa sana, tapi sedikit saja Baekhyun bergerak, tidur Hana terusik, wanita itu masih mencengkram ujung kaos suaminya.
Baekhyun jadi khawatir, Hana tidak pernah mendekapnya seerat ini bahkan sampai tidak bisa ditinggal sebentar saja, apa mimpinya seburuk itu sampai ia terlihat sangat takut bahkan ketika sudah kembali tidur.
Pada akhirnya Baekhyun tidak memedulikan lagi ponselnya, tangannya kembali melingkar di pinggang Hana, mendekap wanita itu sama eratnya berharap ia bisa menjaga tidur Hana dari mimpi buruk.
"Sleep well, sweety," ucap Baekhyun sebelum sekali lagi mendaratkan kecupannya di dahi sang isteri.
"Aku mencintaimu."
***
Pagi ini Baekhyun dibuat bingung oleh Hana yang sudah cantik dengan make-up tipisnya dan berpakaian rapih. Ia menghampiri wanitanya yang kini sedang sarapan di meja makan.
"Mau kemana?" Tanya Baekhyun.
"A-aku... aku akan pergi dengan Hyo Ri," jawab Hana.
__ADS_1
"Sepagi ini?"
"Tidak kok. Nanti sekitar jam 9," jawab Hana.
"Boleh kan Baek?"
Baekhyun tersenyum, ia sedikit lega kalau Hana mengatakan apa yang ingin ia lakukan seperti ini.
"Boleh," jawab Baekhyun.
"Tapi, ingat waktu ya?"
Hana mengangguk, "Siap!"
"Ayo! Kau juga sarapan dulu, sebentar lagi harus ke kantor kan?"
Baekhyun mengangguk sebelum akhirnya bergabung dengan Hana untuk sarapan. Tapi karena Hana sudah lebih dulu sarapan, ia pun lebih dulu menyelesaikan sarapannya sehingga kini wanita itu pergi ke belakang untuk mencuci piring bekas makannya.
Sedangkan Baekhyun yang kini sarapan sendiri teralih atensinya oleh ponsel Hana yang berbunyi tanda ada pesan masuk.
Sin Ho
Aku tunggu pagi ini Hana, kita harus bertemu...
Belum selesai Baekhyun membaca pesannya, ponsel itu sudah diambil lebih dulu oleh si pemiliknya.
"Maaf tadi aku tidak sengaja melihat sedikit pesan dari Sin Ho, dia juga ikut?" Tanya Baekhyun.
Hana mengangguk, "Iya. Kita pergi bertiga. Tadinya dia tidak mau ikut lalu tiba-tiba berubah pikiran."
Baekhyun hanya ber-oh ria.
"Kalau sudah selesai sarapannya, taruh saja piringnya di tempat cuci piring ya? Nanti aku cuci. Aku mau ke Hyuna dulu," ucap Hana lagi.
Baekhyun mengangguk. Lalu dikejutkan oleh kecupan di pipinya dari Hana, diakhiri oleh kalimat...
"Semangat sayang kerjanya!"
Pria itu tersenyum ketika melihat wanitanya yang kabur setelah menciumnya dengan tiba-tiba. Tapi sesaat kemudian Baekhyun termenung.
Kenapa perasaannya makin tidak enak? Apa ia harusnya tidak mencurigai apapun dari Hana? Apa perasaan tidak tenangnya hanya karena kekhawatirannya yang berlebih? Atau kekhawatirannya yang memang terjadi dengan nyata?
__ADS_1
#####
Gimana gimanaaa??