
Di sinilah Baekhyun, di klub malam tempat ia bertemu Hana pertama kali. Memang Hana dan Baekhyun sebenarnya sangat mirip bukan? Mereka sama-sama menjadikan tempat ini sebagai tempat pelarian dari masalahnya.
Baekhyun baru meneguk satu gelas dan ia sudah ditarik paksa keluar oleh seseorang yang ternyata adalah Chanyeol. Secara kebetulan Chanyeol sedang ada di sana, hanya sedang berkumpul dengan Sora kekasihnya dan teman-temannya yang lain.
"Sedang apa kau di sini?" Tanya Chanyeol pada Baekhyun.
"Minum."
"Kau kan bisa minum di rumah."
Baekhyun tersenyum miring, "Adik sepupumu itu mengatakan sendiri kalau dia selingkuh."
"Hah? Hana mengatakan itu?"
"Iya. Dia bahkan bilang tubuhnya sudah disentuh pria lain."
"Aku sebegitu menghargainya sebagai wanita tapi kenapa dia begitu murah dengan laki-laki...."
Bugh....
Chanyeol sudahmenghajar Baekhyub lebih dulu sebelum dia menyelesaikan kalimatnya.
"Kenapa sih? Di sini aku yang korban! Kenapa aku dipukul?" Tanya Baekhyun tidak terima.
"Hana diperkosa bodoh!"
Baekhyun membulatkan matanya saat mendengar ucapan Chanyeol yang sangat jelas itu.
"Saat kau koma, dia pergi ke club malam untuk melarikan diri, ia tidak siap menerima kenyataan buruk yang sebenarnya tidak terjadi. Dia pikir kau semakin sekarat dan siap untuk pergi meninggalkannya, jadi dia pergi ke sana untuk melarikan diri."
"Hana mengaku ia selingkuh karena ia membenci dirinya sendiri, ia tidak mau kau beristri seorang wanita yang menurutnya menjijikan karena sudah disentuh pria lain."
"Isterimu itu sudah disentuh secara kurang ajar oleh Sin Ho, dia mengasari Hana. Sin Ho menghancurkan hidup Hana, kau tau?!"
Baekhyun tertawa remeh sambil menggeleng tidak percaya, "Tidak mungkin!"
"Tadi pagi dia Hana bahkan bertemu dengan Sin Ho dan mereka berpelukan!"
__ADS_1
"Aku bahkan mendapatkan foto ini!" Baekhyun memberikan foto Hana dan Sin Ho pada Chanyeol.
"Hana tadi bilang denganku kalau Sin Ho mengajaknya bertemu secara paksa. Pria brengsek itu mengancam akan menyebarakan foto naked Hana pada orang-orang kalau Hana melaporkannya. Dan soal pelukan itu, Sin Ho memeluk Hana dengan paksa juga. Lalu foto ini, ini foto detika-detik sebelum Hana diperkosa, malam itu, malam saat kau sadar, Hana mengalaminya malam itu juga!"
Wajah Baekhyun berubah pucat pasi mendengar semua penjelasan Chanyeol yang membuatnya sakit kepala.
"Katakan saja Hana berselingkuh, aku lebih baik mendengar dia berselingkuh ketimbang apa yang kau ucapkan tadi."
"Katakan itu omong kosong saja kan?" Ucap Baekhyun.
"Tidak! Aku bahkan masih menyimpan hasil visumnya, tubuh Hana nyaris semuanya memar karena pria brengsek itu benar-benar kasar dengan Hana."
"Kalau kau masih tidak percaya, ku tunjukan sekarang!"
"Cukup!!!" Kaki Baekhyun lemas, bahkan ia tidak mampu lagi menahan tubuhnya sampai ia terduduk di permukaan jalan.
Baekhyun menangis, kenyataan bahwa isterinya dilecehkan secara kurang ajar jauh membuat hatinya lebih hancur dari pada tadi. Bahkan mungkin sudah tidak berbentuk. Baekhyun tidak bisa membayangkan bagiamana Hana menyembunyikan luka sesakit itu darinya. Rasanya ia ingin membunuh Sin Ho sekarang juga.
Untuk beberapa detik ia menunduk dengan lututnya yang ia pakai untuk menopang tubuhnya di tanah. Sampai ia kembali berdiri lagi dan mencengkram kerah Chanyeol.
"Kenapa tidak ada yang mengatakannya padaku?"
"Hana yang memintanya, tidak ada juga yang sanggup mengatakannya padamu Baekhyun, cukup Hana yang hancur, Hana juga tidak mau kau ikut hancur."
Tiba-tiba saja ponsel Baekhyun berdering dan menampilkan nama Sehun di sana. Ia langsung mengangkatnya.
"Hyung, noona pergi, noona pergi dari rumahmu." Mendengar itu Baekhyun segera mendorong Chanyeol.
"Kita ke rumahku sekarang."
"Ada apa?"
"Hana pergi!!!!"
***
"Maaf hyung! Maaf karena tidak datang lebih cepat!"
__ADS_1
Itu Jaemin yang bicara. Baekhyun memang menyuruh Jaemin datang agar Hana tidak sendiri di rumah. Tapi Jaemin bilang saat dia datang ke sini, hanya ada Hyuna yang masih tertidur.
Baekhyun hanya melotot ketika melihat banyak bercak darah di lantai kamarnya dengan cutter yang tergeletak di sana.
"Aku datang sudah ada ini hyung," ucap Jaemin.
Dadanya bergemuruh hebat, kepalanya pusing luar biasa. Hana tidak melakukan apa yang ibunya lakukan kan? Percobaan bunuh diri. Baekhyu bahkan tidak sanggup membayangkannya.
Baekhyun kembali terduduk lemas, menjenggut rambutnya sendiri karena isi kepalanya hanya tentang ibunya yang bunuh diri dan Hana yang ia pikirkan melakukan hal yang sama.
"Hana tidak mungkin melakukannya?" Tanya Baekhyun dengan suara serak.
"Kita lihat cctv rumahmu ya? Kita lihat bagaimana keadaan Hana pergi dari sini," ucap Chanyeol berusaha menenangkan sahabatnya meski ia juga sudah khawatir luar biasa. Bagaimanapun Hana tetap adiknya.
"Aku menemukan ini," Sora ikut bersama kekasihnya ke sini. Ia memilih menunggu di kamar Hyuna takut balita itu terbangun, dan yang ia temukan adalah secarik kertas di balik bantal Hyuna.
Baekhyun meraih kertas yang disodorkan Sora untuk langsung ia baca.
"Baekhyun, aku titip Hyuna padamu ya? Aku ingin pergi membawa Hyuna tapi kalau Hyuna ikut aku, dia tidak akan bisa sekolah, atau sekedar makan enak juga pasti susah, Hyuna lebih baik denganmu kan? Hidup dengan baik Byun Baekhyun. Kau lelaki terbaik yang pernah aku temui. Aku memang mengkhianatimu, tapi ada banyak wanita yang baik di luar sana yang bisa jadi istri sekaligus ibu yang baik untuk Hyuna. Sekali lagi aku minta maaf. Jaga Hyuna baik-baik. Aku mempercayakannya padamu."
Baekhyun meremas kertas yang berisi tulisan tangan Hana di sana.
"Aku harus mencari Hana sekarang," ia langsung pergi dari sana seolah menulikan telinga dari panggilan Chanyeol, Sora dan Jaemin.
Baekhyun mengemudikan mobilnya sendiri, ia nyaris mengelilingi kota seoul tapu hasilnya nothing. Ia tidak bertemu Hana.
Di tengah lampu merah, di dalam mobilnya, Baekhyun menangis, rasanya sesak sampai ia harus menepuk dadanya sendiri agar organ di dalam bisa berfungsi dengan baik.
"Hana, maafkan aku."
"Maaf karena tidak tau tentang lukamu."
"Maaf tidak becus menjagamu."
"Maaf yang banyak Hana."
"Tolong kembali, jangan pergi."
__ADS_1
####
Jadi gimana kawand? Masih marah sama Hana?:(