BAD : Michael Dan Sherlyna

BAD : Michael Dan Sherlyna
Part 38 Janji Michael


__ADS_3

"Sayang Mama sama Papa kemana kok sepi?" tanya Michael pada Sherlyna yang tengah menimang Baby Devandra di ruang tengah. Michael baru saja pulang dari kantor.


"Et jangan nyium dulu..." Sherlyna menjauhkan Baby Devandra dari jangkauan Michael saat Michael ingin mencium Baby Devandra.


"Sayang..."


"Kamu itu habis dari luar, nggak tau tadi habis pegang apa aja. Kata Mama, kita harus steril kalau mau menyentuh Baby Devandra, dia masih bayi, kulitnya masih sangat sensitif." jelas Sherlyna.


"Duh makin sayang deh sama kamu." ucap Michael gemas seraya mencubit kedua pipi Sherlyna.


"Michael."


"Kamu ngurus anak 'aku' aja kayak gini, apalagi kalau ngurus anak kita." ucap Michael terharu karena Sherlyna begitu memperhatikan Baby Devandra.


"Udah sana mandi dulu." ucap Sherlyna.


"Siap Ibu Negara." ucap Michael hormat lalu berjalan meninggalkan Sherlyna untuk membersihkan diri.


"Sherlyna Mama sama Papa kemana?" tanya Michael saat sudahs selesai mandi dan kembali ke ruang tengah.


"Mama sama Papa lagi pergi ke rumah Oma... Katanya mau nginep." balas Sherlyna.


"Berarti kita bisa berduaan dong." ucap Michael dengan senyuman khasnya.


Sherlyna mendengus. "Siapa bilang, nih gantian kamu gendong Baby Devandra.. Aku capek mau rebahan bentar."


Sherlyna menyerahkan Baby Devandra pada Michael dan berjalan meninggalkan Michael menuju kamarnya, seharian ini Baby Devandra memang agak rewel, membuat Sherlyna tidak bisa istirahat.

__ADS_1


Namun Michael mengukuti langkah kaki Sherlyna yang memasuki kamar. "Sayang..."


"Please, biarin aku tidur lima menit aja." ucap Sherlyna.


"Yaudah kamu tidur aja kalau gitu, biar aku yang jagain Baby Devandra." ucap Michael sembari menimang Baby Devandra yang terus bergerak gelisah di gendongannya.


"Kamu kenapa sayang? Tumben kok susah tidur, liat Mama kamu kecapean kan."


Michael menatap Baby Devandra dan mengajak bayi itu terus berbicara seakan bayi itu bisa membalas semua ucapannya.


Sudah dua minggu memang Michael dan Sherlyna mengurus bayi Devandra. Tanpa Sherlyna atau siapapun tau siapa sebenarnya Baby Devandra.


Michael tersenyum melihat bayi dalam dekapannya itu, dia berjanji akan merawat Devandra seperti ia merawat anaknya sendiri. Karena Ibunya Devandra telah mengorbankan nyawanya untuk Mario.


"Maaf ya, gara gara Papa kamu harus berpisah sama Mama kamu." Michael berucap sembari menimang nimang Devandra yang terus bergerak gelisah.


Michael meletakkan Baby Devandra di box bayi, namun baru saja ia merenggangkan tubuhnya, baby Devandra sudah menangis minta di gendong.


Michael menghela nafas panjang lalu meraih Baby Devandra lagi ke dalam gendongannya. "Kamu kenapa sayang?"


"Maaf Michael, aku kelamaan ya tidurnya."


Michael melihat kearah Sherlyna yang baru bangun tidur dan menguap lebar, lalu ia pun tersenyum. "Kamu tidur lagi aja, biar aku yang jaga Baby Devandra."


"Tapi--


"Kamu kan sudah seharian jagain Baby Devandra, sekarang biar gantian aku yang menjaganya." ucap Michael memotong ucapan Sherlyna.

__ADS_1


"Tapi kamu besok harus kerja." ucap Sherlyna, badannya lelah dan pegal, tapi dia tidak tega jika harus membiarkan Michael menjaga baby Devandra yang tidak mau di letakkan, karena besok Michael harus bekerja.


"Nggak masalah sayang, aku udah biasa kok begadang kayak gini." ucap Michael, walau dia juga sebenarnya merasa lelah, tapi melihat Sherlyna yang sepertinya sangat kelelahan dengan wajah pucat itu, mana mungkin Michael tega membiarkan Sherlyna begadang.


"Kamu yakin?"


"Kamu jangan khawatir, lebih baik sekarang kamu kembali istirahat, kasian bayi yang ada dalam perut kamu kalau kamu kelelahan... Aku nggak mau kita kehilangan bayi kita untuk yang ke dua kalinya." ucap Michael panjang.


Refleks Sherlyna menunduk dan menatap perutnya yang masih datar. "Oke, aku buatkan susu untuk Baby Devandra dulu."


Sherlyna bangkit dari kasur untuk membuatkan baby Devandra susu. Sherlyna pergi ke dapur dan merebus air untuk membuat susu, setelah susu untuk baby Devandra telah jadi. Sherlyna kembali ke kamar lagi.


"Sekarang kamu istirahat aja, biar aku yang jaga baby Devandra." ucap Michael, ia duduk di kasur dan memangku baby Devandra.


"Tapi--


"Jangan khawatir, bahy Devandra akan baik baik aja... Besok kita bawa ke rumah sakit kalau masih rewel." ucap Michael memotong ucapan Sherlyna.


Sherlyna menghela nafas panjang lalu mengangguk, ia pun berbaring di atas kasur, tidak lama kemudian ia pun terlelap.


Baby Devandra tidur setelah menghabiskan satu botol susu, dengan hati hati Michael meletakkan Baby Devandra di samping Sherlyna.


Michael tersenyum senang saat baby Devandra tidak lagi menangis, takut jika baby Devandra akan tertimpa Sherlyna. Michael pun meletakkan guling di antara Sherlyna dan baby Devandra, lalu Michael pun akhirnya ikut berbaring di sebelah baby Devandra. Untung ranjang miliknya itu adalah ranjang ukuran no 1, jadi bisa untuk tiga orang.


Michael memandangi wajah Sherlyna dan wajah bahy Devandra bergantian, bibirnya terus tersenyum melihat dua malailat hatinya terlelap di sampingnya.


Michael bahagia, apalagi jika nanti anak Sherlyna lahir. Ahh seandainya anak yang ada di dalam kandungan Sherlyna itu adalah darah dagingnya dan bukan Mario, ia pasti akan lebih bahagia lagi.

__ADS_1


__ADS_2