BAD : Michael Dan Sherlyna

BAD : Michael Dan Sherlyna
Part 41. Elly Ibu kandung Sherlyna.


__ADS_3

"Yah ini Devandra."


Sherlyna meletakkan baby Devandra pada pangkuan Ayahnya. Kini Rezardian sudah di pindah ke ruang rawat. Sherlyna pun menggenggam tangan Michael, memberitahu bahwa semua pasti akan baik baik saja lewat genggaman tangannya.


"Lucu sekali." ucap Rezardian tersenyum mengusap lembut pipi Baby Devandra.


"Rez, dia itu bukan cucu kita... Cucu kita yang sebenarnya belum lahir." ucap Elly yang berdiri di sisi ranjang sebelah kiri menatap Michael terang terangan tidak suka.


"Elly." ucap rezardian tidak suka cara bicara Elly yang kasar.


"Jangan dengarkan Elly ya Michael, dia memang agak sadis ucapannya." ucap Rezardian.


"Nggak apa apa Yah, Michael ngerti kok." ucap Michael.


"Terima kasih sudah menjaga putriku dengan baik..." ucap Rezardian.


"Terima kasih karena Ayah sudah percayakan Michael untuk menjaga putri Ayah." ucap Michael.


Elly yang mendengar itu pun berdecak tidak suka, bagaimana pun Sherlyna adalah putri kandungnya dan dia tidak suka jika Sherlyna harus bersama Michael yang telah memiliki anak dari wanita lain... Elly tidak mau Sherlyna merawat anak wanita lain.


"Ayah percaya kamu adalah pria baik." ucap Rezardian.


"Baik kok punya anak dari wanita yang bukan istrinya." cibir Elly.


"Elly!"


Michael hanya tersenyum maklum pada Elly yang terang terangan tidak suka padanya.


"Di mana Ferry dan Beni?" tanya Rezardian mengalihkan topik pembicaraan.


"Mereka sedang mencari makan Yah." balas Sherlyna.


"Maaf Michael permisi keluar sebentar, mau angkat telfon." ucap Michael saat ada yang menelfonnya.


Sherlyna dan Rezardian mengangguk namun Elly malah mencibir tidak jelas.


"Sherlyna kamu ngak curiga dengan suamimu itu? Mau angkat telfon aja pamit keluar." ucap Elly.


Sherlyna yang kini tengah menggendong baby Devandra menatap Elly dengan senyum tipis, dulu dia sangat ingin Budanya bisa sebaik Elly, namun kini saat tau bahwa Elly adalah Ibu kandungnya, entah kenapa Sherlyna malah tidak suka dengan kenyataan itu.


"Elly jangan bicara yang aneh aneh." ucap Rezardian.


Elly mendengus tudak suka dan bertepatan dengan itu Michael kembalu masuk ke ruangan rawat Rezardian.


"Sherlyna kamu di sini dulu nggak apa apa kan, aku harus ke kantor." ucap Michael tidak enak hati.

__ADS_1


"Kantor apa kantor." cibir Elly.


Sherlyna mengangguk. "Nggak apa apa kok, nanti aku bisa minta antar Beni kalau mau pulang." ucap Sherlyna.


"Maaf--


"Sudah cepat kamu ke kantor." ucap Sherlyna memotong ucapan Michael.


"Yah, Michael pergi ke kantor dulu ya... Titip Sherlyna sama baby Devandra." ucap Michael menyalimi Rezardian dan Elly.


Rezardian mengangguk dan memaklumi Michael, namun berbeda dengan Elly yang sudah mencibir yang aneh aneh.


"Tante, aku tau kalau tante nggak suka sama Michael... Tapi tolong jangan terus berkata jelek tentangnya, aku nggak suka." ucap Sherlyna.


"Sherlyna---


"Aku tau sekarang kamu Ibu kandungku, tapi bukan berarti kamu bisa mengatur hidupku." ucap Sherlyna.


"Benar apa kata Prilly, Elly." ucap rezardian membenarkan ucapan Sherlyna.


Beni dan Ferry memasuki tuangan dengan membawa banyak makanan di tangan mereka dan bingung saat tidak mendapati Michael di sana.


"Dimana kak Michael?" tanya Ferry.


"Ke kantor." balas Sherlyna.


"Sudah sudah, kalian bawa makan apa? Ayah laper nih." ucap Rezardian.


Ferry dan Beni pun berebut membantu Rezardian makan, sementara Sherlyna tengah membuatkan baby Devandra susu dengan baby Devandra dalam gendongan Elly.


"Sherlyna, kamu marah sama Mama?" tanya Elly karena Sherlyna hanya diam sejak tadi.


Sherlyna tersenyum dan mengambil alih baby Devandra untuk di beri susu.


"Mama minta maaf---


"Tante, Sherlyna nggak marah. Sherlyna cuma lagi bingung dan sedikit kecewa sama keadaan saat ini." ucap Sherlyna jujur.


"Sherlyna,"


"Sherlyna minta maaf, bukanya nggak mau manggil Tante dengan sebutan 'Mama'... Tapi Sherlyna butuh waktu untuk menyesuaikan keadaan ini." ucap Sherlyna memotong ucapan Elly, dia tau jika Elly pasti sedih karena dia tidak memanggilnya dengan sebutan Mama dan masih tante, padahal Sherlyna sudah tau jika Elly adalah Ibu kandungnya.


"Mama ngerti." ucap Elly.


"Terimakasih udah mau ngertiin Sherlyna." ucap Sherlyna.

__ADS_1


Setelah hari sudah mulai sore dan Michael masih sibuk di kantor, Sherlyna meminta Beni untuk mengantarnya pulang.


"Terima kasih Ben.. Ahh kakak."


Beni tersenyum tipis... "Nggak perlu manggil gue kakak kalau kaku gitu, cukup panggil gue Beni aja."


"Tapi..."


"Gue lebih suka lo manggil Gue Beni."


"Oke."


"Hati hati di rumah."


Sherlyna mengangguk dan mengantar Beni sampai pintu, tadi Beni memang membantu membawakan tas baby Devandra.


Setelah Beni pergi, Sherlyna pun kembali ke kamar dan membaringkan baby Devandra di kasur.


"Non air mandi Tuan muda Devandra telah siap."


Sherlyna mengangguk dan berterima kasih pada art di rumah Michael yang sengaja ia suruh untuk menyiapkan air mandi untuk Baby Devandra.


Setelah memandikan Baby Devandra dan menyusui baby Devandra. Bayi itu pun tidur nyenyak dan Sherlyna pun membersihkan diri sendiri.


Baby Devandra bangun saat ia telah selesai membersihkan diri dan Sherlyna menggendongnya.


"Terima kasih sudah hadir di hidup kami, walau kamu bukan anak kandungku... Tapi aku merasa sangat dekat denganmu, mungkin karena kamu anak kandung Michael."


Sherlyna tersenyum dan mendekap erat baby Devandra. Dia tidak peduli dengan Elly yang tidak suka dengan Michael dan memintanya berpisah dari Michael. Sherlyna tidak akan pernah melakukan itu, sekalipun Elly adalah ibu kandungnya. Tapi bukan berarti Elly berhak mengatur hidupnya.


Jujur Sherlyna merasa senang dan juga sedih secara bersamaan saat mengetahui kenyataan yang di beritahukan Ayahnya tadi di rumah sakit.


Karena terlalu sibuk dengan pikirannya. Sherlyna sampai tidak sadar jika Michael sudah pulang ke rumah.


"Michael?"


Sherlyna menatap bingung kearah Michael yang sudah rapi dengan baju rumahnya.


"Ada apa? Kamu memikirkan apa sampai aku pulang pun kamu nggak sadar?" tanya Michael.


Sherlyna menghela nafas dan melihat baby Devandra yang masih tidur di atas kasur nya.


"Aku minta maaf atas sikap tante Elly padamu." ucap Sherlyna benar benar merasa bersalah.


Sherlyna pun menceritakan semua cerita Ayahnya pada Michael.

__ADS_1


"Ternyata hidup kamu lebih rumit dari hidup aku ya."


__ADS_2