
Jam makan siang sudah tiba. Dimana seluruh pegawai ivander harus segera pergi makan siang. Yushka pun ikut ke kantin dengan teman-temannya. Namun Roy mencekalnya.
" Ada apa pak?" tanya yushka
" Makanlah bersamaku ku traktir!" ajak roy. Yushka mengembangkan senyuman.
" Sering-sering pak ... Biar uang jajan saya aman hehehe. Paling suka nih yant kaya' gini," yushka menjawabnya bak menang lotre bahagia amat.
Roy nampak tersenyum saat yushka bahagia atas tawarannya makan siang di sambut dengan baik olehnya. Dari kejauhan nampak Aksa melihat roy yang mengajak yushka keluar. Aksa hanya tersenyum saat roy mengajaknya. Aksa juga mulai memakan bekalnya. Yushka memang paham akan keseharian. Masakannya juga tidak buruk.
Yushka di cafe nampak sangat ceria. Roy juga menikmati pemandangan itu. Gadis itu nampak sangat tak menghiraukan masalah apapun di sekitarnya.
" Yush ... Tadi malam bagaimana?" tanya Roy.
" Lancar sih pak ... Tapi capeknya luar biasa. Untung saja ada mbak-mbak itu siapa sudah ... Emmm, pacarnya pak Aksa. Jika dia tak datang itu pak aksa akan lanjut ngerjakannya. Sepertinya sih marah dari nada bicaranya. Entah kenapa? Tapi pak aksanya nampak biasa aja gak panik meskipun dia marah. Kekasihnya kan?" ucap yushka panjang kali lebar. Roy jadi terkekeh.
__ADS_1
" Pak aksa memang begitu yush ... Hemat senyum. Kekasihnya saja minta nikah dia-nya masih ogahan. Entahlah kenapa dia masih belum siap menikah," jawaban roy dengan memelas..nakum malah membuat yushka tertawa pak.
" pak ... Jang sok sedih gitu deh. Ck. Menggelikan biar aja mereka nikah atau ndak. Toh, bukan kita yang rugi di sawang saja toh pak. Ojo melu-melu," jawaban yushka membuat Roy menatapnya intens.
" Yush ... Bahasa kamu itu loh," ucap Roy.
" Bahasa jawa pak .... Kadang tiba-tiba keluar. Kan mulut saya gatal kalau tidak pake bahasa jawa sesekali," jawabannya bener-bener membuat Roy garuk-garuk kepala.
" Ya ... Allah yush kamu ini! Nyebelin ya," Roy mengacak-acak rambut Yushka dan memperhatikan penampilannya. " Cantik yush pakai ini," ucap roy kemudian.
" Ck. D kasih orang pak. Saya mana bisa beli baju semahal ini. Hahahhaa," tawa yushka pecah seketika. Membuat roy juga menggelengkan kepalanya.
" oke ... " jawab Roy singkat. Dia juga sebenarnya heran tumbennya aksa tak mengajak makan siang dan dia santai saja tak menghubunginya. Ketika di tanya pun sedang tak ingin keluar. Aneh bagi Roy. Tapi ya sudahlah dia berkesempatam bersama Yushka.
Mereka kembali ke kantor dengan sangat bahagia pasalnya yushka sudah kenyang dapat gratisan dan uang jajannya aman di kantong. Ketika berada di depan kantor.
__ADS_1
" Pak Roy thank you ... Full senyum ding maszehhh!" bisiknya membuat roy jadi mendelik. Gadis absurd ini ya bener-bener menggodanya. Roy jadi menggelengkan kepala.
Lagi-lagi aksa melihat pemandangan itu dengan aneh. Tapi Roy begitu menikmati kebersamaannya dengan yushka. Sedangkan Roy sendiri tengah memiliki kekasih yang jauh di sana. Entah kapan dia pulang. Proyek modelling-nya first and number one.
" Nikmatilah kebersamaan kalian semoga Celine tak kembali Roy. Supaya kamu tak sakit hati seperti dahulu," lirih Aksa dari dalam ruangannya.
Celine Noura Anggara adalah gadis cantik keturunan Indonesia + Rusia. Parasnya yang menawan dan tutur katanya yang enak di dengar membuat Roy jatuh hati pada gadis itu. Dulu Celine adalah pegawai Ivander Group. Namun lamarannya di modelling di terima sehingga dia memilih untuk berkiprah di bidangnya. Roy tak bisa mencegah namun dia juga tak bisa melepas celine begitu saja. Karena Roy sangat mencintai gadis itu.
Ini sudah 3 tahun berlalu nampak gadis itu belum kembali ke indonesia. Roy juga masih berharap celine mengingatnya.
Itulah alasanku mengikatmu jadi juru masak Yush. Jika sewaktu-waktu adikku mencintaimu. Kamu tidak kabur seperti Celine. Dia sudah terlalu banyak berkorban. Biarlah kali ini aku ikut andil. Semoga saja ada cinta di hati kalian. Kamu adalah gadis baik- baik. Adikku juga orang baik. Batin Aksa saat menatap layar laptopnya.
.
.
__ADS_1
.
Sedikit dulu ya up-nya lanjut nanti lagi. jangan lupa vote, like, komen ya mksshhhhhh.