
Hari ini di kantor pun berjalan apa adanya. Semuanya normal tanpa kendala. Yushka pun telah menyelesaikan proyeknya dan akan di buat debutnya minggu depan. Nampak Aksa puas dengan pekerjaan yushka dan Roy mengapresiasi kecerdasan gadis itu.
" Sukses," bisik Roy. Yushka memblasnya dengan sayup-sayup namun masih bisa di dengar.
" Makasih," Jawabnya lirih
Nampak yushka memijat pelipisnya di pantry. Roy dari belakang mengagetkannya. Namun yushka menghilangkan kekagetannya dengan menikmati aroma kopi yang dia buat dan sambil memegang tengkuknya yang berasa kaku. Yushka tersenyum kecil mendapati roy beralih membuat kopi di sampingnya. Tiba-tiba saja roy mengambil alih tengkuk yushka dan memijat pundaknya.
" Berhentilah bekerja jika lelah," ucap roy pada yushka. Gadis itu menoleh pada roy yang terlihat sangat perhatian.
" Apa yang bapak lakukan? Bisa-bisa mereka salah paham nanti," jawab yushka sambil memegang tangan roy agar tak memijatnya sembarangan.
" Jadilah kekasihku yush ... " ucapnya dengan menatap lekat gadis di hadapannya ini. Dia berharap dengan menjalin hubungan dengan yushka semua bebannya akan menghilang secara perlahan dan cintanya pada Celine berpindah ke lain hati.
" Jangan bercanda pak. Ini gak lucu anda nembak saya di pantry gak modal amat pak," jawab yushka dengan menghela nafasnya dengan berat.
" Yush ... Tapi aku serius. Jika kamu mau maka kita akan membuat sedikit event. Aku bukan orang romantis yush tapi aku bisa berupaya," jawab Roy dengan serius.
" Pak ... Sebenarnya aku sudah mengangumi saat kita bertemu. Tapi aku merasa tak pantas saja. Melihat pak aksa yang demikian aku malah tak ada gambaran untuk berpacaran," jawab yushka sambil nyengir. Sebenarnya dia sedikit memiliki rasa pada Roy tapi bukan alasan baginya untuk bisa memiliki sekretaris tampan itu.
__ADS_1
" Cobalah bersamaku yush jika kamu mau," ujarnya agak memaksa.
" Bapak maksa?" tanya yushka menatap Roy.
" Jika kamu mau di paksa kenapa tidak," jawab Roy ringan. Yushka jadi menggeleng dan mereka tertawa bersama. Namun sebelum pergi dia sekali lagi membisiki yushka.
" Nanti malam ku jemput. Penolakanmu ku anggap bahwa kau menerimaku. Selamat siang nona yushka," bisiknya kemudian pergi dari sana. Yushka lagi-lagi hanya mengoh mendapati dia di tembak di tempat seperti ini.
Rupa-rupanya pak Roy pagi ini salah makan. Kenapa dia jadi aneh. Kenapa tiba-tiba nembak. Tempat mana gak layak gini. Astaga gak modal amat tuh laki tampan. Rusak pasaran gue bisa-bisanya nerima di tempat kayak ginian. Batin yushka smabil mengelus dadanya.
...----------------...
" Aprilll .... Apakah dia tak marah kak kamu tinggal dengan perempuan lain?" tanyanya penuh selidik.
" Selama mulutmu bisa di ajak kompromi pasti akan baik-baik saja," jawab Aksa asal.
" Hmmm ... Kan. Roy lagi roy lagi ... " jawabnya dengan menatap kesal pada aksa namun akhirnya aksa tersenyum.
" Pergilah dengan Yushka ! Aku tahu jika tadi di pantry kamu sudah menembaknya," ucap Aksa yang membuat Roy membelalak.
__ADS_1
" Menguping?" tanya Roy dengan nada tak percaya jika aksa mengetahuinya atau sekedar menebak.
" Gak ... Tapi pas lewat," jawabnya kembali datar.
" Hmmm .... Mana mungkin seorang aksa keliling di kantor?" tanya-nya benar-benar tak yakin.
" Benar-benar menjengkelkan kamu ini Roy," keluh aksa pada adiknya.
" Jelaskan apa yang sedang kamu lakukan?" tanya Roy saat ini.
" Ake selalu memasang mata untuk pergerakan kalian berdua. Aku pasti mendapatkan notif masuk jika kalian berdua sedang berdekatan. Puas," jawab aksa kemudian nyelonong pergi tanpa menoleh lagi. Serta tak menanggapi kata-kata selanjutnya.
♡ Kak ... Bahkan kamu sebaik ini. Mana mungkin aku mengecewakanmu. Saat ini aku sedang berusaha memulihkan hatiku. Semoga yushka mampu melakukannya dan semoga aku tak menyakitinya. Terima kasih kakak sudah sangat baik padaku dan memperhatikan segala urusanku. Kamu memang bukan kakak kandungku tapi kamu sudah seperti kakak bahkan seperi orang tuaku. Kasih sayangmu begitu luar biasa padaku.♡
.
.
.
__ADS_1
sorry baru up. Kalau udah on sekolahnya gini agak lama up-nya maafkan ya kakakku sayang. Semoga kalian bahagia selalu.