Badboy Vs Gadis Absurd

Badboy Vs Gadis Absurd
BVGA 21


__ADS_3

Pagi ini hamparan rumput di taman memberikan oksigen pada sekeliling rumah dengan pasokan yang full. Indahnya tanaman dan bunga yang bermekaran membuat rumah pak Ivander sangat indah.


Mata elang Aksa menyapu ruangan. Dia tak mendapati istrinya di ranjang. Dia segera turun dari ranjang dan ke kamar mandi. bertepatan dengan Aksa masuk kamar mandi yushka masuk ke dalam kamar. Di meletakkan breakfast di mejadi dekat ranjang. Di sana ada sofa menghadap ke arah taman. Yushka menatap ke luar jendela.


" Aku tak ingin berbuat seperti ini. Tapi semua sudah terlanjur. Aku bahkan sudah merusak hubungan Aksa dengan Aprill. Menyedihkan bukan diriku ini Yushna," lirihnya menatap ke arah luar.


Aksa menatap istrinya sedari tadi. Dia menangkap nama yushna di sana.


" Siapa Yushna?" tanya Aksa berjalan mendekat dan duduk di sampingnya.


" Saudaraku," jawab yushka singkat tanpa menjelaskan. Aksa pun tak meneruskannya. Dia ingin tahu secara perlahan dan ingin tahu apa yang diinginkan gadis di hadapannya ini.


" Makanlah pak? Aku menyiapkannya tadi," ucap Yushka mengambilkan piring berisi buah dan Roti beserta yogurt dan saos kacang almond. Aksa menatapnya dan mengatakan hal di luar nalar yushka.



" Kamu yang menyiapkan breakfast istimewa ini?" tanya Aksa dengan tak percaya karena menu ini adalah menu kesukaan aksa saat pagi buta.

__ADS_1


" Iya pak," jawab Yushka singkat lagi.


" Jangan panggil aku bapak. Aku bukan atasanmu tapi suamimu," jawab aksa sambil mencicipi sarapannya. Senyuman itu tersungging di wajah Aksa. Menu favorite-nya dan satu lagi rasa roti dan saos-nya membuatnya ingat pada masakan seseorang.


" Apakah kamu mengenal Yuna?" tanya aksa mengernyitkan alis.


" Yuna siapa? Kekasihmu yang lain lagi?" tanya yushka tak mengenal nama itu. Aksa nampak terkekeh saat mendengar jawaban Yushka.


" Bukan ... Dia mama muda-ku," jawab Aksa dengan tertawa kecil namun terhenti.


Deg.


" Entah dimana saat ini dia berada. 1 tahun dia menghilang dari rumah kami," keluh aksa di hadapannya.


" Apakah kalian pernah mencarinya?" tanya Yushka penuh selidik. Aksa mengangguk, dia sengaja menceritakan sedikit tentang gadis belia itu. Ternyata istrinya itu tertarik.


" Tapi ... Kami benar- benar kehilangan jejaknya," jawab aksa dengan menatap istrinya. Beberapa saat kemudian yushka membuang pandangannya.

__ADS_1


"Kita pulang ke rumah bapak ya? Saya di sini tidak nyaman," ujar yushka dengan beranjak berdiri. Namun aksa menarik tangan yushka sehingga terjatuh di pangkuan Aksa. Mata mereka sangat dekat nafas aksa menyapu wajah yushka.


" Pak ... Jangan seperti ini," pinta yushka.


" Jangan panggil pak lagi ... Aku sudah menjadi suamimu saat ini," protes aksa pada gadis di pangkuannya ini. Sejak kapan atasannya yang kaku ini menjadi manis semanis gula larut.


" Kita pulang mas!" ajak yushka tanpa basa basi. Dia berdiri dari pangkuan aksa. Aksa memahami satu hal. Gadis di hadapannya ini hanya ingin menikah dengannya tetapi dia enggan di sentuh. Meskipun mereka berdua halal.


" Baiklah ... Aku harap setelah di rumah kita bisa menjadi suami istri sesungguhnya," Aksa pergi setelah mengatakannya. Yushka meremang saat mendengar penuturan itu.


" Mana mungkin aku mau di sentuh dia. Dia saja punya kekasih yang dia tinggalkan begitu saja demi pernikahan ini. Bisa-bisa dia melemparku jika bosan. Heleh," ke-absurd-tan yushka kembali nampak. Aksa yang mendengar hanya menggelengkan kepalanya dan pergi dari sana.


.


.


.

__ADS_1


...Happy Reading...


Semoga kalian suka ya. Mohon maaf untuk sementara novel Gadis Idiot dokter Rangga off up ya karena menyelesaikan deadline. Makasihhhhhhhh sekian info dari author.


__ADS_2