Badboy Vs Gadis Absurd

Badboy Vs Gadis Absurd
BVGA 33


__ADS_3

Keesokan pagi harinya nampak aksa sudah membawa barang bawaannya ke lantai bawah. Yushka menatap suaminya yang mendorong sebuah koper dan memegang ponsel sambil menelpon.


" Aku sudah siap. Segeralah datang!" seru aksa dengan nada dingin. Yushka tak berusaha menyahuti ataupun lainnya. Dia hanya fokus menyiapkan sarapan pagi yang sudah di tata di meja.


" Selama aku pergi jangan pernah berpikir untuk menemui laki-laki lain!" serunya seperti sedang menuduh yang macam-macam.


" Jika itu menyenangkan kenapa tidak! Toh pernikahan ini juga tidak ada apa-apanya bagi kita," jawab yushka dengan bodohnya. Tatapan elang suaminya itu sudah ingin menerkam. Yushka kini jadi terkekeh. " Makanlah ... Aku bercanda! Aku tak memiliki laki-laki lain selain dirimu. Jika pun ada itu adalah pak Roy," jawab yushka nyengir kuda. Aksa menggelengkan kepalanya. Istrinya ini benar-benar seperti menguji andrenalin hatinya. Roy iya benar dulu mereka sempat akan di nikahkan oleh aksa karena ingin menyelamatkan roy dari Kekasihnya. Tapi kini malah dirinyalah yang menikahi yushka. Gadis yang bodohnya tidak ketulungan.


" Pelan-pelan makannya. Oh, ya jangan lupa merindukanku dan masakan ini. Awas saja berani selingkuh dengan Roy!" seru yushka yang membuat aksa tersedak.


Uhuukk. Uhuukk. Uhuukkk.


Yushka menyerahkan air putih pada suaminya itu sambil menepuk pelan punggungnya.


" Apakah tidak ada kandidat lain selain Roy. Apa matamu itu katarak? Aku masih pria normal yang butuh belaian cinta. Benar-benar absurd parah!" serunya langsung berdiri dan meninggalkan meja makan. Yushka melotot sempurna karena makanan suaminya tinggal satu suapan saja. Dia berlari mengejar.


" Mas ... Habisin dong! Mati nanti ayamnya kalau nyisain nasi. Ayo aaaa .... !" seru yushka yang membuat aksa menghela nafas panjang tapi dia membuka mulut sesuai perintah istrinya. Bertepatan dengan itu Roy masuk ke dalam rumah dan melihat adegan live itu. Hatinya berdenyut sakit. Tapi dia mencoba rileks.


" Yang benar saja jika bermesraan mataku ternoda nih oyyy!" teriak Roy. Tanpa di duga aksa kembali mencium istrinya dengan mesra. Lagi-lagi yushka tercengang saja.


" Thank's Honey ... Mas berangkat. Baik-baik di rumah," ucapnya kemudian pergi. Roy ikut melongo melihat aksi kakaknya tanpa sungkan.


" Kalian keterlaluan," lirih Roy mencebik.


Kepergian aksa dan Roy membuat yushka gamang. Roy maupun aksa memiliki karakter berbeda namun aksa memiliki karakter yang kuat. Roy yang baik menjadi minus di hadaapan yushka setelah malam itu. Sedangkan aksa lelaki itu meskipun sudah bergelar suaminya dia masih hanya sebatas mencium tak lebih dari itu.


Mungkin beberapa hari ke depan rumah akan sepi, hening tanpa kehadiran suaminya itu. Tapi ini waktu yang tepat bagi yushka untuk bernafas lebih lega. Untuk kembali memikirkan rumah tangganya.


...----------------...

__ADS_1


Sudah 2 minggu aksa di jepang dia pun tak pèrnah menghubungi yushka. Ada sedikit kecewa dalam hati yushka karena dia benar-benar tak di anggap. Sedang perusahaan berjalan lancar karena yushka yang diberikan kepercayaan. Tapi rasanya hambar.


Perbincamgan yushka dengan sang ibu melalui ponsel.


" Yush ... Tinggalkanlah suamimu jika kamu masih ingin balas dendam. Jangan menyulitkan hidupmu. Yushna sudah memilih takdirnya sendiri tak patut bagi kita mencampurinya terlalu dalam," ujar sang ibu. Yushka jengkel saat ibunya itu membela pemuda gila kerja yang tak lain adalah suami dan keluarganya. Seakan-akan mereka tak salah sama sekali atas kematian saudaranya itu.


" Yushka juga sangat malas bu. Tapi Aksa menolak menceraikanku. Sudah ku katakan berulang kali sepertinya saat ini yushka dalam posisi sulit," lirih yushka.


" Kamu memang sulit di bilangi yush ... Jangan libatkan dirimu pada keluarga itu. Jagalah dirimu baik-baik saat bersama mereka," ucap sang ibu sebelum mengakhiri panggilannya.


" Baik bu," jawabnya yang kemudian mengakhiri panggilannya.


Selama 2 minggu ini yushka telah berhasil menembuskan proyek yang di gadang-gadang akan gagal untuk di lanjutkan. Tapi saat ini kontrak kerjasama itu sudah dia kantongi. Aksa yang jauh darinya bukan tidak peduli pada istrinya. Dia sengaja membuat gadis itu sendiri supaya bisa fokus dalam pekerjaannya. Terbukti bahwa dia mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik.


" Kak ... Proyek kita di sini sudah selesai. Apakah kita jadi 1 bulan sesuai rencana?" tanya Roy pada kakak sekaligus atasannya itu.


" Kita pulang sore ini Roy! Aku merindukan istriku," tanpa sungkan aksa mengutarakannya di hadapan Roy. Namun Roy jadi melongo sesaat tapi aksa nampak tak peduli. Karena kesempatan dulu pernah di berikan pada Roy sebelum dia menikahi yushka.


Baik roy dan aksa sore ini kembali ke indonesia. Roy nampak menatap kakaknya. Dia sangat penasaran pada pemuda di sampingnya ini. Roy kemudian memulai buka suara.


" Kak ... Apakah kamu menyukai yushka?" tanya Roy dengan menilisik ke arah kakaknya. Aksa yang mendengar jadi menghentikan aktivitasnya mengedit pekerjaannya melalu ponselnya. Dia melirik sekilas ke arah roy namun sejurus kemudian dia kembali menunduk sambil menjawab.


" Tentu saja ... Dia istriku," jawabnya datar. Roy nampak tak puas dengan jawaban kakaknya itu. Dia melontarkan kembali sebuah pertanyaan.


" Bukankah kakak berniat menjodohkannya denganku?" tanya Roy dengan berharap kakaknya memiliki jawaban yang memuaskan.


" Itu dulu ... Sebelum kamu berupaya menemui kekasihmu. Aku sudah memberikanmu kesempatan untuk dekat dengannya. Bahkan aku yang terjebak di dalam rencanaku sendiri," jawab aksa agak panjang. Roy menghela nafas.


" Lepaskan dia kak ... Jika kamu tak bisa mencintainya. Aku akan membahagiakannya," jawaban Roy malah mendapat lemparan buah apel ke pangkuannya.

__ADS_1


" Kamu pikir dia bola yang sewaktu- waktu bisa di oper! Pikir dengan benar Roy. Laki-laki itu yang di pegang omongannya!" seru aksa dengan kesal. Roy tak tinggal diam dia masih saja berupaya menjelaskan niatnya.


" Tapi ... Aku mulai menyukainya," ucap Roy seperti orang bodoh.


" Tapi sayang sekali ... Sesuatu yang sudah resmi menjadi milikku apapun itu tidak akan aku lepaskan. Lupakan omong kosongmu!" seru aksa sambil menyetop Roy saat ingin berbicara lagi setelah itu.


Aksa nampak mengotak -atik mencari nomor ponsel istrinya. Beberapa saat kemudian ...


" Siapkan makan malamku dan siapkan baju bersih untukku! Sebentar lagi aku sampai," seru aksa pada istrinya.


" Kenapa sudah pulang?" tanya yushka membuat aksa geram.


" Apa maksudmu dengan kata-kata 'kok sudah' pulang?" tanya aksa dengan suara menekankan dan sangat dingin. Yushka jadi gelagapan menanggapinya.


" Ya ... Kan pamitnya sebulan. Ya .. Sudah oke-oke ini yushka siapin semuanya. Mas datang tinggal pakai dan makan. Udah itu aja?" tanya yushka pada aksa dengan suara agak gemes.


" Pakai lingerie di almari pojok setelah deretan bajuku! Layani malam ini aku dengan baik jangan membuatku kecewa," ucap aksa yang membuat yushka melotot sempurna.


" Kayak minta mainan saja enak banget sih," gerutu yushka.


Tut. Tut. Tut.


Ponsel itu mati begitu saja. Yushka jadi berteriak kesal pada suaminya itu.


" Aksa ....! Ngeselin," teriak yushka sambil menghentakkan kaki.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa likeeeeeeee komen subscribeee ya makasihhhh.


__ADS_2