
Keesokan harinya ...
Semua orang sedang berkumpul di ruang keluarga untuk membicarakan hal penting. Yushka tak tahu menahu sedangkan suaminya agak memahami alir pembicaraan kali ini.
Supaya lebih rileks sengaja Aksa memberikan ruang pada keluarganya dan keluarga istrinya umtuk menyelesaikan permasalahan di antara keluarga mereka.
" Nak ... Yushka!" seru papa aksa kali ini memanggil layaknya seorang ayah pada putrinya. Nampak yushka sangat bahagia atas panggilan itu.
" Iya pa ...," jawabnya.
" Maafkan kesalahan papa yang sudah melecehkanmu beberapa waktu lalu. Papa memang sangatlah gila dan bodoh," sesalnya saat mengatakan hal itu. Air mata yushka akhirnya meleleh mendengarkannya. Betapa tidak dia mendengar sendiri saat papa aksa ini meminta maaf dengan menunduk. Seorang pengushaa Ivander menunduk pada gadis biasa seperti dirinya.
" Pa ... Yushka maafkan. Yushka juga meminta maaf jika yushka pernah ingin melakukan kejahatan pada kalian," yushka menunduk kali ini. Aksa nampak menggenggam tangan istrinya dengan posesif.
" Ya ! Mungkin karena kesalahanku sampai kau ingin membuat kami sekeluarga menyesal. Itu pun tak kau lakukan. Jadi, kesalahan mana yang harus ku maafkan. Bahkan semuanya belum berjalan bukan??" tanya tuan Ivander pada menantunya.
" Belum pa ... " jawabnya lirih.
" Maka papa-lah di sini papa-lah yang sangat buruk nak," jawab tuan Ivander.
Mereka semua pun terdiam tak tahu ingin memulainya dari mana. Semua nampak terdiam. Sampai suara yushka kembali menggema.
" Ada apa?" tanya yushka pada semua orang.
" Sayangku ... " Panggil sang ibu. Yushka mengangguk.
" Ada apa bu? Katakan saja ... " jawab yushka saat ini menatap ibunya.
" Dia ... Si kecil putrimu itu adalah putri tuan Ivander. Putri yang kau anggap sebagai putrimu sendiri dia adalah putri Yushna dengan tuan Ivander," ucap ibu perlahan. Yushka belum menanggapinya dia mencerna kata-kata ibunya itu.
Degh.
Dia baru paham setelah beberapa detik.
" Bu ... Tapi yushna mengatakan bukan? Karena malam itu ... " yushka tak melanjutkan kata-katanya karena hal itu sangat privasi bagi suaminya.
__ADS_1
" Begitulah saudari kembarmu nak! Dia bahkan tak ingin aku mengetahuinya bahwa dia mengandung anakku. Aku salah nilainya maaf .... " lirih papa aksa saat ini. Kali ini yushka menatap suaminya.
" Mas ... " lirih yushka yang sudah menahan sesak di dadanya kali ini. Bahagia dan sedih tentu jadi satu.
" Iya sayang ... Mas sendiri baru tahu dari dairy yushna. Mas meman merasa tak menyentuhnya tapi malam itu mas tak memakai sehelai benang pun maka mas tak berpikir panjang. Mas sendiri juga tak menyadarinya," aksa menunduk kali ini tak berani menatap istrinya.
Yushka menangis menutup wajah cantiknya. Kenyataan ini sebenarnya menyakitinya. Bukan karena suami atau mertuanya. Tapi ada apa dengan saudari kembarnya. Apa yang di pikirkan kala itu sampai sia menyakiti dirinya sendiri.
Yush ... Ada apa denganmu mengapa melakukan semua ini pada kita. Bukankah kamu melakukan kesalahan dengan merahasiakan ayah biologisnya. Jangan seperti ini yush! Kau bahkan membuatku menjadi seperti orang jahat sekali. Pahamilah keadaanku yang seperti orang bodoh sudariku. Yushka menangisi dirinya dalam diam
Aksa yang berada di sampingnya jadi memeluk istrinya dengan erat. Kali ini semua orang membiarkan yushka menangis dalam pelukan aksa.
" Maafkan saudaraku mas. Aku juga andil dalam kesalahannya karena mendukung rahasianya," tangis yushka pecah.
" Ssssttt .... No sayang! Semuanya akan baik-baik saja. Please biarkan semuanya berlalu begitu saja," jawab aksa sambil mencium kening istrinya dan memeluknya.
Saat mereka larut dalam pikiran masing-masing ....
" Ma .... !" teriak si kecil mengagetkan yushka yang menangis. Dia pun segera menghapus air matanya.
" Iya ... Sayang! Kenapa?" tanyanya dengan melihat ke arah putrinya.
" Yang mana sayang??" panik yushka sambil melihat-lihat.
" Cini ma!" tunjuk si kecil ke arah dada. Yuska melebarkan pandangan termasuk semua orang.
" Loh ... Kok di snaa sih sayang???" bingung yushka saat ini. Semua orang pun mulai bertanya-tanya.
" Siapa yushna dan Ivander ma???? Acu ... Bukan anak mama ya???" tanyanya dengan bingung.
Degh.
" Sayangku ... Siapa bilang?" tanya yushka pada si kecil yang berusia 3 tahun.
" Omah tadi ... " jawabnya dengan polosnya. " lupa cih namanya ciapa cuma mirip cama mama namanya," celotehnya tanpa henti. Yushka menghapus air matanya tapi dia mencoba tersenyum.
" Dengar memang ya sayang?? Cobaaa nanti mama tanya sama omah ya? Sekarang sayangnya mama main dulu ya sama mbak di taman. Mau????" tanya yushka dengan sabarnya.
__ADS_1
" mau mama ... Acu cayang mama. Gapapa ya ma meskipun acu bukan anak mama tinggalnya cama mama," ucapnya lagi jadi membuat yushka melow pake banget.
" Tentu dong sayangnya mama," jawab yushka sambil memeluknya dengan bahagia.
Mereka pun meninggalkan ruang keluarga. Nampak tuan ivander menghapus air matanya. Dia mencoba merileks-kan pikirannya yang kalut saat ini. Dia tak mungkij memisahkan kedua orang itu demi keinginannya untuk tanggung jawab pada putrinya. Dia saja merasa bahagia bersama yushka biar saja dirinya di kenal sebagai opah-nya.
Yushka pun segera kembali duduk dan menatap mereka sambil tersenyum.
" Maafkan dia tuan Ivander jika menyakiti hatimu!" seru yushka saat melihat tatapan sendu mertuanya.
" Tidak nak ... Dia berhak memilih untuk tinggal bersama siapa??? Dia benar kau adalah ibu baginya. Biarlah dia kamu dan aksa yang merawat. Mungkin begitu lebih baik," jawab tuan aksa yang membuat yushka menggeleng.
" Jangan begitu tuan! Dia putrimu mana mungkin aku membuatnya jauh darimu tuan," yushka merasa tak enak.
" Tapi kau dan aksa adalah putra putriku jadi sama saja aku menitipkan adik kalian," jawab Tuan Ivander.
" Tapi .... " yushka tak enak pada ayah aksa itu.
" Aku akan sering berkunjung. Biarlah putriku tinggal di sini. Keputusanku Final saat ini. Toh, kamu sudah memaafkan papa bukan? Jadi, kita mulai dengan bahagia. Bukankah begitu bu?" tanya tuan Ivander pada ibu yushka. Ibu yushka tersenyum sambil mengangguk.
Akhirnya kesalahpahaman dan permasalahan keluarga Ivander terselesaikan dengan bahagia dan baik. Yushka berbahagia dengan Aksa yang notabene-nya putra tunggal Tuan Ivander. Sedangkan Yushna adalah saudara kembar Yushka dimana dia adalah istri kedua tuan Ivander. Dari dialah mereka memiliki keturunan lagi. Setidaknya bukan aksalah yang menghamilinya malam itu.
Di kamar ...
" Sayang .... Kisah kita begitu rumit. Ini bagaimana ceritanya kita punya adik dari saudara kembarmu? Hmmm ... Semuanya aneh. Bahkan aku dan kamu harus merawat layaknya seorang putri kandung," ucap aksa. Yushka jadi terkekeh.
" Biarkan saja mas yang penting suamiku ini tak menduakanku malam itu. Ya gak sih mas???" goda yushka.
" Sudah mulai berani ya sekarang!!!" seru aksa sambil memeluk istrinyaa.
Aksa merasa sangat lega akhirnya kericuhan antara dirinya dan papa selesai. Papa yang sudah sangat jauh dengan dirinya saat ini sudah kembali seperti sedia kala. Kehadiran yushna pum bukanlah suatu keburukan. Namun adalah alasan dimana kehadiran Yushka saat ini.
" I Love you sayang," ujar aksa.
" Love you Too mas," jawabnya sambil berpelukan mesra.
THE END
__ADS_1
Happy readers sayang .... Makasih yang udah mampir di novel ini ya. Thank you dukungan kalian untuk novel ini. By ... Sampai jumpa di novel lainnya guys.