Badboy Vs Gadis Absurd

Badboy Vs Gadis Absurd
BVGA 22


__ADS_3

Malam hari adalah waktu ternyaman bagi suami istri yang baru saja menikah. Menghabiskan waktu bersama adalah cara terbaik untuk saling menukar kejenuhan. Tapi tidak malam ini yushka nampak waspada pada atasannya itu. Saat yushka berbelok ke kamarnya. Aksa menarik tangannya.


" Mau kemana?" tanya aksa dengan wajah tak bersahabat. Yushka menunjuk kamarnya. Namun aksa menggeleng dengan wajah terlihat sangat menyeramkan.


" Tidur di kamarku mulai malam ini," jawab aksa menarik tangan yushka. Gadis itu mencoba menariknya serta mengatakan hal yang membuat aksa menoleh.


" Pak ... Aku tidak mau tidur denganmu!" serunya lolos dengan tapa jeda.


" Apa?" tanya aksa pura-pura tak dengar. " Lalu untuk apa aku menikahimu? Untuk melayaniku lah. Untuk apa di anggurin. Ayo bersiaplah!" ajak aksa. Yushka benar-benar takut pada aksa kali ini. Bagaimana caranya menyentuh yushka. Apakah kasar atau tidak.


Ketika di kamar ...


Aksa memberikan lingeri berwarna hitam. Aksa memberikannya sambil berbisik.


" Pakailah! Aku ingin kamu melayaniku malam ini. Jangan membuatku kecewa telah memilihmu daripada kekasihku," ucap aksa membuat yushka menelan saliva dengan susah payah.


" Nggak pak ... Saya ndak mau melayani bapak. Ogah saya di jamah keluarga ivander!" teriaknya dengan logat gonta-ganti.

__ADS_1


Ivander muda menatap yushka dengan tatapan nanar. Dia tak menyukai penolakan. Tapi pandangan itu di buat-buat oleh Ivander. Dia tahu bahwa yushka tak suka di jamah baik olehnya maupun adiknya Roy. Ivander muda hanya ingin tahu rahasia apa yang di sembunyikan oleh gadis itu.


" Cepat pakai atau aku akan memaksamu telanjang di hadapanku!" seru Ivander padanya. Nampak yushka tersenyum sinis.


" Lakukan saja yang kamu mau Tuan Aksa! Tapi kamu tidak akan pernah mendapatkan apa yang kamu inginkan," jawab yushka tak kalah sinisnya.


" Apa yang aku inginkan memangnya?" tanyanya menatap Yushka dengan kesal. " Tubuhmu saja aku tidak berminat. Jauh lebih cantik Aprill daripada dirimu!" seru aksa dengan rasa dongkol sesungguhnya. Gadis itu terlalu mengesalkan.


Deg.


Yushka merasa dirinya terhina saat ivander mengatakan hal itu. Dia melihat kepergian ivander dengan penuh sesal. Tapi inilah yang dia inginkan. Di jauhi oleh ivander saat sudah menikah.


Karena apa? Apakah sikap yushka yang tiba-tiba berubah lebih dulu atau bahkan karena dia mengetahui sebenarnya tentang Yushka yang menyembunyikan sesuatu.


Malam ini yushka tidur di ruang tidur Ivander. Bahkan Ivander tak mengusir istrinya itu dari kamar. Ivander muda lebih memilih untuk istirahat di kamar yang berada di ruang kerja. Di sana mungkin tak seindah dan senyaman di kamarnya tapi setidaknya dia tak perlu berdebat dengan gadis absurd itu. Kadang kala mendung kadang kala cerah kadang kala hujan. Sifat yang sulit di mengerti bagi Ivander. Dia tak ingin terlalu meributkan tentang istri barunya. Dia hanya ingin tenang bahkan setelah menikah.


Sengaja Ivander melakukan semua ini. Dia hanya ingin bertanggung jawab. Meskipun sebenarnya yushka salah juga karena masuk dalam kehidupan mereka tapi Roy juga salah telah melecehkannya. Bahkan dia lebih salah lagi karena sudah menyuruhnya menemui laki-laki di hotel.

__ADS_1


Nampak semilir angin serta hamparan sinar yang cerah masuk ke dalam pori-pori gorden ruang kerja Aksa. Pemuda itu mendapatkan kehangatan dari sinar matahari. Betapa tidak dirinya sangat merindukan sebuah pelukan hangat dari seseorang tapi saat ini tidak bisa dia dapatkan.


" Yuna ... Mungkinkah saat ini kamu mengingat kami. Maafkan kesalahan papa yang sudah membuatmu seperti itu. Bahkan saat kamu tak ada pun aku tak bisa memanggilmu mama karena usiamu yang sangat dini. Bahkan kamu lebih cocok menjadi istriku. Sayangnya kamu memilih menikahi papaku demi harta. Hmmm ... Kembalilah ke keluarga kami. Bahkan papa terlihat sangat bersalah padamu," gumam Aksa sambil beranjak dari ranjang. Dia bermaksud masuk dalam kamarnya.


Namun matanya tercengang saat melihat yushka menggerai rambut tanpa make up dan kacamata minusnya. Aksa hampir saja melupakan bahwa dia istrinya.


" Yuna ... Eh, Yushka kenapa kamu belum bersiap sebentar lagi masuk jam kerja!" serunya menghilangkan rasa gugupnya.


" Iya bos ... Bentar lagi juga Otw," dia pergis setelah memakai kacamatanya. Sedang aksa masih mematung. Gadis itu melewatinya tanpa ada rasa bersalah sama sekali. Seperti tak ada kejadian apapun kemarin.


Bunglon. Batinnya meracau.


.


.


.

__ADS_1


Sorry baru Up nih teman2. Jangan lupa likeeeeee yaaaa. Sebagai penyemangat!


__ADS_2