Belenggu Hasrat Bujang Lapuk

Belenggu Hasrat Bujang Lapuk
Gagal Bertemu


__ADS_3

Aku harus secepatnya mencari bukti antara hubungan mereka dengan tuan Morgan. Jika saja wanita ular itu tidak memberi ancaman mengerikan, sudah lama tuan menemukan gadis yang dicari oleh beliau. Bahkan tuan besar memberiku amanah untuk menjaga dan melindungi, sewaktu-waktu wanita itu mengusik kembali kehidupan pribadi tuan muda.


"Baiklah kalau begitu, Nak. Paman akan selalu siap menunggu kesiapan, diantara kalian bertemu dengan beliau."


Enggan membalas ucapan dari asisten seorang, yang membuat Renodio dan kembarannya menderita. Anak lelaki juga enggan menoleh kepala ke belakang karena, dia masih belum menerima keberadaan dari sesosok yang selama dirindukannya.


Tidak berselang lama kemudian, punggung kedua anak tersebut menghilang dari pandangan mata sang asisten, yang mana ia juga bersiap untuk menerima amarah dari tuan muda karena gagal, membawa kedua anak kembar itu untuk bertatap muka dengan Morgan Gayatri Smith.


"Bagaimana kau bisa gagal membawa salah satu diantara mereka? Bukankah aku menyuruhmu melakukan apa yang kuperintahkan?" ucap Morgan dingin.


"Itu, Tuan ... mereka menolak karena memang tidak ingin bertemu dengan, Anda."


Dengkusan dingin membuat Morgan mengumpati sang asisten yang telah gagal, membawa salah satu dari anak kembar yang menarik perhatian pria matang tersebut.


"Kalau begitu urusan pertemuan kau yang mengambil alih dan jangan menggangguku, sebelum aku sendiri yang memberi perintah untuk menemuiku. Paham!"


*


*


*


Sementara itu, duo R kembali menghampiri sang mommy yang sedang membawa tas perlengkapan, sebelum kompetisi itu berlangsung hingga akhir dan kedua mengerucut bibir. Mengingat mommynya justru tidak mengizinkan mereka membawa masing-masing tas, sampai tiba di halaman parkir mobil kedua anak itu masih merajuk karena mereka tidak menginginkan sang mommy kelelahan.


"Kalian ini jangan merajuk seperti itu, Sayang. Mommy akan membatalkan ke tempat favorit kalian, loh." Sambil memegang setir kemudi. Citra sedikit memberi ancaman yang membuatnya tergelak lucu.


Ketika melihat kedua anak kembarnya yang, sedang merajuk pada wanita tersebut.

__ADS_1


"Jangan, Mommy," sahut duo R begitu kompak.


Mobil yang dikemudikan oleh Citra meninggalkan halaman parkir, tempat kompetisi berlangsung dengan duo R yang enggan membuka suara.


*


*


*


Kembali di area atap gedung kompetisi dengan sang Ratu yang sedang menenangkan kembali, kelima anak kembarnya masing-masing diantara mereka tidak berhenti mengoceh.


Sampai membuat sang Ratu enggan menyahut ucapan dari anak-anaknya. Tidak berselang lama kemudian mereka pun mengunci mulut, setelah ayahnya memberi sedikit ancaman dan membuat mereka menurut.


Bersamaan itu, putri sulung dari kelima kembar membisikkan sebuah pesan untuk sang ibunda, sehingga mau tidak mau sang Ratu akan memenuhi permintaan dari sepupunya tersebut.


Anggukan sebagai jawaban dari putrinya, membuat wanita itu enggan membalas kembali.


Dia pun lebih banyak berdiam diri karena sedang memikirkan, sebuah rencana untuk mengobrol dengan sepupunya tersebut.


"Ibunda apa kakek akan mengetahui jika paman dan bibi adalah anak-nya?"


"Itu akan menjadi tugasmu serta adik-adikmu. Jangan sampai kakek mengetahui tentang mereka. Biarlah dia menemukan sendiri keberadaan anak-anaknya. Paham, Sayang!" tegas sang Ratu dengan nada dingin.


Putrinya itu pun kembali mengangguk sebagai jawaban. Bahwa anak perempuan tersebut tidak akan bertanya kembali, serta memutuskan akan membicarakan hal ini pada adik-adiknya.


Setelah mendapat izin dari sang ibunda. Ia pun bergegas menemui keempat adik-adiknya yang sedang bermain dengan sang ayah, bahkan keempatnya tidak tahu tempat ketika sedang melakukan sebuah permainan, sehingga membuat ayahnya beranjak dari tempat pribadi begitu melihatnya masuk ke dalam.

__ADS_1


"Sudah beres urusanmu dengan ibunda?" Rewindra memastikan karena pria itu, tidak ingin diganggu oleh anak-anaknya di dalam kamar pribadi.


Sebuah jet pribadi yang tengah melintasi awan-awan putih, sehingga pria itu bisa leluasa menghabiskan waktu bersama sang ratu tercinta.


"Ya." Jawaban singkat dari putri sulungnya. Membuat Rewindra tidak sabar bermain-main di jet pribadi.


.


.


.


.


.


Blurb : Aretha tidak menyangka kalau pria yang menawarkan bantuan dari jerat hutang sang paman pada renternir sebesar 5 Milliar dan memintanya menikah secara kontrak, semata-mata hanya demi wali persetujuan untuk donor ginjal.


Tak hanya itu Anshell pun membuat hidup Aretha menderita atas tindakan yang sama sekali tidak pernah di perbuat. Belum cukup dengan sikap Anshell yang buruk, Lalisa pun terus menjadi bayangan Aretha ingin menjauh dari suaminya.


Namun, setelah Aretha mengusut sikap Anshell, ternyata Anshell melakukan semua itu karena unsur balas dendam pada sang ibu di masa lalu yang pernah berbuat jahat pada Keluarga Stone.


Di saat kebenaran itu terungkap, Anshell justru di tampar oleh kenyataan pahit bahwa wanita yang selama ini dia benci mati-matian hingga bersikap buruk adalah seseorang yang selama ini Anshell cari, bahkan Aretha pergi tidak hanya membawa luka. Namun, benih cintanya yang tumbuh di rahimnya buah dari pernikahan kontrak mereka.


Bagaimana kisah selanjutnya. Apakah Anshell akan mencari Aretha dan menyelamatkan pernikahanya atau Anshell akan memilih rencana awal menikahi Lalisa wanita yang dicintai Anshell selama sepuluh tahun ini?


Simak terus yuk kelanjutan kisah mereka dan juga rahasia apa yang tersembunyi pada Aretha.

__ADS_1



__ADS_2