
Di sisi lain saat ini Citra beserta kedua anak kembarnya, terlihat senang menikmati ayam goreng kesukaan du R. Tanpa disadari oleh ketiganya telah diintai, oleh seseorang yang begitu bernapsu melenyapkan mereka.
"Apa kalian tidak ingin memberi kabar kompetisi ini untuk mama Ivone?" Citra membuka suara, ketika wanita itu telah menyelesaikan sarapannya.
"Maaf kami lupa dengan mama Ivone. Mungkin saja dia sedang merajuk karena aku tidak memberitahukan kompetisi ini. Salah sendiri tidak pernah memberi kabar sejak mama bekerja di kantornya." Sambil mengunyah Rere mewakili Renodio, yang sampai sekarang enggan membuka suara.
Hal tersebut menarik perhatian Citra yang begitu cemas, dengan kebungkaman di dalam diri anak lelakinya itu. "Ada apa denganmu, Sayang? Mommy merasa kamu seperti enggan membuka suara, sejak kita keluar dari gedung kompetisi itu. Apa yang membuatmu seperti ini, hm?"
Gelengan kepala dari Renodio sebagai jawaban, bahwa anak lelaki itu benar-benar tidak ingin sang mommy mengetahui, perihal tentang seseorang yang tidak pernah sedikit pun berhenti mencari keberadaan mommy-nya.
"Baiklah, Sayang ... Mommy tidak akan bertanya kembali. Lebih baik kamu habiskan sarapanmu, lalu untuk Rere masih mau menambah ayam goreng ini untuk dibawa pulang?" ucap Citra sambil menawari putrinya.
"Mau, Mommy," sahut Rere dengan raut wajah berbinar-binar.
"Kalau begitu bisakah kalian menunggu Mommy di sini?" Citra menitah duo R untuk tidak ke mana-mana, selagi wanita itu memesan kembali ayam goreng kesukaan putrinya.
Setelah lima belas menit berlalu di kedua tangan Citra menenteng masing-masing plastik bungkus, yang di dalamnya terdapat ayam goreng permintaan sang putri tidak lupa wanita itu mengajak mereka kembali ke rumah, sambil membagikan sedikit kantong plastik yang di genggam oleh Rere untuk dibagikan tetangga sebelah rumah mereka.
Sementara itu, kedua orang yang mengintai target menyungging smirk-nya, pada saat mereka melihat seseorang yang diincar oleh nyonya.
__ADS_1
"Ingatlah pesan dari nyonya! Jangan sampai gagal melakukannya kembali."
Kemudian mereka pun menyuruh seseorang untuk menggantikan kemudi setir sambil, terus mengintai target yang tidak sadar tengah menjadi incaran.
Secara tidak langsung tempat parkir mobil dengan resto yang di datangi oleh Citra, terlihat agak menjauh tapi wanita itu sama sekali tidak keberatan, dengan permintaan duo R yang hanya sekali mendatangi resto favorit mereka.
Puncaknya ketika akan menyeberang jalan Citra masih belum menyadari bahaya yang mengintai, tapi tidak dengan Renodio memicingkan indera penglihatan ketika anak lelaki itu, melihat sebuah mobil yang mengarah begitu kencang tertuju untuk sang mommy sedang menyebrang.
Tanpa berpikir panjang anak lelaki tersebut berlari untuk menyelamatkan sang mommy, sehingga sebuah tubuh pun terpental begitu keras yang membuat Citra terkejut, melihat tubuh sang putra yang menyelamatkan dirinya dari sebuah mobil sengaja menabraknya.
Lalu lintas begitu ramai sesaat beberapa orang berbondong-bondong melihat kondisi Renodio yang begitu mengenaskan, dengan mata masih terbuka anak lelaki tersebut menyebut dady dengan mengucap I HATE YOU DAD!
Tubuh Citra maupun Rere bergetar hebat ketika kedua wanita berbeda generasi, melihat tubuh tergolek bersimbah darah sambil meneriakkan anak lelaki tersebut.
Tidak berselang lama kemudian datanglah mobil ambulans, yang baru saja dipanggil oleh wanita itu. Bahkan dia tidak lupa memberi kabar pada Ivone, atas kejadian tidak terduga menimpa putranya.
.
.
__ADS_1
.
.
.
***MENCARI PASANGAN SURGA
Penulis : Nirwana Asri
Blurb :
Sore itu Sofia berniat memberikan kejutan ulang tahun pada kekasihnya. Akan tetapi dia malah mendapat kejutan dari Leo. Laki-laki itu ketahuan berselingkuh dengan seorang wanita yang tak dikenal.
Setelah Sofia putus dari Leo. David laki-laki yang telah lama naksir Sofia mulai berani mendekati gadis berhijab itu.
Akankah David mendapatkan hati Sofia dengan mudah? Ataukah Sofia malah menutup diri setelah patah hati***?
__ADS_1