Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 10


__ADS_3

Didalam Mobil.


Eylul tertidur mungkin karena terlalu lelah menangis,dengan paha James yang ia gunakan sebagai ganti bantal.Bahkan sesekali James mengelus elus lembut kepala Eylul dengan kondisi rambutnya yang basah.


"Entah mengapa saat melihatmu seperti ini dadaku terasa sesak bahkan aku tidak mengenalmu" Gumam James lirih namun masih bisa terdengar oleh Han.


Sedangkan Han yang mengemudi hanya sesekali melirik James melalui kaca spion.


"Semoga saja dia wanita yang tept untukmu bos" Ucap Han dalam batin


"Bos ini mau kemana?sudah tengah malam dan hujan masih deras,apakah kita antar ke Rose Night atau bagaimana?." Tanya Han


"pulang kemansion." Jawab James dengan nada dingin yang sudah menjadi ciri khasnya.


🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑


Kediaman James.


Sesampainya dihalaman depan mansion,Han segera turun terlebih dahulu lalu membukakakn pintu mobil bagian belakang.


"Perlu bantuan bos atau saya panggilkan pelayan?" Tanya Han


"Tidak perlu kau pergilah Han urus yang lainnya saja" Jawab James kemudian,menggendong Eylul ala bridal style keluar dari mobil dan berjalan kearah kamar utama yang ada dilantai dua.


Setibanya didalam kamar James membaringkan Eylul diatas ranjangnya yang berukuran king size dengan sangat hati hati.


Tak lama kemudian dua pelayan wanita memasuki kamar James atas perintah Han "Tuan adakah yang bisa saya bantu" Ucap dua pelayan itu secara bersamaan.


"Ya kau gantikan pakaiannya,ambil salah satu piyamaku diruang ganti" Ucap James kemudian berlalu pergi menuju kamar mandi meninggalkan Eylul dan kedua pelayan tersebut.


-----


James sudah selesai dengan aktivitasnya dan kini tengah berjalan menuruni anak tangga untuk menemui Han yang sudah menunggunya diruang kerja miliknya.


"Han setelah ini kau istirahatlah saja dan ya apakah kau sudah memberi salep pada wajahmu itu?" Ucap James karena memang ada beberapa titik lebam diwajah Han.

__ADS_1


"Sudah bos dan ini saya mau istirahat" Jawab Han


"Jangan lupa besok pagi kau siapkan baju wanita" Ucap James berlalu pergi tanpa menunggu jawaban dari Han.


"semoga dia jodohmu bos" Ucap Han dalam batin.


Han memang selalu tinggal dimanapun ada James meskipun sebenarnya dia memiliki apartemen sendiri namun baginya akan lebih mudah jika sewaktu waktu James membutuhkannya.


🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑


Pagi Hari


Eylul bangun dan mulai membuka kelopak matanya dengan malas,dan saat ia sudah mampu melihat dengan jelas kini didepannya ada James yang tidur menghadapnya dengan bertelanjang dada.


Eylul terus saja memandang James tanpa henti sambil mengingat bahwa pria yang dihadapannya adalah orang yang telah menolongnya kemarin malam saat dirinya hampir dilecehkan.


"Tampan" Ucap Eylul dengan lirih sambil melihat wajah James yang memang tampan dada yang bidang dan lengan yang kekar.


Pandangan Eylul jatuh pada sebuah bekas luka didada James tidak hanya itu saja bahkan ada bekas jahitan dilengan James.Dengan perlahan Eylul menyentuh bekas luka yang ada didada menggunakan jari telunjuknya dan tiba tiba.


"Kenapa" Ucap James dengan suara seraknya namun dengan mata yang masih terpejam, yang tentu saja mengagetkan Eylul.


"Sejak kau menatapku tanpa berkedip" Jawab James dan perlahan mulai membuka kelopak matanya juga,Kini pandangan James dan Eylul saling bertemu.


"deg..deg..deg.. kenapa jantungku tidak karuan saat dia menatapku seperti ini padahal ini yang kedua kalinya" Batin Eylul.


James bangun lalu berjalan menuju kekamar mandi meninggalkan Eylul yang masih entah memikirkan apa tak lamapun Eylul juga memilih bangun lalu duduk bersandar diatas ranjang


"Apa!! aku sudah berganti baju?dan milik siapa kok agak besar?apa dia yang menggantikanku semalam jadi..tidak mungkin dia pasti bukan dia"Ucap Eylul dalam batin dan seketika Eylul mulai panik menyilangkan kedua tangannya didepan dada kini kakinya pun juga ditekuk.Eylul mulai berkaca kaca fikirannya melayang kemana mana.


Sedangkan James yang sudah selesai mandi kini sudah keluar mengenakan setelas jas yang rapi dengan rambut yang sedikit masih basah.James menghampiri Eylul.


"Kau mandilah aku akan ambilkan bajumu" Ucap James dingin namun Eylul tak kunjung menjawab justru malah menangis.


"Kau kenapa?" Tanya James yang bingung dengan sikap Eylul tiba tiba saja menangis.

__ADS_1


"Hikss hikss a..apakah aku sudah kotor" Ucap Eylul ditengah isakannya.


"Tentu saja kau kotor bukankah kemarin kau belum man-"Ucap James berhenti dan mengerti kemana arah tujuan Eylul sebenarnya.


"dasar bodoh bagaimana bisa kau berfikir seperti itu kau bukan typeku sama sekali jadi berhenti berfikir yang macam macam" Ucap James dingin sambil berlalu pergi meninggalkan Eylul.


Seketika tangis Eylul berhenti dan mencerna perkataan James dengan perlahan.


"Apa memang tidak terjadi sesuatu jadi apakah aku masih menjaga kehormatanku" Ucap Eylul dan seketika senyumnya kembali mengembang.Eylul berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya bahkam make up tipisnya saja masih ada diwajahnya.


Didalam kamar mandi saat Eylul sudah selesai ia nampak kebingungan pasalnya tidak ada baju dan hanya ada handuk berwarna putih yang menggantung.


"okey sabar Eyl kau hanya lupa bukan bodoh tapi memang kenapa aku bisa lupa bahwa aku tidak memiliki baju disini haishhh" Ucap Eylul dengan sedikit kesal.


Dengan terpaksa Eylul berjalan perlahan membuka pintu kamar mandi melihat lihat apakah dia hanya sendirian didalam kamar sebesar itu.Dan setelah ia memastikan hanya seorang diri Eylul berjalan keluar dan melihat ada papper bag diatas meja dengam segera Eylul menghampiri dan membukanya.


Benar saja didalamnya ada dua dress panjangnya hingga selutut saja berwarna putih dan hitam kemudian Eylul memilih memakai yang warna putih..


Setelah selesai dengan kesibukannya sendiri Eylul berjalan keluar dan tercengang karena rumah James sangatlah besar hingga lima kali lipat jika dibandingkan rumahnya sendiri..


Eylul berjalan perlahan menuruni anak tangga dan semua penglihatan baik pelayan ataupun para bodyguard tertuju padanya dan melihatnya dengan takjub bahkan terpesona.


"astaga apakah dirumah ini bidadari sam?" Ucap salah satu pelayan yang mengepel kepada rekannya


"dia bagaikan dewi yang turun dari lantai dua" jawab samuel


para pelayan mulai berbisik satu sama lain membicarakan Eylul dan secara tiba tiba.


"Kerjakan tugas kalian jika masih ingin bekerja disini" Ucap Han dengan nada tegas yang muncul secara tiba tiba dari kamur tamu


seketika para pelayanpun terdiam dan melanjutkan pekerjaan mereka.sedangkan Eylul hanya kebingungan menatap Han.


"Nona menurutlah karena hanya hari ini saja anda tinggal disini nanti malam Tuan dan saya baru bisa mengantar anda ke Rose Night,kau boleh berkeliling rumah ini asalkan jangan memasuki dua rungan yang ada dirumah ini yaitu itu dan itu," Ucap Han sambil menunjuk ruangan yang ia maksud.


"baiklah tapi kemana kalian akan pergi?" Ucap Eylul dengan nada polos.

__ADS_1


"lebih banyak diam itu akan lebih baik untuk anda" Ucap Han sambil berlalu pergi keluar meninggalkan Eylul.


🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑🍑


__ADS_2