
Han menghentikan mobil secara mendadak dipinggir jalan yang sedikit sepi.Tidak lama kemudian ada satu mobil hitam berhenti tepat didepan mobil James Eylul sendiri menyadari bahwa itu adalah mobil anak buah Jessica.Awalnya Eylul mengira jika ia akan pindah kemobil itu namun ternyata tidak.
Sebelum ia turun James dan Han berganti menggunakan jaket yang sama dengan jaket yang biasanya digunakan oleh anak buah Jessica,James dan Han juga menggunakan masker serta topi berwarna hitam.
Han yang sudah selesai segera turun terlebih dahulu menghampiri dua pria yang sudah menunggu didepan mobil depan mobil James.
Tinggalah James dan Eylul yang ada dimobil,Eylul masih saja terdiam tanpa mengeluarkan sepatah katapun menatap James yang sibuk memasukkan senjata dibalik jaket hitam yang sedang ia kenakan.
"Saatnya berpisah" Ucap Eylul lirih namun masih bisa didengar oleh James.
Akhirnya James menghentikan aktivitasnya dan berbalik menatap Eylul dengan lekat tanpa ekspresi kemudian memasangkan jaket tebal miliknya yang ada didalam mobil.
James dan Eylul saling memandang satu sama lain seolah tatapan matalah yang sedang berbicara hingga wajah mereka sudah sangat dekat.James mengecup perlahan daging kenyal tipis yang dibalut warna lipstik itu.Tanpa disangka Eylul membalasanya sambil memejamkan mata. James yang dibuat kaget segera menyudahinya saat melihat ada buliran bening yang mengalir dipipi Eylul.
"Tuhan aku sudah mencintainya,jika memang dia takdirku maka pertemukanlah kembali aku dengannya" Ucap Eylul memohon dalam batin sambil membuka matanya perlahan.
James mengusap air mata Eylul yang terlamjur mengalir dengan lembut "Aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dengan mengikatmu disisiku" Ucap James didalam batin.
"Jangan menangis anggap ini ucapan perpisahan dariku" Ucap James sambil menatap Eylul dengan ekspresi tidak terbaca.
Bagaikan bom yang tidak terduga kapan akan meledak Eylul merasakan sesak didalam dadanya saat James mengatakan kata perpisahan."akan kuanggap ini perpisah yang indah dan semoga kelak kita masih bisa bertemu" Ucap Eylul dalam batin.
Mereka berdua akhirnya turun dari mobil berjalan menghampiri Han dan dua pria yang sudah menunggunya,dugaan Eylul tidak meleset bahwa itu adalah anak buah Jessica.
James mengajak Eylul memasuki mobil hitam itu dan disusul oleh Han yang duduk dibangku kemudi.Lalu dua pria tadi berjalan memasuki mobil sport James untuk mengambil alih dan mengemudikannya berlawanan arah.
Eylul menyimpan semua pertanyaan keingin tahuannya dengan diam.Hanya terjadi keheningan lagi selama diperjalanan hingga James memberikan sesuatu yang ada digenggamannya kepada Eylul.
Sebuah cincin yang bermotif bunga mawar.Memasangkannya secara langsung dijari manis Eylul tanpa ada penolakan dari Eylul.
"Ingatlah baik baik jangan pernah lepaskan cincin ini dimanapun dan sampai kapanpun anggap ini sebuah hadiah dariku karena sudah merawat ladang bunga dimansionku dan ya jangan pernah kau sebutkan nama margaku kepada siapapun,kau mengerti?" Ucap James dan hanya diangguki saja oleh Eylul.
__ADS_1
"Dengan begini aku bisa tau kalau kau sedang baik baik saja" Ucap James dalam batin karena tanpa diketahui oleh siapapun James mendesain sendiri cincin yang dikenakan Eylul,James menaruh micro cips GPS dan alat penyadap sekaligus berukuran kecil ditengah ukiran kelopak bunga mawar,bahkan karena ukurannya yang sangat kecil hanya bisa dilihat menggunakan kaca pembesar itupun dengan tingkat ketelitian yang luar biasa.
Hingga akhirnya mereka sampai diarea lintasan bandara yang Eylul sendiri tidak ketahui itu berada dikota mana.James dan Han sudah berdiri disamping kanan dan kiri Eylul menuju sebuah pesawat jet pribadi,didepannya berdiri beberapa pria menggunakan setelan jam berwarna hitam seakan sudah menunggu kedatangan Eylul.
Dibalik barisan pria pria berjas itu munculah satu pria bertubuh sixpack berjalan menuju James Eylul dan Han.
"Kenapa kau lama sekali membawa satu wanita" Ucapnya sambil menyesap cerutu ditangannya.
"Maaf tuan sudah membuat menunggu tadi sedikit macet dijalan karena ada kecelakaan" Jawab Han.
Eylul dan James masih sama sama diamnya.
"Lalu mengapa kalian berdua memakai masker seperti ini" Ucap pria itu.
"Cuacanya sedikit dingin tuan saya sedikit tidak enak badan" Jawab Han.
"Kenapa temanmu yang ini hanya diam saja" Ucap pria itu sambil menghembuskan asap cerutunya kearah James.
"Dia anak buah baru tuan" Ucap Han.
"Bisa kita segera pergi aku ingin segera istirahat" Ucap Eylul dengan nada dingin kepada pria berbadan besar yang ada dihadapannya.
"Tunggi dulu nona!" Ucap pria itu tegas sambil berjalan menuju James.
"Lepaskan maskermu aku ingin melihat wajahmu" Ucap pria itu lagi dengan nada lebih dingin dari sebelumnya.
"Saya sedang flu tuan,jika saya buka takutnya nanti bisa menular" Jawab James sambil menatap tajam.
"Turunkan tatapanmu itu disini kau hanyalah pengawal,kalau begitu tunjukkan padaku kalau kau memang anak buah dari Jessica" Ucap pria itu.
Han dan Eylul terkejut hawa dingin dilangit yang mulai gelap itu seakan tidak terasa saat tubuh mereka mulai memanas dan keringat dingin mulai mengucur.
Namun secara tiba tiba James membuka jaketnya sedikit menunjukkan sebuah tato bunga mawar dilehernya.
__ADS_1
"Bukankah itu tatto yang dimiliki anak buah Jessica tapi sejak kapan aku belum pernah melihatnya" Ucap Eylul dalam batin,serta sedikit terkejut namun juga lega saat James mampu menunjukkan apa yang diminta pria itu.
"hah..sejak kapan kau menatto lehermu bos bahkan seharian ini kau tidak keluar mansion" Ucap Han bertanya tanya didalam batin.
"Sudah selesai adegan curiganya bisa kita pergi sekarang tuan" Ucap Eylul sambil menggerak gerakkan kakinya seoalh olah ia sudah lelah berdiri.
"Kau memiliki daya tarik tersendiri nona" Ucap pria itu kemudian mempersilahkan Eylul berjalan menaiki tangga jet pribadi.
Sesekali Eylul menoleh kebelakang menatap James dan Han dengan tatapan sendu.
" Selamat tinggal tuan James Alferd Anderson,aku mencintaimu" Ucap Eylul dalam batin sambil melanjutkan langkahnya hingga ia memasuki kabin dan duduk di kursi dengan fasilitas mewah yang ada didalamnya.
Tak lamapun pesawat Jet itu lepas landas terbang diudara.James dan Han masih setia berdiri dilandasan menatap pesawat yang ditumpangi Eylul hingga tak terlihat tertutup dibalik awan awan tebal dilangit yang mulai gelap.
"Han apakah Black Devil's sudah berkumpul semua" Ucap James sambil berjalan pergi meninggalkan landasan
"Sudah bos mereka sudah siap bergabung kembali denganmu" Jawab James sambil membuka masker dan topinya membuangnya secara serampangan.
"Baiklah siapkan pelatihan untuk mereka" Ucap James hingga akhirnya mereka sampai dimobil dan bergegas pergi.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang memperhatikannya sedari awal sampai hingga mereka pergi.Seseorang yang menyamar menjadi petugas kebersihan.
"Apa kau menyukai gadis itu Jem" Ucapnya sambil melepas topi dan wigh laki laki yang ia kenakan,dia adalah Jessica yang mengikuti James sejak James berganti mobil menggunakan mobil anak buahnya.
VISUAL JESSICA GRACE LORENSIA.
**BERSAMBUNG DULU YAA..
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK LIKE VOTE MAUPUN KOMENTAR,JUJUR AUTHOR JUGA BUTUH PENYEMANGAT UNTUK CERITA INI BIAR SEMAKIN SERING UPNYA.
SUDAH DULU YAA**
__ADS_1
HAPPY READING.