
Club Rose Night.
Selama satu minggu Eylul sangat fokus dengan latihannya hingga dibebaskan dari tugas malamnya oleh Jessica.Eylul benar benar sudah berubah dari awalnya yang hanya wanita polos ceria anggun serta sedikit manja kini menjadi wanita yang sedikit dewasa lebih banyak diam dan menerima takdir kehidupannya.
Eylul sudah melupakan siapa dirinya sebelum terjebak di Rose Night.Sebelumnya Eylul adalah presdir diperusahaan peninggalan Almarhum ayahnya dan nona muda saat dirumahnya.Sedangkan kini status Eylul sudah berubah.
Dorrr...Satu tembakan Eylul lepaskan dari jarak jauh dan mengenai sasarannya dengan tepat.
Prokk..Prokk..Prok...Bunyi tepuk tangan dari
arah belakang Eylul,dengan segera Eylul membalikkan badan.
"Kau semakin hebat saja Eyl" Ucap Jessica sambil berjalan menuju Eylul yang sedang berdiri ditempatnya semula.
"Kau terlalu berlebihan madam"jawab Eylul sambil meletakkan kembali senapan laras panjangnya ketempat seharusnya.
"Ada apa madam kau sampai kemari" Ucap Eylul yang kini tengah berada dihadapan Jessica.
"Begini Eyl dia akan menjemputmu sepuluh hari lagi apakah kau sudah benar benar siap" Tanya Jessica.
"Soal itu kau tidak perlu cemas madam aku selalu siap kapanpun"Jawab Eylul diiringi senyum tipisnya.
"Dan ya Eyl ada yang ingin bertemu denganmu diruang VVIP pojok" Ucap Jessica tanpa ekspresi
"Baiklah" Jawab Eylul kemudian bergegas menuju ruangan yang disebut Jessica.
------
Sesampainya didepan ruangan tersebut Eylul dengan sopan mengetuk pintu dan tidak lamapun ada seseorang yang membukanya dan membuat Eylul tercengang.
"Tuan" Ucap Eylul sambil membuka matanya lebar lebar.
"Nona silahkan masuk" Jawab pria itu yang tidak lain adalah Han.
"Ba..baiklah tuan" Ucap Eylul terbata sambil berjalan memasuki ruangan VVIP
"Sebenarnya ada apa tuan memanggil saya" Ucap Eylul sambil menyembunyikan kepanikannya.Eylul kembali teringat dimana saat James menciumnya secara paksa
"jika kau macam macam akan kutembak kepalamu" Ucap Eylul dalam batin.
__ADS_1
"Begini nona maksud kedatangan kami kemari ingin mengucapkan terimakasih karena sudah merawat ladang mawar bos saya dengan baik dan kami berharap agar nona mau ikut bersama kami meninggalkan club ini,ikutlah bersama kami dan rawatlah ladang mawar kami noan" Ucap Han secara terus terang kepada Eylul.
"Mohon maaf tuan saya tidak bisa,mungkin bisa akan tetapi hanya selama sepuluh hari kedepan saja saya bisa memastikan semua mawar itu pasti hidup" Jawab Eylul seraya menundukkan kepalanya.
"Baiklah nona nanti malam Han akan menjemputmu kemari anda tidak perlu repot repot membawa barang anda" Ucap James sambil berlalu pergi
"cihh apa apaan dia seenaknya sendiri pergi kenapa aku tadi lupa tidak bertanya berapa gajiku yaa,bodoh" Gerutu Eylul dalam batin sambil beranjak pergi juga.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Mansion James
"Selamat datang Nona Eylul"Ucap Han seraya menundukkan kepala disaat Eylul memasuki pintu utama mansion.
"Nona kamar anda ada dilantai atas disebelah kamar bos James mungkin anda masih mengingat kan dimana kamar bos" Ucap Han sambil menahan senyum dibibirnya
Eylul yang teringat dengan kejadian sebelumnya menjadi salah tingkah hingga wajahnyapun memerah namun segera ia tutupi dan berlalu meninggalkan Han.
"Wanita yang imut sekali"Gumam Han seraya memandangi Eylul yang berjalan menaiki tangga.
"Siapa yang imut" Ucap James secara tiba tiba dan membuat Han Kaget.
"Astaga kau mengagetkanku saja bos" Ucap Ham setelah membalikkan badannya dan menatap James
"tidak ada bos maksud saya adalah emm..emnn anu" Jawab Han yang kebingungan mencari alasan yang tepat.
"Sudahlah setengah jam lagi kau panggil wanita itu untuk makan malam" Ucap James
"Dan ya siapkan saja apa yang dia perlukan besok turuti semua keinginannya" Ucap James lagi sambil berlalu menuju keruang kerjanya.
"Baik bos" Jawab Han kemudian iapun segera pergi menemui pak Sam.
Selama diruangan kerjanya James tidak pernah bisa tenang ia mondar mandir dan entah apa yang ia fikirkan.
"Entah mengapa aku selalu melihatmu dimanapun kau berada" Gumam James lirih hingga terdengar suara pintu diketok.
"Bos sudah waktunya makan malam" Ucap seseorang dibalik pintu yang tidak lain adalah Han.
Tak lama James pun keluar menuju meja makan yang ternyata disana sudah ad Eylul yang duduk manis menunggu James.
__ADS_1
James yang tengah berjalan pun menelan salivanya dengan kasar seakan terpesona dengan penampilan Eylul yang sudah berganti pakaian memakai baju santai dengan rambut yang digulung seadanya memperlihatkan leher panjang putih mulus miliknya.
"selamat malam tuan" Sapa Eylul dan tidak mendapatkan respon maupun jawaban dari James.
"ingin sekali kucincang dirimu" Ucap Eylul dalam batin.
Ditengah acara makan malam itu sesekali james memperhatikan Eylul yang dengan lahap menyantap makanannya hingga tatapan James tertuju pada leher Eylul yang naik turun ketika ia menelan makanan.
James mulai tidak konsen lagi dengan makanan saat juniornya mulai beraksi dengan secara tiba tiba james berdiri menghentikan makannya dan menghampiri Eylul.Dengan sekali tarik ikat rambut yang dikenakan Eylul terlepas membuat rambut panjang lurusnya tergerai menutupi lehernya.
"Aku lebih suka wanita yang rambutnya digerai" Ucap James dingin sambil berlalu pergi menuju kamarnya.Sedangkan Eylul masih kaget dengan apa yang dilakukan oleh James padanya.Tak jauh berbeda pula dengan Han yang menyaksikan kejadian itu.
"Tuan,bosmu itu kenapa?aku mengikat rambutku hanya agar tidak menggagu makanku saja" Ucap Eylul kepada Han.
"Emm tuan memang tidak terlalu suka wanita yang menggulung rambutnya nona,segera selesaikam dan istirahatlah" Jawab Han bohong sambil melanjutkan makannya.
"Ada apa denganmu bos semakin lama semakin aneh saja tingkahmu" Ucap Han lagi dalam batin..
Acara makan malam yang hanya dilanjutkan oleh Eylul dan Han itupun selesai dan Eylul hendak membantu pelayan lainnya membereskan meja makan namun dicegah oleh pak Sam.Akhirnya Eylul pun beranjak pergi menuju kamarnya.
Saat melewati depan kamar James Eylul berhenti dan sedikit mengintip dicelah pintu yang seidikit terbuka.Eylul melihat jelas apa yang dilakukan James,duduk disofa sambil dihadapannya ada banyak botol minuman.
Eylul pun melanjutkan langkahnya menuju kamarnya dan ingin segera tetidur lelap berharap hari esok akan lebih baik lagi..
Eylul memang terbiasa tidur dengan minim cahaya dimanapun berada hingga saat tengah malam Eylul yang sudah berada di alam mimpinya terbangun..
"aaahhhh" Teriak Eylul..
BERSAMBUNG
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
**JANGAN LUPA LIKE KARENA LIKE ITU GRATIS DAN MAMPU MEMBUAT AUTHOR MENJADI LEBIH SEMANGAT UPNYA.
JANGAN LUPA PULA KRITIK DAN SARANNYA DIKOLOM KOMENTAR YAA
HAPPY READING ALL
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁**
__ADS_1
**SEMOGA KALIAM SUKA DENGAN ALUR CERITANYA YA TEMAN.
@MHAY_CHUNSS**