Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 45


__ADS_3

Hari berganti hari Eylul mulai kembali mengingat tentang masalalunya,puing puing ingatannya mulai kembali satu persatu mengenai siapa dirinnya dan beberapa orang terdekatnya.


Eylul berencana akan pergi meninggalkan Negara B dan kota kelahirannya ia dalam perjalanan menuju rumahnya sendiri bersama Aysun.


"Nak apa kau sudah memikirkannya dengan baik baik" Ucap Aysun yang duduk disebelah Eylul mreka menggunakan angkutan umum untuk menuju rumah Eylul.


"Aku yakin bu dan aku sangat yakin" Ucap Eylul sambil menggenggam tangan Aysun


Sesampainya dikediaman Eylul sendiri semua orang menatapnya dengan melongo seakan tidak percaya,Eylul tidak terlalu menggubris pandangan para pelayan dirumahnya.


"Pak Alex!!" panggil Eylul dan sepemilik namapun muncul.


"Paman?" Panggil Eylul.


"Nona..nona anda kembali?" Ucap pak Alex tidak percaya.


"Yaa..waktuku tidak banyak paman aku kemari hanya ada urusan yang sangat penting" Ucap Eylul sambil berlari menuju ruang kerja almarhum papanya.


Tak lama kemudian Eylul keluar menghampiri pak Alex dan Aysun berada.


"Pak Alex Eylul pamit dulu ya mungkin aku akan kembali tapi dalam waktu yang cukup lama tolong rahasiakan semua ini dan atur semua anak buah seperti biasanya" Ucap Eylul mulai tergesa gesa.


"Ada apa ini" Ucap seorang wanita dari sebuah anak tangga ia terlihat jalan dengan sangat hati.


"Kakakk!!Kau disini kak kau kemana saja" Ucap Iren setengah berlari memeluk Eylul.


"Iren kakak tidak banyak waktu tolong rahasiakan ini semua dari siapapun okey dan sebentar lihatlah perutmu kau hamil??"Ucap Eylul dengan senyum lebarnya.


"Kakak kau mau kemana?" Ucap Iren


"Maafkan kakak,kakak harus pergi jauh untuk sementara waktu Iren ingat kau jangan pernah keluyuran diluar sendirian minimal harus ada beberapa bodyguard yang menjagamu ajak Johan setiap kali kau keluar rumah atau pak Alex kau mengerti,Kakak akan kembali jaga dirimu baik baik aku tidak mau berpisah denganmu lagi"Ucap Eylul dengan berkaca kaca menahan sesak didalam dadanya.


"Tapi kak"


"Pak Alex jaga dia seperti kau menjagaku,wajahnya sangat mirip denganku takutnya nanti banyak orang yang mengira bahwa dia adalah aku dan berniat jahat pada Iren,Aku pergi dulu aku tidak punya banyak waktu" Ucap Eylul tergesa gesa.


"Ibu ayo kita berangkat" Ucap Eylul menggandeng tangan Aysun


"Tunggu siapa dia kak" Ucap Iren menahan tangan Eylul


"Akan kujelaskan nanti atau saat waktunya tepat aku akan menghubungi,singkatnya dia orang yang sudah menolongku dan sudah ku anggap seperti ibuku sendiri" Jawab Eylul.


Kemudian Eylul berangkat menuju sebuah bandara menggunakan mobil sport Lamborghini Aventandor berwarna putih kesayangannya.



"Nak kita akan kemana ibu bahkan tidak membawa apapun loh" Ucap Aysun.

__ADS_1


"Ibu tenang saja ya" Ucap Eylul.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Han cepat keluarkan mobil kita menuju lokasi dekat dengan jembatan saat Eylul terjatuh" printah James


Pagi itu James dan Han berangkat menuju rumah Aysun setelah mendapatkan kabar dari informannya namun saat mreka sampai disana tida menemui siapapun bahkan rumah itu seakan baru saja ditinggalkan.


"Kemana dia apakah dia tau kedatanganku?" Ucap James dalam batin sambil memperhatikan sekeliling rumah Aysun.


"Bukankah ini bunga yang sama dengan yang ada dimansionku Han?" Ucap James memetik satu tangkai bunga mawar hitam itu dan menghirup aromanya.


"Tidak salah Han waktu itu ada seorang wanita paruh baya yang meminta sedikit kepadaku" Ucap James


"Berarti selama ini Nona Eylul bersembunyi disini tuan" Ucap Han.


Drtt..drrtt..drttt Ponsel Han bergetar.


"Katakan" Ucap Han


"Nona Eylul baru saja mendatangi kediamannya bersama seorang wanita paruh baya dia bilang akan pergi jauh,saya sudah mengikuti mobilnya sepertinya menuju bandara xxx karena saya kehilangan jejak" Ucap pria disebrang telvon.


Han mengakhiri telvon dari salah satu anak buahnya yang menjadi mata mata dirumah Eylul sebagai pelayan.


"Bos kita pergi keBandara sekarang Nona Eylul akan segera pergi jauh" Ucap Han dengan antusias.


"Apa?"


"Hihhh cepatlah bos kita harus mengejar nona Eylul dia sedang dibandara" Ucap Han


Saat dalam perjalan menuju bandara James tidak henti hentinya mengomel kepada Han memintanya agar lebih cepat lagi.


"Ya Tuhan kutukan apa yang menimpaku hingga memilik bos seperti dia" Ucap Han dalam batin


"Apa kau tidak mendengarku Han!" Ucap James dengan keras.


"Bos diamlah sebentar saja telingaku sakit ini sudah mengebut kau tidak lihat sejak tadi hampir menabrak mobil orang" Ucap Han yang mulai kesal.


"Kau berani ya mengaturku aku ini atasanmu Han" Ucap James


"Diamlah bos jika tidak setir saja sendiri" Ucap Han


"Kau payah Han lebih cepatlah lagi jika tidak kita bisa telat" Ucap James.


"Persetan denganmu bos" Ucap Han


Hingga mereka sampai dibandara dan berpencar untuk mencari keberadaan Eylul.

__ADS_1


"Permisi jadwal pesawat yang akan terbang hari ini pukul berapa?" Tanya Han pada salah satu petugas resepsionis.


"Jadwal penerbangan paling dekat barusan pak lima menit yang lalu sedangkan jadwal selanjutnya pukul 19.00" Jawab petugas resepsionis dengan ramah.


"Baiklah trimakasih nona" Ucap Han dan berlalu pergi.


"Semoga kita dipertemukan kembali,kau lihat dia sangat tampan" Ucap Resepsionis itu kepada salah satu resepsionis lainnya..


"Halahh kau ini semua pria tampan selalu kau harapkan bisa bertemu kembali,memang jika sudah bertemu mau apa kau menikahinya?" Jawab temannya


"Kau ini selalu iri ya denganku" Ucap Resepsionis itu.


Sedangkan James dan Han kembali menuju mansion setelah usahanya kali ini gagal kembali.


Sesampainya dimansion James dan Han menuju ruang kerja James.


"Han lacak kepergian Eylul dibandara tadi" Ucap James.


Hanpun menjalankan printah dari bosnya dan setelah beberapa puluh menit mengotak atik komputer memasukkan data data yang sangat rumit.


"Bos tidak ada nama nona Eylul dipenerbangan tersebut dan pada penerbangan selanjutnya juga tidak ada sama sekali" Ucap Han


"Tidak mungkin Han saat aku mencarinya ditoilet wanita sekilas aku mencium bau parfum jasmine yang biasanya dia pakai" Jawab James sambil menatap kearah Han yang menatapnya dengan cengo


"Kau pergi ketoilet wanita bos?Kau serius mencarinya hingga kesana" Tanya Han dan mendapatkan anggukan dari James


"Benar benar gila" Ucap Han dalam batin sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"Jangan berfikir aneh aneh Han aku hanya memastikan saja" Ucap James dingin


"Siapa juga lagian bau parfum seperti itu yang memilikinya juga banyak bos" Ucap Han setengah meledek.


"Han kau terus membuatku kesal malam ini juga kau pulanglah ke apartemenmu!" Ucap James


"Tidak akan,aku tidak akan meninggalkanmu kapanpun dan dimanapun" Jawab Han dengan cepat.


"Pulanglah Han" Ucap James.


"Tidak akan aku akan selalu tetao berada disisimu" Ucap Han sarkas.


"Seandainya yang bicara seperti ini adalah Eylul aku tidak akan memaksa dan berdebat tapi mengapa harus kau,pergilah jika tidak gajimu-"


"Baiklah aku pulang" Jawab Han memotong ucapan James.


Tanpa mereka sadari pak Sam yang mendengar pembicaraan James dan Han menahan tawanya awalnya pak Sam akan memanggil James dan Han untuk makan malam namun niatnya ia urungkan saat mendengar James tengah membicarakan suatu hal yang menyangkut Eylul.


"Kalian masih sama seperti dulu,semoga nona Eylul cepat ditemukan" Ucap pak Sam dalam batin.

__ADS_1



Bersambung🍒


__ADS_2