
"Tuannn!" teriak Eylul kaget melihat James yang ambruk didepan pintu kamar mandi..
"tuan anda kenapa?tuan bangunlah..tuann astaga anda demam" Ucap Eylul sambil menepuk pipi James secara perlahan kini kepanikan Eylul bertambah.
"Bagaimana ini tuan Han baru saja keluar para pengawal ah tidak mungkin mereka semua diluar dan pak Sam aishh mungkin sudah istirahat" Ucap Eylul lirih ditengah kepanikannya.
Tidak ada jalan fikiran lain dan Eylul memutuskan untuk membopong James menuju ranjangnya dengan susah payah.
Brukk.."Astaga anda berat sekali huhh..hufth.." Ucap Eylul sambil terengah setelah meletakkan James diranjang king sizenya.
Secara perlahan pula Eylul mengangkat kaki james yang masih menggantung dipinggiran ranjang.Saat itu juga Eylul baru sadar jika James hanya menggunakan handuk yang dililitkan dengan asal seketika wajah Eylul nampak merona karena malu.Dengan segera Eylul mengangkat kaki James dan menelimutinya
Eylul bergegas pergi menuju dapur mengambil baskom dan juga es batu dan juga handuk kecil.Dengan telaten Eylul menaruh handuk basah didahi James.
Sadar dengan sesuatu yang dingin menyentuh dahinya sayup sayup James membuka kelopak matanya.
"Tuan anda demam sebaiknya istirahat saja yaa" Ucap Eylul lembut saat ia tahu bahwa James membuka mata
"Temani akuu"Ucap James lirih namun masih bisa didengar oleh Eylul sebelum ia menutup matanya kembali.
"Apa yang harus kulakukan mana mungkin kan sekamar?tapi jika aku tinggal nanti bagaimana dengannya" Batin Eylul yang bingung,kemudian Eylulpun melangkah pergi untuk kembali sebentar kekamarnya mengambil selimut dan memutuskan tidur disofa kamar James.
-----
pukul 01:34 dini hari James terbangun dan mengambil handuk kecil yang sudah tidak terlalu basah didahinya,lalu James melihat Eylul yang tidur dengan nyenyak disofa.
"apakah kau yang menolongku nona" Ucap James dalam batin.
James bangun dan berjalan menuju Eylul,saat sudah dekat James memandang wajah Eylul yang tidur lekat lekat perlahan James menyibakkan anak rambut yang ada diwajah Eylul.
"Cantik" UcapJames lirih sebelum James mengangkat Eylul dan memindahkannya diranjang miliknya.
__ADS_1
James pun memutar dan tidur disamping Eylul tak lupa juga menaruh lagi handuk kecil yang sudah ia celupkan wadah baskom yang berisi air kedahinya.
pagi hari
Eylul mengulet didalam selimutnya,Eylul fikir ia didalam kamarnya sendiri dengan mata terpejam Eylul memutar badannya dan menghadap James sambil memeluk James.
"Kenapa gulingku ada bulunya ya,apa aku bermimpi sedang tidur dengan pria tampan".Ucap Eylul dalam Batin sambil mengelus jenggot milim James.
"ini seperti nyata saja,jika memang ini mimpi aku rasa aku ingin tidur saja" Batin Eylul lagi sambil melanjutkan aksinya dengan wajah yang cengar cengir.
"Ekhemmm..sudah bangun kah" Ucap James dengan nada serak.Sebenarnya James sudah bangun terlebih dahulu sebelum Eylul mengulet namun ia memilih pura pura tidur kembali.
"ya tuhan mimpiku serasa nyata saja mana ada guling bisa berbicara,tunggu tunggu" Eylul mulai tersadar dan membuka matanya.
"Aaaaaaaah.." Teriak Eylul saat melihat James dengan posisi telentang didepannya bahkan jarak wajahnyapun hanya beberapa centi.
Refleks James menyumpal mulut Eylul menggunakan handuk kecil yang ada didahinya..
"kau ini apa apaan pagi pagi sudah teriak telingaku sakit"Ucap James sambil memegang telinganya.
"Apa yang anda lakukan disini tuan"Ucap Eylul sambil menutupi tubuhnya menggunakan selimut.
"Kau fikir apa ini kamarku harusnya aku yang bertanya kenapa kau ada didalam kamarku" ucap James sedangkan Eylul masih mencoba mengumpulkan kesadarannya.
"kau fikir aku laki laki apaan hah,jangankan menyentuhmu bahkan kau bukan seleraku,kau tidak ingat apa kau tidur disofa sana lalu kemudian mengigau dan berjalan kemari" Ucap james lagi sambil menunjuk arah sofa
"Apah?tidak mungkin tuan kau bohong kan?" Jawb Eylul dengan raut wajah sedikit panik.
"Hehh..aku ingat semalam memang kau yang membantuku kemari dan aku masih ingat,mana ada aku menyentuhmu lihat bajumu saja masih utuh badanmu juga utuh kan.
" Ucap James dengan nada sedikit jengkel.
__ADS_1
"Tapi tidak mungkin saya tidur saat berjalan dan tidur diranjang kan" Sanggah Eylul
"Kau fikir siapa yang akan menggendongmu kemari jika bukan dirimu sendiri yang kemari,aku saja sakit mana bisa aku menggendongmh dan lihat kau masih tidur menggunakan selimutmu kan dan lihat pula aku masih menggunakan handuk mandi" Ucao James sambil menunjuk selimut yang Eylul gunakan untuk menutupi badannya sambil memperlihatkan handuk yang masih melilit dipinggang James.
Sebenarnya James sudah mandi pagi dan masih menggunakan handuk lagi untuk menutupi bagian bawahnya
Eylulpun hanya melirik sekilas badannya memang benar piyama tidurnya masih utuh dan tubuh bawah James masih terlilit handuk.
"Heyy kau memikirkan apa,semalam kau berjalan kemari hingga membuatku terbangun aku sudah mempringatkanmh namun kau tetap saja tidak peduli,semalaman aku juga yang mengganti kompresanky sendiri,untung saja aku sakit jika tidak entah apa yang terjadi padamu karena sudah berani beraninya tidur disampingku,dan ya untung saja aku masih bisa menahan diriku" Ucap James santai sambil mengalihkan pandangannya kearah lain tidak ingin Eylul mengetahui kebohongannya.
"Kau bohong kan tuan dan apa maksud perkataan anda" Ucap Eylul dengan bibir gemetar kini ia sudah tidak membungkus badannya menggunakan selimut lagi.
"Hey aku ini laki laki normal,fikirkanlah tertidur karena pingsan hanya menggunakan handuk dan disampingnya ada wanita bayangkan mana ada orang yang tidak akan tergoda meskipun kau bukan typeky" Ucap James dingin namun dengan sedikit seringai disudut bibirnya.
Eylulpun hanya melebarkan matanya seakan tidak percaya kini wajahnya pun mulai memerah berbeda dengan James yang menampilkan wajah puas penuh kemenangan karena berhasil menggoda Eylul.
"Aaahhhh..menyebalkan" Ucap Eylul sambil beranjak ingin pergi.
"Hey kau mau kemana" Ucap James dingin namun dangan menahan ekspresi wajahnya agar tidak tertawa dihadapan Eylul.
"Kau mesum..mesum..mesumm." Jawab Eylul dengan nada sedikit keras dan pipi yang memerah sambil bergegas berlari meninggalkan kamar James
Seperginya Eylul,James tertawa puas karena berhasil menggoda dan membohongi Eylul.
"Kau sangat lucu saat merajuk begitu" Ucap James dalam batin..
VISUAL EYLUL ARENTINA VALERRIE
VISUAL JAMES ALFERD ANDERSON
__ADS_1
BERSAMBUNG ..