
Diruang meja makan Antonius dan Jack sudah menunggu sarapan mereka.Antonius meminta Eylul dan Emira yang memasak karena kepala pelayan kediaman Antonius sedang sakit.
Eylul menghidangkan beberapa masakannya diatas meja dibantu oleh Emira setelah itu mereka juga bergabung untuk makan
"Makanlah,jika menurutmu tidak enak buang saja dan pergilah makan diluar bukankah uangmu banyak" Ucap Eylul ketus sembari mengambil nasi dan beberapa lauk kedalam piringnya diikuti oleh Emira dan Jackson.
"Ehemm."Dehem Antonius
"Bos perlu sesuatu" Ucap Emira dan seketika Antonoius menatapnya dengan tajam.
"Ehemm."Dehem Antonius lagi kali ini Jack yang akan merespon namun lagi lagi tatapan Antonoius berubah tajam.Jack kembali terdiam melanjutkan makannya.
"EHEMM!!" Dehem Antonius segala lagi sedikit keras.
"Kau ini kenapa?kalau tenggorokanmu kering minum air putih apa susahnya?" Ucap Eylul dengan sedikit geram.
"Mengapa kau tidak mengambilkan makanan untukku" Ucap Antonius dingin.
"Ambil sendiri" Jawab Eylul cuek..
"Tidak mau,ambilkan itu sudah tugasmu"
"Kau kan punya tangan jadi ambil sendiri saja,dasar manja" Ucap Eylul kesal.Sedangkan Jack dan Emira hanya mendengarkan saja sambil melanjutkan makan mereka.
"Apa salahnya?aku memang ingin manja padamu" Ucap Antonius dengan kejujuran setengah kemodusan.
"uhukk.uhuk...uhukkkk" Jack dan Emira terbatuk batuk karena tersedak makanan saat mendengar ucapan dari bosnya.
"Apa aku salah dengar" Ucap Jack dalam batin
"Whatt pria gila itu ingin manja pada singa betina ini" Ucap Emira dalam batin.
Eylul segera mengisi gelas kosong dengan air putih lalu memberikannya kepada Jack dan Emira."Kalian juga kalau makan tuh pelan pelan seakan ada yang mau mengambil makananmu saja" Ucap Eylul
"Mereka juga memiliki tangan kenapa kau ambilkan minum kalau begitu ambilkan juga makanku" Ucap Antonoius memerintah disertai merajuk namun Eylul masih diam dan malah menatapnya balik dengan tajam
"Kalau begitu Jack Emira gaji kalian aku potong bulan ini" Ucap Antonius santai namun berbanding balik dengan Jack Emira dan Eylul yang secara bersamaan menatapnya dengan sedikit melotot.
"Aishh kau ini apa apaan main potong gaji saja" Ucap Eylul semakin kesal.
"Lagian kau tak mau ambilkan makan untukku,jika aku sakit biaya dari mana untuk berobatku jika bukan dari gaji mereka" Ucap Antonoius sambil menekuk tangannya diatas meja seperti anak kecil yang sedang merajuk.
__ADS_1
Akhirnya dengan berat hati dan sangat terpaksa Eylul mengambilkan nasi dan lauk kedalam piring Antonoius dengan sedikit kasar dan juga kesal.
Ada sedikit senyum seringai dibibir Antonius saat Eylul menuruti keinginannya.Sedangkan Jack dan Emira saling pandang sembari menggeleng gelengkan kepala.Lalu menatap Antonoius secara bergiliran.
"Bos lucknut kau" Ucap Emira dalam batin.
"Selalu aku yang kau bawa bawa" Ucap Jack geram dalam batin.
Begitulah dengan hari hari sebelum maupun sesudahnya Antonoius akan selalu mencari kesempatan agar selalu dekat dengan Eylul meskipun terkadang membuat Eylul sedikit kesal namun itulah yang dicari cari oleh Antonius.
-----
Mansion kediaman James.
James dan Han tengah berjalan jalan diantara ladang bunga belakang mansionnya membicarakan mengenai rencana kepulangan Lunara dua bulan lagi.
"Apa kau sudah menyiapkan secara maximal keamanannya Han?" Ucap James
"Seperti yang kau inginkan bos" Ucap Han
"Lalu kapan wanita itu yang menyerupai Eylul kemari?" Tanya James kembali.
"Harusnya dia sudah tiba bos mungkin sudah ada diruang utama" Jawab Han.
Dan benar saja ada seorang wanita yang menyerupai Eylul sedang duduk diruang utama dengan seorang pria disampingnya.
James menghentikan langkahnya saat ia mengingat kenangan kenangan bersama Eylul dulu.
"Dia bukan Eylul Al dia hanya mirip saja" Ucap James dalam Batin.
"Selamat siang tuan" Ucap Han
"Oh Selamat siang tuan Han."ucap wanita dan pria itu secara bersamaan.
"Kalian sudah mengerti kan dengan perjanjian yang saya berikan waktu lalu,saya hanya membutuhkan nona selama satu hari saja menggantikan posisi seseorang yang akan menyambut adik bos saya dihari kepulangannya nanti" Ucap Han sedangkan James hanya terdiam saja bayang bayang mengenai Eylul selalu berputar difikirannya.Terlebih bunga bunga mawar dihalaman belakang mansionnya berubah warna menjadi merah yang sangat tua dan memberi kesan gelap.
"Anda tidak perlu hawatir tuan istri saya cukup mampu menjalankan tugas ini mengingat gajinya sudah ada ditangan kami" Ucap pria tersebut dengan semangat.
"Nona siapa nama anda"Tanya Han
"Nama saya Irentina biasa dipanggil Iren Tuan" Jawab wanita tersebut.
__ADS_1
"Baiklah mulai hari ini hingga dua bulan kedepan pagi sampai sorenya anda akan diantar jemput sopir pribadi kami kemari untuk belajar menjadi Nona muda palsu disini" Ucap Han dengan sedikit penekanan.
"Sepertinya dia lebih kaya dari Johan,Hemm bagaimana jika aku menjadi nona muda sungguhan di istana seperti ini" Ucap Iren dalam batin ditengah hallunya.
"Ehemm sayang kita bisa pulang sekarang" Ucap pria tersebut.Lalu mereka berdua berpamitan untuk pulang.
"Cihh Eylulku mana mungkin mata duitan seperti dia" Ucap James dalam batin menatap kepergian tamu mereka.
"Han aku mau kau bersungguh sungguh dalam menyiapkan segalanya dan sepertinya untuk dekorasi ruangan yang penuh bunga kita beli saja dari luar karena diladang warnanya tidak secerah dulu" Perintah James sebelum ia pergi menuju ruang kerjanya.
------
Club Rose Night.
"Madam ada undangan pesta apa kau ma-"
"Tidak" Jawab Jessica memotong ucapan Clara.
"Tapi Madam ini dar-"
"Tidak ya tidak apa kau tuli" Ucap Jessica dengan keras
"Ini dari James kau tidak menghadirinya baiklah lanjutkan saja hidupmu bersama angan anganmu itu"Ucap Clara membanting sebuah kartu undangan.
"Ap..apa James mengundangku kenapa tidak katakan dari tadi" Ucap Jessica sambil mengambil kartu undangan yang tadinya dibanting oleh Clara.
"Sudah tapi kau selalu memotong ucapanku" Ucap Clara singat.
"Ayolah maafkan aku yaa" Ucap Jessica memohon..
"Halah paling paling suruh nemenin kesana kan"
"Hehehe kau sudah hafal sepertinya,maafkan aku ya ayolah kau anak buahku paling baik" Ucap Jessica sambil cengar cengir dan mendapatkan anggukan dari Clara
"Baiklah kapan kita berbelanja pakaian yang pantas hemm,aku ingin tampil cantik didepan calon mertua dan calon adik iparku clare" Ucap Jessica.
"Hallu terus lu madam dahlah mau pake dress mau pake gaun mau pake rok mini terserah aku gak mau yang ribet ribet pokonya" Ucap Clara.
Clara sendiri pada dasarnya lebih bar bar dari Jessica.Clara adalah gadis tomboy yang terpaksa bekerja di Rose Night karena memang tidak ada pilihan lain.Dia adalah salah satu korban perdagangan manusia yang dipilih Jessica menjadi anak buahnya karena tampil berbeda dari gadis umumnya.
VISUAL CLARA JHOSEPHINE SINAGA
__ADS_1
BERSAMBUNG