Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 25


__ADS_3

Eylul menguatkan dirinya sendiri sambil memandang cincin pemberian James yang terpasang dijari manisnya.Tidak banyak pula yang Eylul lakukan saat berada dalam perjalanan selain mengingat kenangan yang ada tentang kehidupannya dulu dan hari hari dimansion James.


"Apa artinya ini tuan,aku takkan mungkin memilikimu dalam hidupku,Pa Maa seandainya kalian masih hidup mungkin jalan hidupku tidak seperti ini kalian mungkin sudah mencariku kan" Ucap Eylul dalam batin sambil menyeka air mata yang jatuh membasahi pipinya.


Perjalanan yang ia rasa masih panjang membuat Eylul memutuskan untuk memilih tidur daripada harus teringat dengan kehidupan lamanya.


🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎


Mansion kediaman James.


Diruang latihan yang luas seperti aula,James terus menerus meninju samsak yang ada dihadapannya tanpa henti.Dinginnya malam kota B seakan tidak mempengaruhi James,bahkan keringat bercucuran diwajah dan badannya.


Sebagai penonton Han juga enggan menghentikan apa yang dilakukan James bahkan untuk sekedar mengajak James berbincang saja tidak ia lakukan karena akan berakibat fatal baginya."Terakhir kali kulihat dirimu seperti ini karena wanita berengsek itu,dan untuk yang kedua kalinya karena wanita juga bos.Apa memang semua wanita itu bisa membuat kaum pria gila?Jika memang begitu aku rela melajang seumur hidupku Tuhan." Gerutu Han sambil menggeleng gelengkan kepalanya menperhatikan James.


-----


Sementara itu ditempat lain seorang wanita cantik dengan alis tebal dan hidung yang mancung tengah berbaring diatas ranjangnya sambil berdumel "Cihh..dasar laki laki payah,semua laki laki sama saja gila wanita bahkan situa bangka yang sudah mati itu juga berani beraninya membuat ibuku bunuh diri akibat perselingkuhannya.Jadi sekarang tenanglah dineraka sana dan jangan salahkan aku jika sudah membunuhmu dasar!!Ya Tuhan aku Emira Tamani Giza memohon dan berdo'a dengan setulus hatiku kepadamu pertemukan aku dengan seorang lelaki yang hidupnya hanya akan mencintai dan setia kepada satu wanita saja pastikan pula dia lajang dan belum pernah mencintai siapapun" Ucap wanita yang bernama Emira sebelum akhirnya dia terlelap tidur setelah menyelesaikan misinya hari ini.


🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎


Pagi harinya Eylul dibangunkan oleh salah satu pramugari bahwa mereka sudah sampai.Eylul pun bergegas menuju kamar mandi mencuci muka dan mengenakan make up tipis kembali.


Eylul kembali bergegas keluar dan mengikuti langkah pria yang semalam menjemputnya dilintasan pesawat "Tampan sih tapi sayang dingin kayak kutub utara" Gumam Eylul lirih hingga mereka sudah berada dihadapan tiga mobil bmw i8.


"Nona kau masuklah kedalam mobil tengah itu" Ucap pria yang tidak ia ketahui namanya itu.


Tanpa menjawab Eylul pun melangkahkan kakinya menuju mobil tengah dan langsung duduk dibangku depan karena Eylul melihat bahwa pengemudinya seorang perempuan.

__ADS_1


Eylul masih saja terdiam saat mobil sudah mulai melaju sambil sesekali melirik kearah pengemudi wanita tersebut.


Lama terjadi keheningan akhirnya Eylulpun mengalah memutuskan membuka percakapan terlebih dahulu."Ini dinegara mana?" Ucap Eylul.


"Negara A nona" Jawabnya singkat.


"Siapa namamu?" Tanya Eylul.


"Emira nona"


"Dan pria bertubuh kekar tadi?" Tanya Eylul lagi


"Namanya Jackson nona kami memanggilnya Jack dia orang kepercayaan bos" Jawab Emira.


"Aku yakin kau pasti tau tujuanku kemari iyakan" Ucap Eylul dan Emira hanya mengangguk.


Takut Eylul akan terus bertanya tanya hal hal yang akan membahayakan Emira memberikan kode lirikan mata menuju kaca spion tengah kepada Eylul.Eylulpun mengamati bahwa disana terpasang alat penyadap suara berukuran kecil sesekali berkedip mengeluarkan cahaya merah,Eylulpun kembali diam hingga mereka sampai disebuah Mansion yang besarnya sama dengan milik James memiliki dua lantai dan halaman depan yang sangat luas.


Emira menyuruh Eylul duduk disofa dan menunggu bosnya datang.Tidak lama kemudian masuklah seorang pria dengan wajah yang tidak kalah garang ketimbang James.Dengan isyarat tangan Emira segera keluar meninggalkan tempat tersebut.


"Selamat pagi tuan" Ucap Eylul ramah namun tidak kunjung mendapatkan jawaban dari sang empunya


"Kau tahu disini tugasmu dan kerjamu bukan" Ucapnya


"Tahu tuan"Jawab Eylul tegas


"Siapa namamu?"

__ADS_1


"Eylul Arentina Valerrie" jawab Eylul dengan mantab.


"Aku atasanmu Antonius Perdi Vanlentino" ucapnya dingin.


"Baik tuan" Ucap Eylul.


Antonius berjalan mendekati Eylul dan duduk disampingnya.Perlahan Antonius melingkarkan tanganya dipinggang Eylul.Eylul yang terkejut seketika berdiri dari sofa.


"apa yang anda lakukan tuan" Ucap Eylul masih dengan nada sopan.


"Tidak ada hanya menyentuhmu saja" Ucap Antonius santai diiringi senyum menyeringai.Kemudian Antoniuspun ikut bangkit dan berjalan mendekati Eylul berjalan semakin dekat namun Eylul masih tegap berdiri ditempatnya.


Saat Antonius ingin mencium wajah Eylul sambil memejamkan matanya tiba tiba ia merasakan ada benda dingin yang menempel didahinya.Antonius memutuskan membuka matanya dan melihat ada senjata pistol jenis Glock yang kapanpun bisa menembus kepalanya saat pelatuknya ditarik.


"Jangn macam macam aku memang sudah kau beli tapi bukan soal ini melainkan hanya kemampuanku saja" Ucap Eylul dingin sambil mengeraskan rahangnya.


"Jadi kau mengakui bahwa kau wanita yang memang untuk dijual belikan nona Eylul?kau mengakui bahwa kau wanita rendahan hahahaha" Ucap Antonius sambil tertawa terbahak bahak dihadapan Eylul.


"Kau fikir kau siapa disini hah turunkan senjatamu kau lupa kau sedang berada dimana dan kau bisa saja mati disini kau tidak tahu saat ini berhadapan dengan siapa" Ucap Antonius sambil membentak Eylul.


Akan tetapi Eylul masih sigap dan tegas dengan posisinya sambil mendorong secara kasar pistolnya didahi Antonius "Aku tahu aku dimana dan aku tahu saat ini sedang beruruaan dengan Antonius Perdi Valentino seorang pimpinan geng mafia Black Dragon lantas kau fikir aku takut hah"Ucap Eylul tak kalah tegas dibanding Antonius.


"Jangan kira aku seorang wanita dari sebuah Club malam yang lemah tidak berdaya dan diam saja saat harga dirinya di injak injak oleh pria sepertimu,dengarkan baik baik,yahh aku memang seorang wanita dari Club Jessica akan tetapi aku tidak pernah membiarkan tubuhku disentuh oleh sembarangan pria apalagi pria mesum sepertimu,awalnya aku akan bersikap sopan kepadamu namun melihat perlakuanmu seperti ini jangan pernah harap aku akan tunduk kepadamu kau mengerti!!" Ucap Eylul sambil menurunkan pistolnya dan bergegas keluar dari ruangan tersebut tanpa berfikir panjang ia akan menuju kemana.


"Wanita yang menarik,aku belum pernah menemukan yang seliar dirimu bahkan biodatamu saja mengatakan bahwa kau adalah wanita yang lugu,cihh lihat saja bagaimana jika kau kujadikan nyonya Valentino" Ucap Antonius dalam batin sambil menatap kepergian Eylul dengan senyum devil's yang mengerikan.


**BERSAMBUNG..

__ADS_1


Gimana masih mau lanjut nggak nih?


Jangn lupa Like dan Vote soal ranting bintang ini author pasrahkan pada kalian ya readers**..


__ADS_2