Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 41


__ADS_3

"Hentikan!!!" Ucap Nislen setengah berteriak.Wanita paruh baya itu kini tengah berdiri tegap ditengah tengah aula dan dibelakangnya ada Lunara yang menggenggam erat tangannya.


Semua aktifikas didalam ruangan tersebut terhenti dan seluruh pandangan matapun menatap kearahnya.


"Ohooo..nyonya Anderson" Ucap Antonius yang menghentikan aksinya dalam menghajar James dan berpaling menatap kearah Nislen.


"Apa kabar nyonya besar,kau ingat denganku" Ucap Antonius dengan nada meledek.


"Hentikan Antoni" Ucap Nislen dengan penuh penekanan.


"Apanya?aku hanya bermain main dengan putramu,Dan wahh sepertinya putrimu sudah bisa berjalan ya" Ucap Antonius sambil berjalan menuju arah Nislen.


Han dan beberapa anak buahnya yang tersisa menjadi semakin waspada terhadap Antonius.Nislen memberikan isyarat tangan kepada Han dan dengan sekejap mereka semua menurunknan senjata mereka.


"Hentikan kegilaanmu Antoni selama ini kau sudah salah faham" Ucap Nislen menatap tajam kearah Antonoius.


"Salah faham katamu?"


"Dengarkan aku" Ucap Nislen


"Wanita pembohong sepertimu tidak patut untuk dipercayai tamatlah riwayatmu" Ucap Antonius sambil menodongkan pistolnya tepat didepan dahi Nislen.Lunara tak henti hentinya menangis dan memohon pertolongan.


Namun secara tiba tiba Eylul sudah berada disamping Antonius dan menendang tangan Antonoius hingga membuat pistol yang tadinya ia genggam terjatuh.


"Jaga batasanmu Antoni kau akan membunuh wanita tua yang tidak berdaya hah!"Ucap Eylul


"Kau membelanya Eyl,hahahaha kau ini berada pada pihak siapa sebenarnya"Ucap Antonoius dengan tertawa terbahak bahak.


"Aku berada dipihakmu namun aku tidak akan membiarkanku membunuh orang yang tidak bersalah" Ucap Eylul tegas.


Antonius menatap tajam kearah Eylul,kobaran emosinya terkumpul kembali setelah mendengar bahwa Eylul masih membela Nislen.


"Kau sebut wanita ini tidak bersalah Eyl!dengarkan aku dialah yang sudah menggoda ayahku dialah wanita simpanan ayahku dan membuat ibuku terpaksa mengakhiri hidupnya dan karena dilalah aku tidak bisa menunjukkan rasa sayangku kepada adikku Emira!Dialah penyebab hancurnya keluargaku Eyl!!"Ucap Antonoius membentak Eylul dengan suaranya yang cukup lantang hingga menggema diseluruh ruang aula.


Brukkk.. Emira terjatuh bersimpuh dilantai saat mendengar ucapan Antonius.

__ADS_1


Antonius yang mengetahuinya segera berlari kearah Emira dan membantunya untuk berdiri.


"Bos Emira siapa yang kau maksud?itu Emira lain kan?" Ucap Emira lirih sambil menatap kearah Antonius yang berada disampingnya.


"Tidak,kau adalah Emiraku adikku tersayang..maafkan kakak nanti kakak akan jelaskan semuanya" Ucap Antonius


Antonius kembali berjalan dan berdiri tepat dihadapan Nislen meninggalkan Emira yang bersandar pada Jackson.


"Aku tidak pernah merebut ayahmu Antoni aku bisa menjelaskannya beri aku kesempatan"Ucap Nislen.


"Tidak akan" Ucap Antonoius


"Dengarkan dulu jika kau masih keras kepala maka kau harus melangkahi mayatku" Icap Eylul yang berdiri dihadapan Nislen menghadap kearah Antonius.


"Ya..ya..yaa baiklah" Ucap Antonius.


"Aku tidak pernah merebut ayahmu-"


"Kau bohong!!" Potong Antonius sedikit sarkas.


"Ayahmu memang mencintaiku tetapi aku menolaknya karena dia pecandu narkoba,hingga dia bersumpah akan tetap mendapatkanku meskipun saat itu aku sudah memutuskan menikah dengan pria yang aku cintai,


saat itu hal tak terduga juga terjadi ibumu datang dan melihat kelakuan bejat ayahmu yang mengakibatkan salah faham,


saat itu aku mengandung Lunara dan berhasil menghentikan perbuatan ayahmu tepat aku membenahi bajuku kau datang melihat kami,


saat itu aku kira semuanya berakhir aku kira ayahmu menyesal dengan perbuatannya karena kehilangan sosok istrinya namun tidak 8tahun kemudian ia datang kembali membawa anak buahnya menyerang kediaman kami secara brutal,


dan kau mungkin juga tau karena kau menyaksikannya sendiri dimana ayahmu menembak suamiku hingga tewas dan menembak kaki seorang gadis yang baru bersia tujuh tahun,entah kebohongan macam apa yang ayahmu katakan" Ucap Nislen menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya.


Antonius terdiam sejenak saat mendengarkan perkataan Nislen ia tahu setiap kata yang diucapkan Nislen sama sekali tidak mengandung kebohongan seakan dirinya berkecambuk dengan batinnya sendiri Antonius tersadar bahwa masih ada Emira disana.


Antonius menoleh kearah Emira namun sosok yang ia cari tidak ada bahkan Jacksonpun juga tidak ada.


"Emira!" Teriak Antonius mencari cari adiknya ia takut jika akan terjadi sesuatu kepada adiknya.

__ADS_1


"Urusan kita belum selesai aku harus mencari adikku terlebih dahulu" Ucap Antonius kepada Nislen.


Antonius pergi mencari Emira tanpa merasa bersalah setelah menyebabkan kekacauan yang terjadi bahkan ia tidak peduli dengan tatapan semua orang yang memandanginya dengan intens.


"Han bawa Johan dan James kerumah sakit dulu nanti aku akan menyusulmu"Ucap Eylul.


"Iren nyonya Nislen dan Luna sebaiknya kalian juga ikut pergi kerumah sakit karena penjagaan disana pasti lebih ketat aku tahu bahwa Black Devil's sudah kembali" Ucap Eylul setelah itu ia juga pergi menggunakan salah satu mobil anak buah Antonius


"Apakah James sudah menghidupkan kembali Black Devil's" Ucap Nislen dalam batin.


Sementara itu Eylul menyusul kepergian Antonius dan mencarinya disudut sudut kota.Berkali kali Eylul menghungi Antonius tetapi tidak ada balasan sama sekali.


Eylul juga menghubungi Emira namun sama saja tidak ada balasan "Astaga kenyataan apalagi ini,aku bertemu saudara kembarku yang ternyata adikku dan Perdi Emira?arhhhh membuatku kepalaku seakan mau pecah" Gerutu Eylul.


Tiba tiba ponsel Eylul berdering dengan segera Eylul menjawab panggilan yang tertera nama Emira.


📞"Hallo Emi kau dimana"


📞"Datanglah sendirian dan jemput adikmu dijembatan xxxx"


📞"hallo ini siapa hallo" Tut..tut..tutt panggilannya terputus.


"Sial!!sekarang bagaimana Perdi ayolah kau ini dimana Emira sedang dalam bahaya" Gerutu Eylul memukul mukul setir kemudi Eylul menambah kecepatan mobilnya menuju tempat yang sudah disebutkan oleh pria yang menelvonnya menggunakan ponsel Emira.


Saat Eylul hampir sampai tiba tiba ponselnya bergetar dan itu adalah Jackson.


📞"Nona apa anda baik baik saja" Ucap Jackson saat panggilannya direspon oleh Eylul.


📞"Jack dimana Emira?"


📞"Aku kehilangan jejak nona Emira saat ada wanita yang menelvonku dan berkata kau dalam bahaya dihotel aku segera pergi menuju hotel dan disini sudah sepi?apa kau baik baik saja?"


📞"Jack dengarkan aku,ada seseorang yang mempermainkam kita,Emira dalam bahaya datanglah menuju jembatan xxx dan bawa beberapa pasukan secepatnya aku sudah hampir sampai" Ucap Eylul


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2