
...Kedatangan Eylul dirumah utama telah terdengar oleh Nislen dan Lunara,mereka berdua berniat untuk berkunjung kerumah Utama....
...Dalam perjalanan menuju rumah utama mobil yang mereka tumpangi dihadang oleh sekelompok geng yang memakai topeng hitam....
..."Ma gimana ini?"...
..."Tenanglah nona dan nyonya semampu dan sebisanya kami akan melindungi kalian,berjanjilah untuk tetap didalam mobil dan cobalah minta bantuan kepada tuan muda" Ucap salah satu pengawal yang duduk disamping sopir....
...Dorr..Dorrr...salah satu dari kelompok tersebut melesatkan dua kali tembakan mengenai ban mobil....
..."Maa aku takut ma dimana kakak hikss hiksss" Ucap Lunara diiringi isakan tangis yang mulai pecah...
...Bayang bayang akan masalalu selalu terngiang saat mendengar suara tembakan ataupun ledakan,itulah salah satu alasan mengapa James ingin membuat tempat tinggal terpisah...
..."Tenanglah Luna tak akan terjadi apa apa nak" Ucap Nislen menenangkan Lunara sambil berusaha menghubungi James....
...Kejadian terus berlanjut ketika seluruh anak buah Nislen mulai melemah beberapa orang berjalan menuju mobil yang ditumpangi Nislen dan Lunara....
..."buka!!" Ucap salah satu orang yang mencoba membuka paksa pintu mobil....
__ADS_1
..."Maa dimana kakak ma hikss hiksss"...
..."Tenanglah Lun" Jawab Nislen....
...Pyarrrr.... kaca mobil depan telah berhasil dipecahkan sementara anak buah yang dibawa Nislen telah gugur tanpa tersisa....
...Pintu mobil berhasil dibuka Nislen dan Lunara telah diseret keluar dengan paksa.Tak ada satupun yang mampu menolong dikarenakan anggota geng semuanya bersenjata....
..."Maa Luna takutt hikss hikss".....
...Nislen dan Lunara dibawa masuk kesalah satu mobil namun sebelum mobil melesat serangan secara bertubi menyerbu kumpulan geng....
..."Kau" Ucap Nislen sedikit terkejut....
..."Bu cepat keluar" Ucap seorang wanita yang memakai penutup wajah yang tak lain adalah Eylul....
...Dengan buru buru Nislen dan Lunara berusaha menyelamatkan diri dengan bantuan Eylul mereka berlari untuk berlindung dari serangan baku tembak antara dua belah pihak.Eylul berhasil membawa Nislen dan juga Lunara ketempat yang aman....
..."Tunggulah disini aku akan membantu James bu dia" Ucap Eylul sembari memberikan satu buah pistol jenis glock kepada Nislen....
__ADS_1
...Eylul segera berlari dan bergabung dengan anak buah James yang sedang menembak i musuh mereka....
..."Nona pergilah bersama nyonya dan nona muda" Ucap salah satu anak buah James ...
... "Mereka sudah aman" Jawab Eylul singkat ...
...Dangan langkah tegap Eylul mulai maju menyerang dengan dua buah pistol di kedua tangannya.Pandangannya lurus hanya terfokuskan kepada musuh yang mengintai James....
...Dorr..dorr...duarrr...
...Suara bising beberapa peluru dan juga bom rakitan begitu nyaring hingga memekakan gendang telinga namun tak sedikitpun mengganggu konsentrasi Eylul....
...Ia semakin mempertegas dirinya bahwa seorang wanita tidaklah lemah.Sesekali Eylul memukul bahkan menendang musuh yang menciba menghalaunya dan tidak ada satupun musuh yang mampu menyentuhnya....
...Hingga tiba tiba pandangan Eylul menjadi buram dan sedikit gelap saat kesadarannya mulai hilang akibat pukulan keras yang mengenai kepala bagian belakangnya....
..."Tuhan inikah akhir hayatku" Ucap Eylul dalam batin saat dirinya menyadari ada banyak darah yang mengalir dari kepala belakangnha.Sebelum ia benar benar menutup matanya samar samar terlihat seorang lelaki yang berlari menuju posisinya sambil berteriak memanggil namanya.Namun bukannya menghampirinya seseorang itu justru menghabisi musuh yang telah memukulnya tanpa ampun....
..."Seindah malam meskipun tanpa bintang dan bulan,sedamai pada danau hijau yang sering Mama dan Papa kunjungi dahulu,dan secerah cahaya dipagi hari,aku merindukan kalian" Ucap Eylul lirih....
__ADS_1
...BERSAMBUNG...