Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 49


__ADS_3

Setelah sarapan pagi Eylul berkemas hari ini dia sendiri yang akan menyelidiki mengenai Johan tanpa ikut campur tangan orang lain.


Setelah memastikan Iren baik baik saja dan menitipkannya kepada pak Sam dan Aysun Eylul berangkat menuju Club Rose Night.


"Hey Eyl lama tidak berjumpa bagaimana kabarmu?kudengar yang terakhir kali kau-"


"Ah sudahlah max jangan bahas itu aku selamat kok oh iya dimana madam Jessica aku ingin bertemu dengannya" Ucap Eylul dengan senyum manis miliknya.


"Ada diruangannya kamu masuklah saja" Jawab Max


Eylulpun berjalan keruangan Jessica dan mengetok pintu setelah mendengar jawaban dari Jessica Eylulpun masuk.


Jessica benar benar tercengang saat dihadapannya adalah Eylul yang ia kira sudah meninggal dengan perlaha Jessica mendekati Eylul.


"Ini kau,kau masih hidup? oh ya tuhann.." Ucap Jessica dengan senyum yang lebar dan memeluk Eylul.


"Ya aku masih hiduo apa kau berharap aku mati madam" Ucap Eylul bercanda.


"Tidak bukan begitu,jadi apa yang membuat seorang Eylul yang dulu sangat lugu kemari bahkan kau masoh cantik dengan rambut pendekmu itu" Ucap Jessica.


"Kau bisa saja,aku kemari ada urusan madam"


"Jangan katakan sebuah misi?dari siapa setahuku kau tidak bersama James atau Antonius?" Tanya Jessica.


"Ya memang aku ingin menyelidiki Johan" Ucap Eylul datar.


"Maaf Eyl bukankah sekarang dia adik iparmu dan maaf ya Eyl saat itu aku terpaksa membelimu kau tau lah bisnisku ini bagaimana" Ucap Jessica merasa bersalah.


"Ahh tidak masalah madam tapi kali ini aku membutuhkan bantuanmu" Ucap Eylul

__ADS_1


"Kau butuh bantuanku?"Tanya Jessica heran.


"Yaa setahuku Johan sudag mempermainkan Iren adikku dan tak jarang pula dia kemari?" Ucap Eylul dengan tatapan kosong.


"Soal itu aku tidak tahu Eyl kau bisa tanyakan kepada max atau anak buahku yang lainnya diruang bawah tanah mungkin beberapa dari mereke sudah menjadi pemuas Johan" Jawab Jessica.


"Yaa tidak masalah aku hanya akan memastikan saja jika benar dia bermain maka aku akan menjebaknya" Ucap Eylul.


"Caranya?"


Eylulpun membisikkan sesuatu kepada jessica membuat Jessica melembarkan kelopak matanya.


"Kau sudah gila Eyl!!" Ucap Jessica sedikit keras.


"Tidak dan aku mohon bantulah aku madam" Ucap Eylul.


Jessica hanya pasrah dengan ide gila Eylul ia tidak habis fikir Eylul yang ia kenal dulu dan sekarang sangatlah jauh berbeda.


Malam haripun tiba namun yang ia tunggu belum juga muncul hingga menunjukkan pukul 23.00 namu tak lama setelah itu Johan datang dan meminta beberapa minuman kepada Max.


Pandangan Eylul tidak pernah lepas dari Johan yang mulai merayu beberapa wanita bahkan ada satu wanita yang cukup berani duduk dipangkuan Johan tentu saja Eylul segera memfotonya menggunakan kamera ponsel.


"Baiklah Antonius memang benar tunggu saja Johan!!" Ucap Eylul dalam batin.


Eylul begegas pulang setelah memastikan sendiri apa yang dikatakan Antonius dengan perasaan benci yang membara Eylul menatap sinis kearah Johan saat melewatinya.


Eylul telah tiba dikediamannya dan betapa sedikit terkejutnya saat ia melihat Iren berdiri diambang pintu depan.


"Kau belum tidur?" Ucap Eylul menyadarkan Iren dari lamunannya.

__ADS_1


"Entahlah Kak aku sering tidak bisa tidur seperti ini tapi setelah kau sudah datang mari kita tidur aku merindukanmu" Ucap Iren seraya menggandeng tangan Eylul.


"Apakah suamimu masih belum kembali?" Tanya Eylul.


"Dia berkata malam ini masih berada diluar kota dan besok pagi baru akan sampai" Ucap Iren ragu.


"Kenapa wajahmu cemas?" Ucap Eylul memandang kearah Iren.


"Tidak apa apa kak akhir akhir ini aku sering bermimpi buruk mengenai Johan,pernah suatu ketika saat dia berada diluar kota dan saat itu kami sedang bertelvon dan aku mendengar suara wanita katanya itu hanya sekertaris temannya yang sedang berbincang" Ucap Iren sambil terus berjalan tanpa menyadari raut wajah Eylul yang menahan amarah dengan tangan yang menggenggam kuat hingga kukunya memutih.


"Baiklah sekarang mari tidur kesehatanmu dan bayimu cukuplah penting" Ajak Eylul menuju kamar.


"Tapi kak aku lapar" Ucap Iren manja.


"Baiklah kubangunkan saja pak Sam" Ucap Eylul sambil beranjak.


"Tapi kak aku ingin masakanmu" Rengek Iren


"Eiyy kau ngidam ya?" Ucap Eylul sedangkan Iren hanya tersenyum senyum saja.


"Baiklahh kakak buatkam untuk calon keponakan kakak yang satu ini" Ucap Eylul sambil mengelus lembut perut Iren.


"Maaf ya kak merepotkanmu" Ucap Iren Iren sambir menyengir kuda.


"Heyy kau ini apa apaan justru kakak senang jika kau manja kepada kakak" Ucap Eylul sembari mengecek bahan yang ada didapur


Iren hanya duduk diam memperhatikan Eylul yang mulai sibuk memasak untuknya sambil sesekali mereka bercanda gurau.


"Pantas jika selama ini keberuntungan menyertaimu kak karena kau memang orang baik berbeda denganku yang selalu diselimuti rasa iri dan dengki" Ucap Iren seraya menatap Eylul.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2