Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 9


__ADS_3

"Tidak apa apa Jess,Lagi pula saat itu aku juga sedang mabuk" Ucap James sambil berlalu meninggalkan jessica menuju sofa.


"Ada perlu apa lagi kau datang kemari Jem,bukankah perjanjian kita sudah selesai." Tanya Jessica sambil mengekor dibelakang James


James lebih dulu duduk bersandar disofa sedangkan Jessica masih dengan posisi berdiri tegak. "Tidak apa apa hanya ingin berkunjung saja kesini." Ucap James sambil menepuk sofa disebelahnya memberi isyarat agar Jessica duduk disampingya.


Seakan mendapatkan hadia yang tak ternilai harganya.Tanpa menunggu perintah kedua kalinya Jessica langsung saja duduk disebelah James.


"aku sangat merindukan bisa dekat seperti ini denganmu Jem." Ucap Jessica dalam batin


"Jessi ada yang ingin aku tanyakan padamu." Ucap James sambil bangun dari sandarannya dan kini James menatap Jessica secara intens.


"so..soal apa Jem?" Tanya Jessica dengan nada sedikit gugup dengan tatapan mata James.


kemudian James menyodorkan berkas biodata Eylul yang sempat ia ambil tadi dimeja kerja Jessica "soal ini." jawab James


Dengan cepat Jessica mengambil dan membacanya sekilas "Memangnya apa yang ingin kau ketahui mengenai wanita itu Jem" Tanya balik Jessica sambil memainkan kancing kemeja James.


James menghentikan ulah Jessica dengan memegang lengan Jessica "hentikan,Jessi aku mengetahui semua tentangmu termasuk bagaimana caramu mendapatkan semua wanita yang ada disini jadi jelaskan saja tanpa bertele tele atau kau akan menerima akibatnya" Jawab James kini wajah James nampak memerah dengan rahang yang mulai mengeras.


Jessica yang mulai merasakan ada perubahan pada Jamespun hanya hanya menelan Salivanya dengan kasar sebelum menjelaskan semuanya kepada James.


"Dia hanya wanita jaminan hutang Jem,saat itu ada pria yang kemari dia salah satu pelanggan disini datang bersama kekasihnya meminjam uang padaku yang tidak sedikit,dan sebagai jaminannya aku meminta kekasihnya tinggal disini,namun kekasihnya menolak dan memberikanku sebuah foto.aku melihatnya dan wajahnya hampir mirip dengan kekasih pria itu aku fikir itu hanya mungkin kebetulan saja dan besoknya pria itu meminta dua anak buahku untuk membantunya menculik Eylul" ucap Jessica dengan wajah yang mulai pucat pasi.


"baiklah kalau begitu aku harap kau tidak berbohong Jessi,aku pamit dulu" Ucap James dan berlalu pergi dengan Han yang berjalan dibelakangnya.


"apa mungkin James tertarik pada Eylul.Ah mungkin James hanya penasaran saja bahkan sepertinya James masih mengharapkan kedatangan Cassandra" ucap Jessica dalam batin sambil berjalan menutup pintu ruang pribadinya.


----


Saat tengah dalam perjalan sesekali Han melirik kearah James yang duduk disebelahnya."Bicaralah." Ucap James secara tiba tiba seakan mengerti dengan posisi Han


"Hehehe bos kau tau saja,emm pestanya tidak jadi ya" Jawab Han sambil cengingisan.

__ADS_1


"Kau bisa memesan wanita beserta minumannya nanti dihotel aku yang membayarnya" Ucap James dengan nada dingin.


Tak lama kemudian saat dijalan yang sepi James begitupun dengan Han melihat Eylul tengah berjalan sendirian dan dibelakangnya ada dua pria yang berjalan membututi Eylul secara diam diam.


"Bos sepertinya dia sedang dalam bahaya" Ucap Han


"Jangan harap aku mau menolongnya sudah lanjutkan saja" jawab James.


"ayolah bos dia wanita loh sebentar lagi sepertinya akan hujan" ucap Han namun tidak ada jawaban dari James hingga mobilpun berlalu melewati Eylul.


Saat mobil sudah melesat lumayan jauh.Entah apa yang ada didalam fikiran James,tiba tiba ia mengingat kejadian saat di club dimana menganggap Eylul sebagai Cassandra.


"Han!putar balik cepatlah" Ucap James tiba tiba


"ada apa dan kemana bos" jawab Han sambil memutar balik..


"apakah kau mulai tertarik pada wanita itu bos,kuharap hatimu kembali mencair" Ucap Han dalam batin


James dan Han mulai menyusuri jalanan yang tadi ia lewati namun bukannya menemukan Eylul hanya melihat dua orang pria bertubuh besar terbaring ditrotoar jalan terlihat mereka berdua tengah menahan rasa sakit.Tidak jauh dari samping mreka terdapat high heels Eylul itupun hanya sebelah.


"Dimana dia bukankah tadi kau yang mengikutinya,Jawab!" Tanya Han sambil menodongkan pistol kearah salah satu pria.


"tadi ada mobil yang berhenti tuan dan memaksa nona Eylul ikut namun saat kami akan menyelamatkan nona kami kalah banding dengan mreka yang berjumlah lima orang" Ucap salah satu pria kepada Han


Han bergegas menuju kemobil kembali "Bos sepertinya ada yang menculik nona Eylul karena dua pria itu hanyalah pengawal yang ditugaskan Jessica" Ucap Han


"kita cari dia lanjutkan mengemudimu" jawab James dengan nada datar


Han kembali fokus menyetir dan mengamati jalannan sedangkan James hanya memasang ekspresi wajah yang tidak terbaca.


beberapa menit kemudian James melihati sebuah gang kecil yang hanya pas dilewati oleh mobil,dan disitu memang ada satu mobil yang terparkir.


"Han berhenti"Ucap James tiba tiba saat ia mengetahui ada yang janggal dengan mobil dalam gang tersebut.

__ADS_1


James turun dari mobil dan bergegas menuju arah mobil yang terparkir diikuti dengan Han dibelakangnya tidak peduli saat itu hujan mulai turun.


Dari kejahuan James sedikit bisa melihat dari dalam mobil bahwa ada wanita yang meronta sambil berteriak minta tolong.Dengan segera James berjalan menuju mobil itu dan ternyata memang ada Eylul yang hampir saja diperkosa oleh kelima pria itu


Dengan sedikit sisa kesabaran James mengetok kaca pintu mobil dan keluarlah dua orang laki laki tersebut.


"Ada apa mengganggu saja" ucap pria tersebut.


"aku ingin kau bebaskan wanitaku" Ucap James dengan nada santai


"apa aku tidak salah dengar barusan bos menyebut nona itu wanitanya" Ucap Han dal batin karena terkejut dengan ucapan James


"kau fikir kau ini siapa hah,lawan aku jika kau bisa" ucap pria itu menantang James.


Tanpa banyak bicara bagh bigh bugh James menghajar kedua pria itu tanpa ampun sedangkan tiga pria didalam mobil itupun akhirnya keluar karena melihat kedua temannya dikalahkan oleh James.


"Kau mau jadi jagoan ya disini" Ucap salah satu diantara tiga pria itu.


kali ini Han lah yang maju dan tanpa banyak bicara Han mulai menyerang ketiga pria itu sedangkan James berlalu memilih menghampiri Eylul yang masih didalam mobil.Kini penampilan serta kondisi Eylul nampak sangat miris dengan rambut yang acak acak an,gaun dress yang atasnya sudah robek dan bagian bawah dres yang agak tersingkap keatas.


Eylul sangat ketakutan sambil meneteskan air matanya apa lagi saat James mulai mendekatinya kini jiwanya sangat terguncang dengan apa yang terjadi


"Jangan mendekat,pergilah kumohon tuan pergi!" pinta Eylul sambil memohon dan menyatukan tangannya didepan dada


"tenanglah okey tenang aku tidak akan berbuat jahat tenanglah dan pakai ini" Ucap James sambil membuka Jasnya yang hampir basah semua karena memang saat itu hujan turun sedikit deras.


"Apakah kau tidak percaya padaku,aku tidak akan menyakitimu nona kemarilah"Ucap James sambil memakaikan jasnya kepada Eylul karena dari tadi Eylul tidak merespon semua yang dikatakan James.


James membenarkan jasnya yang sudah terpasang dibadan Eylul dan juga membenarkan dres bawah Eylul yang sedikit memperlihatkan paha putih milik Eylul..


Kemudian James menarik Eylul keluar dari mobil sambil memeluknya.Dibawah guyuran hujan yang semakin deras James menggendong Eylul ala bridal style berjalan menuju mobilnya.


Tak lama kemudian Han menyusul James seuasi memberaskan sisa ketiga pria tersebut..

__ADS_1


~Maaf ya teman teman Upnya melambat~


__ADS_2