Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 33


__ADS_3

Malam yang sepi dan dingin seakan tidak dirasakan oleh Emira yang tengah duduk diayunan depan mansion Antonius.


Tidak peduli ada beberapa pengawal atau penjaga yang menatapnya Emira termenung dalam sunyinya malam.


"Kau belum tidur hemm" Ucap Antonius dari belakang Emira secara tiba tiba dan membuatnya sedikit terkejut.


"Tidak bisa tidur bos" Jawab Emira santai saat melihat kondisi Antonius setengah mabuk.


Antonius melepas jaketnya dan ia pasangkan kepada Emira yang terlihat sedikit menggigil dan beberapa kali mengusap usap lengannya.


"Un..untuk apa"


"Ssssttt diamlah jangan banyak bicara oke kesehatanmu itu penting Emira agar kelak saat kau tahu kebenarannya kau akan jadi wanita yang kuat dan tangguh" Ucap Antonius


Emira hanya diam dan mencoba menelaah maksud dari ucapan Antonius.


"Emira apa yang akan kau lakukan jika orang yang kau cintai mencintai orang lain" Ucap Antonoius sambil duduk disamping Emira.


Emira faham betul dengan arah pembicaraan Antonius.Emira tahu bahwa Antonius sudah banyak berubah dan mencintai Eylul dengan sangat tulus namun Eylul masih mengharapkan suatu kebenaran dari James.


"Jika aku menjadi yang mengejar mungkin aku akan melepaskan cintaku dan membiarkannya memilih bahagianya sendiri,kau tahu bos cinta itu tidak biaa memaksa ataupun dipaksa seperti bunga mawar indah dikelopak namun berbahaya dibatang jika kau membiarkannya saja maka dia akan berbunga dengan indah namun jika kau menggenggamnya kau yang akan terluka" Jawab Emira.


"Tapi bagaimana jika aku mencintai luka itu Emi?" Tanya Antonius kembali sambil menyandarkan kepalanya dibahu Emira.


Emira hanya diam saja seakan tidak terjadi apa apa bahkan ia sendiri sempat terbayang sakit hati yang dirasakan Antonius.


"Maka kau akan selamanya tersakiti,cobalah melepas dengan rendah hati apa yang tidak bisa kau paksa bos mungkin itu bisa membuatnya bahagia dengan caranya" Ucap Emira.


Namun kali ini Antonius sudah benar benar kehilangan kesadarannya dan Emiralah yang membopong Antonius masuk kedalam mansion.


Eylul yang baru saja dari dapur melihat Emira yang susah payah membopong tubuh Antoniua segera saja Eylul menggampiri Emira untuk membantu.


"Dia minum lagi ya Emi" Ucap Eylul disiskanan Antonius.


"Iya kak ntah sampai kapan" Ucap Emira


Emira dan Eylul membawa Antonius kedalam kamarnya dan membaringkannya.Dengan telaten Emira membersihkan wajah Antonoius tidak luput juga melepas sepatu Antonius lalu menyelimutinya.


Setelah selesai Eylul mengajak Emira kedalam kamarnya.


"Emi apakah kau mencintai Perdi?" Ucap Eylul


"Tidak kak kenapa?" Jawab Emira datar

__ADS_1


"Jujur saja padaku ayolah?" Ucap Eylul lagi dengan antusias


"Tidak kak aku hanya merasa kasihan saja melihatnya" Jawab Emira


"Dia sudah kuanggap kakakku sendiri terkadang tanpa sepengetahuan siapapun dia memberiku hadiah hadiah kecil jadi karena itulah aku tidak pernah risih saat berdekatan dengannya lagi pula aku tidak merasakan apapun kok" Ucap Emira.


Akhirnya Eylul dan Emira bercerita panjang lebar dan begadang sampai pagi dikamar Eylul.


-----


Keesokan harinya Eylul dan Emira bersiap siap karena Antonius mengajak mereka kesuatu tempat."Ini dimana?" Tanya Eylul pada Antonoius setelah mereka melewati perjalanan naik turun.Namun Antonius masih diam.


Mereka sampai disebuah bukit dan Antonius mengajaknya berjalan menaiki sebuah tangga menuju keatas bukit.


Ditengah tengah perjalanan mereka Antonius menggendong Eylul ala bridal style.


"Perdi turunkan aku" Ucap Eylul sambil memukul mukul dada bidang Antonius.


"diamlah"


"Turunkan aku sekarang jika tidak-"


"Jika tidak kau akan menembakku?diamlah jika tidak kau akan jatuh tubuhmu semakin berat saja" Ucap Antonius tanpa menatap sedikitpun kearag Eylul yang terus memberontak.


Eylul terdiam memang saat itu kringat Antonius mulai keluar dari dahinya.Eylul mengusap wajah Antonius dengan lembut hingga akhirnya mereka sampai diatas bukit dan duduk sebuah kursi taman.


"Sedikit"


"Kau ini sebenarnya mafia sungguhan atau bukan menggendong wanita kecil sepertiku saja sudah kelelahan" Ucap Eylul sembari mengusap dahi Antonius yang berkeringat


Pandangan mereka bertemu satu sama lain dan lagi lagi membuat Eylul salah tingkah.Eylul mengedarkan pandangannya menatap kerlap kerlip lampu kota dari atas bukit.



Tidak lamapun seluruh lampu kota yang Eylul lihat padam membuat Eylul bingung.


"Pejamkan matamu" Ucap Antonius dingin


"apa?" Jawab Eylul kaget


"Kau memang wanita yang keras kepala" Ucap Antonoius sambil menutup mata Eylul dari belakang.


"Hentikan ini tidak lucu!"Ucap Eylul sedikit meronta.Hingga Antonius melepas dan melangkah mundur.

__ADS_1


Eylul dapat melihat pemandangan dihadapannya tepat seluruh kota masih padam dan hanya beberapa yang menyala itupun membentuk sebuah kata "I LOVE YOU"


Eylul terdiam matanya berkaca kaca melihat adegan romantis didepannya.


Kemudian Antonius sudah berada disampingnya."Kau suka?" Tanya Antonius


"Suka sekali" Ucap Eylul dengan senyum yang lebar.


"Apakah kau menyukaiku juga Eyl" Ucap Antonius.Dan secara tiba tiba senyum Eylul mulai menghilang.


Eylul melingkarkan tangannya dibelakang punggun Antonius dan menaruh kepalanya pada dada bidang Antonius.


Antoniuspun membalas pelukan Eylul dan mengecup pucuk kepala Eylul dengan lembut.


"Tidak apa apa jika kau masih belum bisa melupakannya,aku tidak akan memaksamu untuk bersanding denganku tapi berjanjilah padaku kau akan bereingkarnasi dan menjadi pasanganku dikehidupan selanjutnya" Ucap Antonius


"Hikss..hiksss maafkan aku" Ucap Eylul sedikit terisak..


"Hey kau juga bisa menangis?sudahlah aku akan melepasmu dan kejarlah bahagiamu okey" Ucap Antonius


"Ta..tapi aku egois padamu Perdi" Ucap Eylul


"Sssstttt cinta itu berhak memilih pada siapa hatinya berlabuh,kejarlah bahagiamu Eyl" Ucap Antonius sambil mengelus lembut rambut Eylul.


Dibalik adegan drama antara Antonius dan Eylul ada dua orang yang diam diam memperhatikan mereka dari balik sebuah pohon besar.


"Hikss hikss cintamu membuatku tersentuh bos" Ucap Emira sambil mengusap usapkan wajahnya pada lengan Jackson.


"Hishh kau ini cengeng,kurangi menonton drama koreamu itu" Ucap Jackson sambil mengusap kelopak matanya.


"Kau juga cengeng Jack,lagi pula baru pertama kali aku menyaksikan adegan seperti ini secara live..hikss...hikkss" Ucap Emira


"Kenapa takdir tidak menyatukan mereka berdua saja pasti bos akan tobat"


"Kau benar kenapa kakakku tidak dijodohkan dengan bos Antoni saja mereka berdua cocok kan?" Ucap Emira


"Sudahlah ayo kembali turun ke mobil jika bos mengetahui kita sedang mengintip dari sini maka tamatlah riwayatmu" Ucap Jackson sambil mengisyarakat tangannya dibawah leher.


"Bukan aku tapi kau!" Ucap Emira jengkel dan mendahului jalan Jackson


Namun baru saja mereka akan menuruni anak tangga Emira dan Jackson melihat beberapa orang yang mencurigakan diantara mobil mereka.Dengan segera Jackson dan Emira berlari menghampiri Antonius.


Namun saat mereka sedikit sampai pada tempat Antonius hal tak terduga sudah terjadi

__ADS_1


"Bos-" Teriak Emira terhenti karena mulutnya ditutup oleh tangan Jackson dan membawanya bersembunyi dibalik pohon besar


BERSAMBUNG.


__ADS_2