Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 43


__ADS_3

Beberapa tiga hari telah berlalu Antonius tetap mencari keberadaan Eylul mengerahkan seluruh anak buahnya untuk menyisir dermaga.


Siang dan malam Antonius sudah seperti orang yang kehilangan akal sehatnya.Ia tak mengganti pakaiannya sama sekali dan hanya minum hingga kesadarannya benar benar hilang.


Sementara itu hal yang sama terjadi pada James secara diam diam ia menyuruh Han dan setengah anggota Black Devil's mencari Eylul.James menyangkal fakta bahwa Eylul terjun dari atas jembatan bersama bom rakitan.


Sedangkan Emira ia hanya diam mengurung diri didalam kamarnya ia sangat terpukul dengan kepergian Eylul yang sudah ia anggap seperti kakaknya sendiri.


Seminggu kemudian pencarian Eylul dihentikan karena tidak mendapatkan hasil apapun Emira mulai bangkit dan selalu berada disisi Antonius.


Begitupun James ia sudah bersiap akan membubarkan kembali Black Devil's namun niatnya ia urungkan saat ia akam berburu kehutan dan melihat seorang wanita menggunakan dress berwarna putih tengah berjongkok dibebatuan sungai besar yang mengalir menuju dermaga,nampak ia sedang bermain air.



Namun saat James menghampirinya wanita itu menghilang entah kemana.


"Aku yakin dia Eylul,kau juga melihat ya bukan?" Ucap James saat posisinya berdiri tepat dimana wanita itu berada.


"Ya aku memang melihatnya,tapi itu mustahil mungkin saja hanya orang yang menyerupai nona Eylul bos dan kau lihat rambutnya saja pendek" Ucap Han sambil memperhatikan sekitar.


"Mengapa banyak kelopak mawar hitam disini?" Ucap Han dalam batin namun ternyata James juga memperhatikannya.


"Aku mau ada pengawasan ditempat ini Han!" printah James sebelum pergi


"Aku yakin kau masih hidup Eyl,mawar ini mengapa seolah memberiku pertanda baik bahkan mawar yang ada didalam mansionku juga berubah warna seperti ini" Ucap James dalam batin.


Ditempat lain tidak jauh dari bantaran sungai seorang wanita paruh baya sedang menyeret memarahi wanita dewasa.


"Ibu maafkan aku"


"Sudah berkali kali ibu katakan padamu jangan keluar rumah kau ini nakal,lihatlah terakhir kali kau nekat keluar rumah dan apa yang terjadi!" Ucap wanita paruh baya itu hingga mreka sampai pada rumah yang cukup kecil.


"Ibu aku berjanji tidak akan keluar rumah lagi bu maafkan aku yaa" Ucap wanita itu.


"Elma ibu hanya hawatir akan terjadi sesuatu padamu" Ucap wanita paruh baya tersebut dengan mata yang mulai berkaca kaca.

__ADS_1


"Maafkan Elma telah membuat ibu hawatir,tadi Elma hanya bermain air dan tidak sengaja melihat mawar hitam dan Elma tertarik" Ucap Elma sambil memeluk ibunya.


"Kau suka mawar hitam?" Tanya Aysun yang tidak lain adalah ibunya Elma.


"Jika kau suka dikota ini hanya ada satu pemilik ladang mawar dan katanya mawarnya berwarna hitam dia seorang CEO muda yang sangat kaya raya bisnisnya sudah mencapai luar negeri,ibu akan memintanya agar kau bisa menanam dan merawatnya" Ucap Aysun.


"Benarkah bu,tapi nanti akan merepotkanmu bagaimana jika pria kaya raya itu tidak mau memberikannya kepada kita" Ucap Elma yang mulai memasang wajah sedihnya.


"Itu bisa diatur tapi berjanjilah dulu kepada ibu bahwa kau tidak akan meninggalkan tempat dan pekarangan ini?"Ucap Aysun.


"Baiklah aku berjanji trimakasih bu aku menyanyangimu" Ucap Elma sambil memeluk Aysun.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Nona bolehkan saya bertemu dengan tuan James saya mohon" Ucap ucap Aysun yang berdiri didepan pintu gerbang mansion James yang sebelumnya diusir oleh beberapa pengawal yang berjaga.


"Maaf untuk apa anda mencari kakak saya?"Ucap Lunara dengan suara lembutnya.


"Saya hanya akan meminta sedikit saja mawarnya jika tidak boleh saya akan memblinya berapapun harganya" Ucap Aysun.


"Baiklah,biarkan dia masuk"Ucap Lunara.


Aysun pun mengikuti langkah Lunara memasuki mansion James.Semenjak kejadian yang menimpa Eylul,Lunara memilih tinggal bersama James.


"Kakk..kakak kau dimana?" Ucap Lunara sedikit berteriak.


"Aku disini ada apa" Jawab James sambil menurun i anak tangga.


"Kak ibu ini-"


"Katakan"Ucap James dingin dengan tatapan tajam menatap kearah Aysun.


"Mohon maaf atas kelancangan saya tuan,saya kemari berniat untuk membeli mawar anda satu batang saja" Ucap Aysum sambil menundukkan kepalanya.


"Hahahahaha,tidak!mawarku tidak aku jual!"Ucap James tegas.

__ADS_1


"Kak jangan jahat jahat" Ucap Lunara.


"Lun aku tidak rela berbagi mawar yang sudah dirawat oleh Eylul" Ucap James


"Tuan saya mohon,berapapun harganya tuan" Ucap Aysun memohon.


"Cihh memangnya kau punya uang berapa banyak hemm" Ucap James sambil memalingkan wajahnya.


"Kakak!kenapa kau jahat sekali aku memben-"


"Baiklah baiklah,apa alasanmu menginginkan mawarku kau pasti tahu bahwa mawar yang aku miliki sedikit langka bukan?" Tanya James kepada Aysun.


"Putri saya sangat menyukai bunga tuan dan ia menginginkan bunga mawar hitam" Ucap Aysun.


"Anak macam apa dia yang tega membuat ibunya kesusahan" Gerutu James.


"Saya tidak keberata kok tuan karena saya menyayanginya lebih dari apapun,lagi pula dia baru saja sembuh" Ucap Aysun


"Sakit apa putrimu?"


"Ahh hanya kecelakaan kecil tuan" Ucap Aysun.


"Baiklah tunggulah sebentar,Pak Sam." Ucap James


"iya tuan"


"Ambilkan satu batang mawar hitam dan bungkus dengan tertutup lalu berikan kepada wanita tersebut" Ucap James


Pak Sam pun menjalankan printah James "Nonan Eylul benar bemar membawa perubahan pada tuan muda,sampai saat ini aku selalu berdo'a dimanapun kau berada kau masih dibawah lindungan Tuhan nona" Gerutu pak Sam.


James memilih pergi menuju ruang kerjanya.mengingat kejadian pagi hari tadi saat ia melihat seoeang wanita yang postur tubuhnya tidak asing.


"Kau dimana Eyl aku yakin kau tidak mungkin tiada karena jasadmu tidak ditemukan" Ucap James lirih sambil memandangi foto Eylul dimeja kerjanya.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2