Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Ompol


__ADS_3

Hari telah berganti hari minggu telah berganti minggu dan bulan telah berganti bulan.Kehidupan yang Eylul harapkan sudah menjadi kenyataan hidup dan tinggal bersama aysun ibu angkatnya dan Iren adik kandungnya serta keponakan yang sangat menggemaskan.


Suasana duka perlahan lahan pudar tergantikan oleh kebahagiaan yang selalu hadir.Tawa dan tangis Erhan seakan menambah suasana yang ramai dikediaman Vallerie.


Iren yang awalnya hanya meratapi kebodohan serta kesedihanya mengenai Johan perlahan mulai bangkit dan berfokus untuk melanjutkan kehidupannya bersama pangeran mungilnya yang terlahir prematur.


"Atutuh sayang jangan nangis dong sini sini sama mama ya" Ucap Iren yang mencoba menenangkan baby Erhan.


"Ada apa Ren?" Tanya Eylul yang baru saja memasuki kamar Iren


"Ini loh kak dari tadi dedeknya nangis terus padahal baru aja minum susu" Jawab Iren.Dan tak lama kemudian suara bel pintu berbunyi Eylul menyuruh Iren untuk melihat siapa yang datang sedangkan ia mengambil alih untuk menggendong Erhan.


"Silahkan masuu-" Ucap Iren terhenti saat melihat tamu yang hadir ialah tak lain Antonius.


"Hoammmmmb membuka pintu kok lama banget sih mana Erhan?" Ucap Antonius yang langsung saja menyelonong masuk kedalam rumah.


"Hey kau tidak ada sopan sopannya ya main masuk saja" Brukkk tanpa sengaja Iren menabrak dada bidang Antonius yang tiba tiba memutar balik badannya saat Iren temgah mengikutinya dari belakang.


"Auhhh kau ini!"


"Diamlah kau masih sama saja cerewetnya tadi katanya silahkan masuk" Ucap Antonius dengan sedikit meledek.


"tapi-"

__ADS_1


"Ada apa sih Ren ada tamu kok malah dimarah marah ,,ohh jadi tamunya buaya ini toh" Ucap Eylul sembari turun dari tangga saat mengetahui bahwa Antoniuslah yang berkunjung.


"Kalian sama saja,itu kenapa Erhan menangis terus sih,coba sini aku mau gendong" Ucap Antonius sembari menyodorkan tangannya bersiap untuk menggendong baby Erhan.


Sekejab pula baby Erhan berhenti menangis saat berada pada gendongan Antonius.


"Lihat dia langsung diam wlekkk" Ucap Antonius sembari menjulurkan lidahnya kepada Iren.


"Kau ishh mana anakku" Jawab Iren


"Sudah sudah ren masuklah buatkan minum biarkan Erhan bersamanya" Lerai Eylul.


"Tapi kakkk..."


"Ya yaa baiklah" Jawab Iren dengan malas sambil berjalan menuju dapur.


Sementara itu tinggallah Eylul dan Antonius bersama Erhan diruang keluarga mereka bercanda tawa layaknya keluarga kecil yang bahagia yang tak lama kemudian Iren datang sambil membawa minuman untuk Antonius.


"Tunggu sebentar" Ucap Antonius secara tiba tiba mengejutkan Eylul dan Iren.


"Ada apa?" Ucap Eylul dan Iren bersamaan.


"Kenapa celanaku basah,astaga Erhann" Ucap Antonius yang baru menyadari bahwa Erhan mengompol.Eylul dan Iren yang melihatnyapun tak dapat menahan tawa.

__ADS_1


"Hahhahaha anak mama yang pintar" Ucap Iren ditengah tawanya


"Aishh kan jadi kotor" Ucap Antonius seraya memberikan Erhan kepada Iren.


"Sudah sudah Ren bawa Erhan jangan lupa pakaikan popok ya,sebentar lagi kakak akan ke kantor ada meeting" Ucap Eylul yang sedari tadi juga ikut tertawa.


"Lalu aku bagaimana?" Tanya Antonius


"Ya kau pulanglah" Jawab Eylul santai.


"Boleh aku menginap disini"


"Boleh saja jika kau mau besok tubuhmu kucincang halus" Jawab Eylul dengan senyum devilsnya.


"Ya yaa pulang sekarang"


"Mau kuantar ke kantor" Tawar Antonius.


"Kau pulang atau kupulangkan hemm"


"Yaa ya baiklah aku akan pulang"


"Dasar singa betina" Ucap Antonius dalam batin.

__ADS_1


__ADS_2