Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 15


__ADS_3

Sore hari,Mansion James.


Eylul bersibuk diri dihalaman belakang mansion James mengurus bunga bunga mawar yang mulai bermekaran dengan sangat telaten,menyiraminya dengan penuh kasih dan sesekali menghirup dalam dalam aroma wangi dari bunga mawar.


"Kuharap setelah kepergianku kalian semua tetap hidup dan bermekaran dengan sangat indah" Gumam Eylul dan kaget saat mengetahui lengannya tergores batang mawar yang berduri.


"Awhh.."Ucap Eylul dengan segera mengusap usap lengannya "Untuk tidak sampai bersadarah." Gumam Eylul lagi.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Sore itu juga James yang sepulang dari kantor tiba dimansionnya dan dengan segera menuju keruang kerjanya diikuti dengan Han.


"Bos ini hasil pencarian yang anda minta." Ucap Han sambil menyodorkan sebuah map berwarna coklat diatas meja kerja James.


James membukanya dan perlahan membacanya dengan teliti satu persatu kertas yang ada didalam map itu.


"Apa kau sudah mengecek keakuratan informasi ini Han."Tanya James dan kini pandangannya beralih menatap Han.


"Sudah bos."


"Baiklah kalau begitu lanjutkan kerjamu aku ingin istirahat sebentar,dan ya Han tolong suruh pak Sam mengantar makan malamku kekamar" Ucap James seraya pergi meninggalkan ruangan kerjanya.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Malam harinya Eylul berjalan menuruni anak tangga menuju meja makan dan mendapati suasana sepi tanpa kehadiran Han dan James hanya ada pak Sam yang sesekali bolak balik menata makanan diatas meja.


"Tuan James dan tuan Han dimana pak Sam" Tanya Eylul dan seketika pak Sam berbalik menghampiri Eylul.


"Tuan Han sedang keluar ada urusan mendadak dan tuan muda sedang istirahat didalam kamarnya." Ucap pak Han sambil menata makanan diatas nampan.

__ADS_1


"Lalu itu untuk siapa pak Sam apakah untuk tuan James." Tanya Eylul dan hanya dapat jawaban anggukan saja dari pak Sam.


"pak Sam makan malamnya kan kurang setengah jam lagi bagaimana kalau kita makan dulu saja." Ucap Eylul dengan enteng.


"Temani saya makan ya pak Sam aku mohon" Ucap Eylul lagi sambil menyatukan kedua telapak tangannya didepan dada.


"Tapi nona sa-" Ucap pak Sam tiba tiba terpotong oleh Eylul.


"Jika pak Sam takut makan disini ayo kita makan didapur saja saya tau anda juga belum makan kan,sudahlah masih ada waktu setengah jam lagi." Ucap Eylul sambil mengambil beberapa makanan dan membawanya kembali kedapur.


"Nona nanti saya bisa terkena masalah" Ucap pak Sam dengan nada yang rendah.


"ayolah pak Sam saya juga pelayan disini aku juga bekerja hanya berbeda tugas saja,kumohon pak Sam" Ucap Eylul memelas


"Aku jadi teringat dengan pak Alex saja" Ucap Eylul lagi dengan nada sendu.Pak Sam yang melihatnyapun merasa bersalah karena membuat Eylul sedih.


Akhirnya mereka berdua makan bersama dimeja dapur sambil sedikit bercanda dan melempar senyum.


Selesai makan Eylul menaruh piring kotornya dan sekalian mencucinya juga."Nona biarkan itu sudah tugas saya" Ucap pak Sam disamping Eylul.


"Sudahlah pak Sam kita ini sama lagipula saya bukan manjikan anda kan" Ucap Eylul sambil tersenyum.


"Nona apakah anda tidak merasa malu atau jijik makan bersama kepala pelayan seperti saya?saya lihat anda juga bukan golongan orang bawah?"Tanya pak Sam secara tiba tiba sontak saja Eylul teringat dengan pak Alex yang tugasnya hampir sama dengan pak Sam.


Seketika mata Eylul berkaca kaca takala mengingat kehidupannya dulu sebagai nona muda,Eylul selalu makan bersama pak Alex saat orang tuanya tidak ada dirumah,bahkan saat kematian orang tuanya hanya pak Alex lah yang memperhatikannya entah apa jadinya jika tidak ada pria paruh baya itu.


"Noan"Panggil pak Sam sambil menggoyangkan bahu Eylul,Eylulpun tersadar.


"Maaf nona jika ada perkataan saya yang salah tadi"Ucap pak Sam sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"ahh emm ti..tidak kok pak Sam,saya tidak membedakan orang dari statusnya bahkan tadi saya makan nasi dan anda juga makan nasi kan,tidak ada yang berbeda selama kita mau menghormati satu sama lain pak Sam" Ucap Eylul sambil mengalihkan pandangannya,ia tidak mau jika pak Sam mengetahui ada raut kesedihan diwajahnya.


"Pak Sam sepertinya anda lelah istirahatlah biarkan saya saja yang mengantar makan malam tuan James."Ucap Eylul sambil meraih makanan yang sudah pak Sam siapkan diatas nampan.


"Tidak perlu nona itu sudah tugas saya" Jawab pak Sam ingin meminta nampan yang sudah berada ditangan Eylul.


"Eitsss jangan menolak saya juga pelayan lo." Ucap Eylul sambil memilih beranjak meninggalkan pak Sam.


"wajah anda bak dewi dan hati anda sehalus sutra,anda benar benar tidak hanya cantik difisik saja nona,tuan muda akan sangat beruntung jika dipersandingkan dengan anda." Ucap pak Sam dalam batin sambil menatap Eylul yang berjalan menuju kamar James.pak Sam pun membereskan segalanya yang kotor sebelum beranjak pergi untuk mengistirahatkan tubuhnya.


------


tok..tokk.tokk... "Permisi tuan" Ucap Eylul saat sudah berada didepan pintu kamar James.


Berulang kali Eylul memanggil namun tidak ada jawaban Eylul yang mulai pegal menunggu memutuskan langsung masuk saja kedalam kamar James.


ceklek..


Eylul sudah berada didalam kamar James,melihat kesana kemari namun tidak melihat batang hidung James.Eylul menaruh nampannya dimeja sofa yang ada didalam kamar James.


Perlahan Eylul melangkahkan kakinya mencari cari keberadaan James keruang kerja kecil dan keruang ganti namun tidak ada.


"apa mungkin masih didalam kamar mandi ya" Gumam Eylul karena samar samar mendengar gemricik air dari dalam kamar mandi.


Tiba tiba Eylul mendengar sesuata yang jatuh kelantai dengan keras,dengan segera Eylul memutar balik badannya dan seketika matanya melebar.


"Tuannn" Ucap Eylul yang terkaget.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2