
(mengandung konten dewasa bijaklah dalam mimilah novel sesuai aturan yang ada)
Eylul kembli berjalan menuju bar namun ditengah perjalannya ia bertemu dengan wanita lain yang sedang membawa beberapa botol minuman.
"hay key semoga sukses apakah itu untuk tuan yang barusan ku antar" tanya Eylul kepada wanita yang bernama Keyla
"iya nih sebenarnya hari ini jadwalku libur aku disuruh Clara katanya diatas sudah tidak ada wanita yang tersisa,bagaimana jika kau yang mengambil jobku nanti aku yang akan berbicara pada madam dan Clara aku merasa sedikit tidak enak badan hari ini." tawar Keyla kepada Eylul
"baiklah sini aku sendiri belum menerima job sih" ucap Eylul sembari meminta nampan berisi beberapa botol minuman dari tangan Keyla.Akhirnya Eylul kembali berjalan kembali kearah ruangan VIP tersebut..
tokk.tokk..tokk Eylul mengetuk pintu terlebih dahulu
"masuk" ucap James dari dalam.Eylul kemudian masuk kedalam ruangan tersebut dan melakukan rutinitasnya..
"mau minum sekarang tuan"jawab Eylul yang sudah duduk disebelah James sambil menyilangkan kaki jenjangnya..
"Hemm" jawab James dingin tanpa memandang Eylul.
Eylul hanya menurut saja menuangkan wine kedalam gelas dan menyerahkannya kepada James,James menerima dan langsung meneguknya.
"Han kau bisa menungguku diluar saja" Ucap James kepada Han yang tak lain bawahannya yang paling setia..
"baik tuan" jawab Han dan segera pergi meninggalkan James dan Eylul
"mau tambah lagi tuan" tawar Eylul yang hanya dijawab deheman oleh James
"ckk.kenapa dia sangat cuek dan dingin seperti ini wajahnya tampan sih tapi sedikit menakutkan juga sepertinya dia sedang banyak masalag" Ucap Eylul dalam batin
__ADS_1
Hingga beberapa jam kemudian James sudah kehilangan setengah kesadarannya karena terus meminta minuman kepada Eylul.
Eylul hanya menurutinya saja karena semakin banyak yang dipesan oleh James akan semakin banyak pula bonus yang dia dapatkan
"Cassu kemarilah,sini sayang" ucap James melantur karena pengaruh alkohol kepada Eylul.Eylul yang tidak mengerti maksud dari James hanya berdiam diri.
"Cassu kurang apa aku untukmu,aku memiliki harta yang tidak akan habis jika kau gunakan,untuk apa kau pergi dariku hemm" ucap james kembali sambil meraih pinggang Eylul
"Tu..Tuan maaf ini bukan dari perjanjian saya hanya menemani minum i.. itu saja" ucap Eylul yang mulai panik dengan tindakan James apalagi ruangan itu kedap suara jadi tidak mungkin jika harus berteriak meminta tolong itu akan percuma saja karena tidak akan ada yang mendengar
"Ssststtt kenapa kau memanggilku tuan Cassu panggil aku sayang ayo" ucap James sambil meletakkan jari telunjuknya dibibir Eylul.
"Cassu sudah kukatakan jangan memakai pakaian sexy seperti ini bagaimana jika orang lain melihat tubuhmu sayang kau hanya milikku" Ucap James sambil melepas jasnya dan dipasangkan ke tubuh Eylul.Eylul terdiam seribu bahasa menatap kearah James yang kian melantur air matanya jatuh dengan tindakan James yang seakan menghargai dan menghormati wanita meskipun yang terlontar dari mulut James bukan namanya melainkan nama Cassu
"Setidaknya masih ada lelaki yang mau menghargai wanita kotor sepertiku" Ucap Eylul dalam batin
"jangan ulangi lagi perbuatanmu ya okey kali ini aku memaafkanmu,dan satu hal jangan pernah kabur lagi nanti aku bisa gila" Ucap James kemudian menarik pinggang Eylul memeluknya erat erat seakan tidak mau lepas dan menaruh kepala Eylul didada bidangnya
"hey.. sayang kenapa masih menangis aku tidak marah padamu okey asal jangan diulangi lagi" *cup Ucap james sembil mencium kening Eylul dengan tangan yang masih melingkar dipinggang Eylul
*Cup *Cup James mencium pipi kanan dan kiri Eylul..Eylul masih terdiam karena tindakan James
*Cup James mencium sekilas bibir Eylul.Namun seperti candu James menatap bibir mungil yang berwarna peach terang itu dan ingin segera melahapnya.
James menelan salivanha dengan kasar sebekum menc**bu serta mel***t bibir Eylul kembali serta merengkuh tengkuk Eylul agar ciuman mereka semakin dalam.
Eylul tidak terima dan ingin menolak namun hatinya berkata lain baru kali ini ia berciuman bahkan saat bersama dengan Johan,Eylul sangat sangat menjaga dirinya.Ada rasa nyaman saat James memperlakukannnya beberda dengan Johan kekasihnya perlahan Eylul juga membalas James
__ADS_1
"apakah sekarang aku sudah sehina ini" batin Eylul
Lama lama ciuman James semakin dalam kini Eylul dibaringkan diatas sofa.James melanjutkan aksinya dan berpindah dileher Eylul mencumbunya dan menggigitnya kecil sehingga meninggalkan jejak kissmark.
Tangan James meraba raba perut datar Eylul dan seketika Eylul menggelinjang karena geli. "Cukup tuan" ucap Eylul dengan nafas yang terengah menahan sesuatu yang bergejolak dalam dirinya yang tidak pernah ia tahu itu disebut apas
Namun James tidak mempedulikan ucapan Eylul kini seragam Eylul sedikit tersingkap James mencium sekilas perut datar Eylul.
"Sayang,,sejak kapan ada tanda lahir bulan sabit merah dibawah pusarmu" tanya james namun masih tetap dengan melanjutkan aksinya
"Tuan kumohon jangan lakukan itu hiks hikss" ucap Eylul yang mulai merasa takut jika James melakukan hal yang lebih..
Tiba tiba bunyi pintu terbuka dengan keras *bruakk munculah Han dengan wajah panik dan sedikit emosi melihat posisi James yang menindih Eylul .
"kumohon tuan saya yakin anda orang yang baik,selamatkan saya dari tempat ini" pinta Eylul kepada Han sembari meneteskan air mata..
"Cihh wanita pe****r sepertimu tidak pantas mendapatkan belas kasihan semua perempuan sama saja hanya ada uang dimatanya" Ucap Han dengan berdecih lalu berjalan kearah James tanpa mempedulikan Eylul yang terus saja menangis.
"Kau ini apa apaan Han kau mengganggu waktuku dengan Cassu jika kau berbicara seperti itu lagi akan kujahit mulutmu" Ucap James dengan nada melantur
"tidak ada waktu lagi bos kita harus pergi diluar ada banyak mush yang sedang mengincar kita tempat ini sudah terkepung" Ucap Han dengan nada paniknya sambil membopong James keluar
"Han bagaimana dengan Cassu kau mau meninggalkannya" Ucap James dan berhenti melangkah
"Bos tidak ada waktu lagi Cassu akan selamat aku sudah mengaturnya" jawab Han bohong sambil berlalu pergi dan membopong bosnya yang sudah kehilangan setengah kesadarannya.Sedangkan Eylul masih menangis sejadi jadinya sendirian didalam ruangan VIP tersebut..
Tak pernah ia bayangkan sebelumnya bahkan Johan kekasihnya dulu saja tidak pernah mendapatkan apapun meskipun sebuah ciuman dari Eylul.
__ADS_1
*SEKIAN DULU YA AUTHORNYA HARUS KERJA*
TERIMAKASIH DAN JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE KASIH KRITIK DAN SARANNYA DI KOMENTAR JUGA