Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
BAHAGIA BERSAMAMU


__ADS_3

Malam itu adalah malam yang tidak pernah Eylul duga sebelumnya bersama seseorang yang dulunya pernah sangat ia sayangi pernah mengisi hatinya namun harus berakhir dengan rasa kecewa saat orang yang ia sayangi tidak tulus menyanyangi yang ada hanyalah kekecewaan yang ia dapat.


Puing puing ingatan dan kilasan masalalunya mulai bermunculan satu persatu dimulai saat dirinya tinggal dimansion James,bahkan ingatan mengenai dirinya yang pernah bekerja diRoseNight dan beberapa kilasan saat ia tinggal dimansion Antonius.


Hari ini juga diruangan sebuah perkantoran tepatnya dimeja kerjanya Eylul terdiam sendiri merenungkan hari hari yang selama ini sudah ia jalani bahkan rasa trauma yang telah ia lewati sendirian.


"Banyak kenangan yang sudah berlalu bahkan rasa sakit itupun belum sepenuhnya sembuh saat dimana kau hanya memanfaatkanku,saat dimana kau membohongiku,saat dimana kau menghianatiku,lantas aku harus bagaimana sekarang" Ucap Eylu lirih sambil menatap kosong kesebuah rangkaian bunga mawar merah segar diatas meja kerjanya.


"Mengapa sepertinya aku mengenal Antonius sangat dekat?" Ucap Eylul lagi,lamunanya tersadarkan saat seorang sekertarisnya mengetuk pintu.


"Masuklah" Ucap Eylul dari dalam.


"Nona ada seorang tamu yang memaksa ingin bertemu?" Ucap sekretaris Eylul.


"Apkah dia sudah membuat janji?" Ucap Eylul.


"Tidak ada nona dia hanya menitipkan ini" Ucap sekretaris sambil menyerahkan sekuntung bunga mawar hitam.


"Biarkan dia masuk" Jawab Eylul dingin saat ia menyadari siapa tamu yang ingin bertemu dengannya kali ini.


"Baik" nona Ucap sekretaris Eylul sambil berlalu pergi


Tak lama lagi suara pintu terbuka dan Eylul masih terdiam berdiri disamping kaca jendela yang lebar,dengan lembut tangan yang kekar itupun melingkar dipinggangnya yang rapi dari arah belakang Eylul.


"Aroma inilah yang membuatku candu,anatara jasmine dan mawar" Ucap seseorang yang tengah memeluk Eylul dari belakang.


"Ada apa kau kemari Al" Ucap Eylul dengan nada dinginya.


"Aku merindukanmu" Jawab James sambil menaruh kepalanya pada bahu Eylul.

__ADS_1


"Urus dahulu wanita yang ada dimansionmu" Ucap Eylul ketus.


"Bagaimana kau tau?" Tanya James


"Bukankah itu wanita yang memiliki baju dimansionmu saat pertama kali aku tinggal" Ucap Eylul yang masih mematung.


"Dia Cassandra Eyl dia hanya masalaluku saat ini hanya ada kau dihatiku" Ucap James sambil membalikkan tubuh Eylul hingga posisi mereka salinv berhadapan.


"Tapi aku meragukanmu jika memang kau dan dia benar benar sudah selesai mengapa kemarin-"


"Kau salah faham Eyl" Potong James


"Kau bilang salah faham sedangkan aku melihat dengan mata kepalaku sendiri dia memelukmu sambil berkata bahwa dia tunanganmu,lantas saat oagi pagi sekali kau kerumahku kau berjanji akan mencertikan semuanya mana Al" Ucap Eylul dengan rahang yang mengeras dan kini bolamatanya mulai memerah seakan menahan air matanya agar tidak terjatuh sambil mengingat ingat kejadian kemarin.Dimana saat Eylul pergi kemansion James tanpa pemberitahuan.


flashback on


Saat itu Eylul mencari cari James Han bahkan pak Sam namun tiada yang muncul akhirnya Eylul memutuskan pergi menuju kamar yang dulunya ia tempati disaat itu pula ia melihat James yang berbaring namun tidak sendirian.


"Apakah kau jalangnya James,kenalkan aku Cassandra biasa dipanggil Cassu oh ya aku tunangan James loh" Ucap Cassandra sedikit genit.


Eylul yang mendengarnya dengan sangat jelas menjadi terdiam sambil menatap James seolah olah tak percaya dengan segera Eylul keluar kamar dengan berlari sesekali ia menuruni anak tangga dengan melompat.


"Eyll..Eylull berhenti" Teriak James.


"Eyll kau salah faham Eyl kumohon berhenti" Ucap James lagi sambil mengejar Eylul namun Eylul sudah pergi mengendarai mobil ferarri putih kesangannya.


James yang mencoba menyusulpun kehilangan jejak hingga ia mencari kerumah dan bahkan tempat tempat yang Eylul sering kunjungi namun Eylul tidak ada dimanapun


flashback off

__ADS_1


"Maafkan aku beri aku kesempatan untuk membuktikan bahwa aku benar benar tulus kepadamu Eyl" Ucap James dengan tulus sambil memeluk erat erat tubuh Eylul


"Aku tidak mau kehilangan dirimu untuk kesekian kalinya Eyl aku takut" Ucap James melemah tanpa sadar setitik air mata mengalir dari kelopak mata James membasahi bahu Eylul.


"Ceritakan dulu mengenai Cassandra" Ucap Eylul.


"Ya memang dulunya dia kekasihku dan kau tau bunga ditaman belakang dulunya adalah tempat yang nanti akan kujadikan tempat teristimewa antara aku dan dia,apapun yang ia minta selalu kuberikan hingga suatu saat ia meminta kebebasan dariku dan bodohnya aku melepasnya begitu saja" Ucap James terhenti.


"Lalu?" Tanya Eylul penasaran akan kelanjutan cerita dari James


"Aku memberinya kebebasan ia pergi dari hidupku saat itu aku tidak pernah percaya dengan wanita manapun kecuali mama Luna dan ketiga adalah kau Eyl" Jawab James dengan bersungguh sungguh.


"Lalu aku bertemu denganmu dan mentintaimu,dengan ini aku James Alferd Anderson ingin mengajakmu menikah" Ucap James dengan lantang membuat Eylul membulatkan kelopak matanya karena tertegun.


"Husss apa apaan ingat ini kantor Al,untung ruang kerjaku sudah kedap suara!" Bentak Eylul sambil berjalan menuju meja kerjanya.


"Eyl aku bersungguh sungguh" Ucap James sambil berjalan mengejar Eylul.


"Lalu bagaimana dengan wanita yang sekarang sedang dirumahmu,aku tidak mau satu atap dengan wanita yang mungkin saja masoh tersimpan didalam hatimu" Ucap Eylul sambil tersenyum smirk kepada James.


James semakin mendekati Eylul memeluknya dari depan perlahan tangan kekarnya melingkar dipunggung Eylul.Tubuh mereka bersatu tanpa ada jarak lagi dan James mendekatkan kepalanya kepada Eylul hingga dahi dan hidungnya saling bersentuhan dengan dahi dan Eylul.


Perlahan pula Eylul memjamkan matanya,tangan yang sedari tadi ia lipat didepan dada perlahan pula jatuh.


"Aku bersungguh sungguh mencintaimu,akan aku singkirkan siapapun yang menghalangi jalan kita disini kau adalah ratunya,Eylul hanya milikku dan aku milikmu" Ucap James lirih dihadapan Eylul.


"Kau mau menikah denganku?" Ucap James lagi sambil mengecup lembut bibir Eylul yang berwarna pink natural,perlahan Eylul membuka matanya dan menatap penuh arti kearah James sambil mengangguk.


"Trimakasih sayang,aku bahagia bersamamu" Ucap James lagi sambil menarik tubuh Eylul agar semakin dalam pelukan mereka.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2