
Hari terus berlanjut hingga Eylul dinyatakan telah sembuh namun tidak dengan beberapa memory ingatannya yang hilang.
Sore itu semua orang tengah berkumpul diruang keluarga rumah Eylul termasuk Antonius memang akhir akhir ini Antonius lebih sering berkunjung kerumah Eylul sekedar bertemu dengan Erhan yang semakin hari mulai aktif.
"Baiklah hari ini aku ingin membicarakan hal yang serius" Ucap Iren dengan tiba tiba dan seketika pula Aysun dan Eylul menoleh kearah Iren yang duduk disebelah Antonius.
"Memangnya mau bicara apa?" Ucap Eylul sambil memasukkan satu biji popcorn kedalam mulutnya.
"Aku akan menikah kak" Ucap Iren berhasil membuat Eylul tersedak begitupun Aysun yang terkejut.
"uhukk..uhukkkk.. Yang benar saja?" Ucap Eylul.
"Nak memangnya kau akan menikah dengan siapa?" Tanya Aysun.
"Bu,kak tenangnlah minum ini dulu" Ucap Iren sambil menyodorkan dua gelas berisi air putih segera pula Eylul yang tadinya tersedak meminum habis air putih yang disediakan Iren.
"Lalu?" Ucap Eylul seraya menunggu penjelasan Eylul.
"Jadi aku akan menikah dengan Antonius kak secepatnya aku meminta restumu dan juga ibu Aysun" Ucap Iren sambil mengingat ingat kembali kejadian dimana saat Antonius mengajaknya berbicara empat mata.
Flashback On
Sepulang dari rumah sakit saat menjenguk Eylul Antonius mengajak Iren kesebuah tempat yang sedikit jauh dari kota,tempat dimana udaranya sangat sejuk dan angin yang sepoi sepoi menenangkan jiwa ditambah hamparan air danau yang berwarna hijau.
"Kita dimana?" Ucap Iren saat mereka telah sampai ditaman danau
"Kau tak perlu tau" Jawab Antonius dengan dingin.
"Setidaknya cepat katakan mengapa hanya untuk berbicara saja kita harus sampai disini" Ucap Iren yang sedikit kesal bercampur penasaran namun Antonius masoh tetap diam sambil memjamkan mata.
__ADS_1
"Gila sebaiknya aku pulang saja dan bermain dengan anakku" Ucap Iren sambil melangkahkan kakinya namun terhenti saat tangannya ditahan oleh Antonius.
"Kau mau tau?" Ucap Antonius dingin dengan sedikit kasar Antonius membalikkan tubuh Iren hingga posisi mereka saling berhadapan.
"Dengarkan baik baik aku tidak akan mengulangi apa yang sudah kuucapkan,kita akan segera melangsungkan pernikahan" Ucap Antonius.
Seketika pula kelopak mata Iren terbuka lebar jantunya mulai berdetak kencang.
"Kau pria yang gila,apa kau fikir ini lelucon" Ucap Iren dengan nada sedikit tinggi.
"Hey seharusnya aku yang bertanya apakah ini lelucon mengapa kau katakan kepada Eylul bahwa aku ini calon suamimu?" Ucap Antonius dengan sedikit menahan emosinya
"Apa kau tuli bahwa kakak tidak boleh mendapatkan tekanan,lantas harus kujawab apa?apa aku harus menjawab bahwa kau yang menyelamatkannya dari rosse night clum Jessica apa aku harus menjawab bahwa kau mantan bosnya yang mengajarinya menjadi bawahan seorang mafia!Karna akulah kondisi kakak menjadi seperti ini" Jawab Iren dengan nada yang meninggi sambil menahan air mata yang sudah siap akan menetes.
Dengan lembut Antonius menarik tubuh Iren kedalam dekapannya,pelukan hangat yang Antonius berikan membuat air mata Iren tak tertahankan lagi tangisannyapun mulai pecah membahasi kemeja yang dipakai Antonius.
"Kalau begitu kita segera laksanakan saja pernikahan ini" Ucap Antonius lembut sembari mengelus lembut kepala Iren.
"Ayolah jangan keras kepala seperti kakakmu" Ucap Antonius dengan wajah yang bersungguh sungguh seperti sedang merayu anak kecil
"Kau gila sampai kapanpun aku tidak mau apalagi menikah bersama orang yang tidak aku cintai" Jawab Iren sambil menyeka air matanya yang membasahi pipinya ia berbalik arah ingin berlari meninggalkan Antonius namun.
"Setidaknya fikirkan baik baik mengenai Erhan" Ucap
Antonius berhasil membuat langkah Iren terhenti.
"Turunkan Egomu sedikit saja fikirkan baik baik mengenai Erhan aku tau mungkin dalam lubuk hatimu yang paling dalam masih ada nama mendiang suamimu begitupun aku yang juga masih menyimpan nama seseorang didalam hatiku,tetapi apakah kau memikirkan masa depan Erhan dan Eylul?" Ucap Antonius lagi.
"Jangan jadikan keluargaku sebagai kelemahanku" Ucap Iren sambil berbalik menatap tajam kearah Antonius.
__ADS_1
"Tidak ada keluarga yang menjadi kelemahan justru karena merekalah kita bisa kuat,berfikirlah kedepan lagi Erhan juga membutuhkan sosok ayah yang mendapingi masa pertubumbuhannya dan juga melindunginya begitupun Eylul yang membutuhkan drama ini agar tidak terjadi apa apa yang membahayakan dirinya" Ucap Antonius sambil mendekat kearah Iren yang tengah berdiri mematung.
Dengan lembut Antonius mengusap air mata Iren yang terus mengalir,secara tiba tiba Antonius berlutut dihadapan Iren sambil menggenggam kedua tangan Iren.
"Will You Marry Me" Ucap Antonius
"Aku tau dihati kita masing masing masoh tertulis na seseorang yang kita sayangi,namun apa salahnya jika kita mencoba membuka hati demi kebaikan yang lainnya" Ucap Antonius lagi.
Dengan tubuh yang sedikit bergetar serta jantung yang berdegup kencang akhirnya Iren menganggukkan kepalanya sambil memejamkan mata.Saat itu pula Antonius berdiri dan memeluk hangat Iren
"Entah jalan takdir apa lagi,untuk menebus kesalahanku padamu akan kulakukan apapun demi dirimu kak" Ucan Iren dalam hati.
"Saat ingatanmu telah kembali dengan sendirinya aku harap kau tidak pernah membenciku atas keputusan yang aku ambil dan juga atas kelancanganku telah menikahi adikmu padahal saat ini hanya kaulah yang aku inginkan" Ucap Antonius dalam hati.
Flashback Off
"Hey jadi kaoan adikku ini akan menikah" Ucap Eylul membuat Eylul membuat Iren kembali tersadar
"secepatnya kak" Ucap Iren sambil memeluk lengan Antonius.
"Ahh iya kakak ipar secepatnya saja agar aku selalu bisa bertemu Erhan" Ucap Antonius.
"Baiklah kalau begitu,uchhh keponakan tante kau juga bahagia seperti mamamu yahh" Ucap Eylul sambil mengelus lembut pipi gembul Erhan yang tengah berada digendongan Aysun.
"Ibu merestui kalian berdua nak semoga saja hubungan kalian juga direstui oleh tuhan" Ucap Aysun sambil memandang kearah Iren dan Antonous secara bergantian.
**BERSAMBUNG DULU GAESS,MAAF UPNYA LAMA AUTHORNYA HARUS BOLAK BALIK LEMBUR JADI KURANG ADA WAKTU..
AGAK SEDIH JUGA SIH SAAT PARA PEMBACANYA MULAI MENURUN TERUS,KIRA KIRA KURANG APA SIH TULIS MASUKAN KALIAN MENGENAI KRITIK DAN SARAN DIKOLOM KOMENTAR YAA KAKAK KAKAK ATAU ADEK ADEK BUAT KALIAN SIAPAUN DEH MAKASIHH JUGA UDAH DUKUNG AUTHOR INI..
__ADS_1
SALAM KENAL**..