
Malam harinya Eylul berangkat bersama Emira menggunakan pesawat jet pribadi Antonius.
Tidak ada yang bersuara baik Antonius Eylul maupun Emira.Hingga Emira memutuskan untuk mendengarkan musik melalu headseatnya,Antonius duduk dengan nyaman sambil memejamkan mata sedangkan Eylul..
Ia kembali teringat dimana saat ia membuka monitor CCTV dirumahnya tentang Johan yang kerap kali keluar masuk rumah bersama wanita yang sangat mirip dengannya bahkan mereka juga sering melakukan hubungan intim dikamar yang dulunya adalah kamar Eylul.
Eylul masih sedikit berfikir positif mengenai Johan,mungkin saja Johan dijebak oleh wanita tersebut.
Namun disisi lain Eylul juga berfikir negatif apakah Johan tidak mampu mebedakan mana kekasih aslinya.
Lalu Eylul teringat kembali pada rekaman video pada tablet yang Emira berikan.Dimana ia melihat sendiri saat kejadian ia menembak James.
Sesaat setelah Eylul dibawa pergi oleh Antonius dalam keadaan pingsan,James yang awal mulanya terbaring bersimbah darah tiba tiba saja bangkit dan berdiri.
Dan disana ada Han dan beberapa bodyguard yang menghampiri James,Perlahan lahan James membuka jasnya lalu kemejanya yang ternyata sudah ada rompi anti peluru dan beberapa kantong darah yang tertempel diluar rompi anti plurunya.
Hingga akhirnya Eylul tertidur setelah lelah bergelut dengan hati dan logikanya.
----- Flashback sebelum Eylul melaksanakan misinya.
"Han apakah semuanya sudah beres?"
"Sudah bos"
"Lalu apakah sudah kau pastikan dia datang dengan berapa pasukan?" Ucap James
"Dia menjalankan misinya sendiri dan hanya ada beberapa pengawal pria saja yang menjaganya dari jarak jauh" Jawab Han.
"Baiklah kita mulai drama ini" Ucap James sembari turun dari mobil dan berjalan santai memasuki gedung perusahaan AL Group.
Hingga satu buah senapan yang mengenai dadanya dan Jamespun ambruk membuat seluruh orang yang berada disekitar depan gedung berlari berhamburan.
"Cari pembunuh itu" Teriak Han sambil menopang tubuh James.
Setelah beberapa saat kemudian "Bos bangunlah dia sudah pergi" Ucap Han namun James masih saja memejamkan mata.
__ADS_1
"Bos bangunlah apa kau nyaman kupeluk seperti ini" Ucap Han lagi.
Sontak saja James membuka matanya dan terbangun.
"Persetan dengan dirimu aku masih normal Han!!"Ucap James sembari membuka Jasnya.
"Bodoh kenapa pakai rompi anti peluru yang ini untuk jaraknya lumayan jauh jika tidak aku bisa mati!!"Gerutu James sambil melucuti kemeja dan rompi anti pluru yang sudah ditempeli beberapa kantong darah.
Flashback Off
-----
Keesokan harinya Eylul pergi berbelanja disebuah Mall dinegara A ditemani oleh Emira.
Sebelumnya Eylul sudah meminta ijin kepada Antonius bahwa setelah kejadian itu ia akan lebih memilih sendiri apa yang ia sukai maupun tidak sukai..
Eylul tidak sengaja menabrak seorang wanita yang tingginya tidak jauh berbeda dengan dirinya,.
"Maaf nona"Ucap Eylul sambil mengambil beberapa paperbag wanita itu dan menyerahkannya
"Hey kalo jalan tuh pake mata dong" Ucap si wanita yang tidak sengaja ditabrak oleh Eylul.
"Apa kamu bilang coba ulangi"Ucap wanita tersebut dengan sinis.
"****,mana ada orang jalan pakai mata dimana mana jalan tuh pakai kaki kali" Ucap Emira yang tak kalah sewot.
"Kalian orang miskin tidak akan mampu mengganti rugi barang saya dan yaa saya tidak mau barang saya yang sudah kalian sentuh ambil saja" Ucap wanita tersebut dengan sedikit menyombongkan diri.
"Hey kau fikir sekaya apa dirimu hah jik-"Ucap Emira terpotong.
"Emi sudahlah,dan nona jika kau mau aku bisa mengganti rugi barangmu yang sudah aku pegang ini kau mau aku ganti rugi dengan uang atau barang?" Ucap Eylul dengan raut wajah santai menatap wanita berambut gelombang tersebut.
"Cihh kau fikir itu murah disitu ada berlian yang unlimited edition dan beberapa baju mahal,jika aku meminta uang pasti kau akan membayarnya dengan mencicil kan huh" Ucap Wanita tersebut sambil menyibak nyibakkan rambutnya kebelakang.
Eylul membuka semua paper bag dan membaca merk baju dan toko perhiasan tersebut lalu Eylul mengajak wanita tersebut menuju toko perhiasan.
__ADS_1
"Kau tidak perlu mempermalukan dirimu sendiri dasar miskin" Ucap wanita tersebut.
"Kau diamlah setidaknya kau bersyukur nona mau mengganti rugi barang yang tidak ada lecetnya sama sekali"Ucap Emira
Sesampainya ditoko Emira melihat gelagat aneh diwajah wanita tersebut.
"Mbak apakah ditoko ini masih tersisa berlian berlian seperti ini katanya limited edition ya" Ucap Eylul ramah kepada pelayan toko perhiasan.
"Ahh ya benar Nona hanya tinggal satu disini sebentar ya akan saya tunjukan"Uacap pelayan tersebut berlalu pergi dan kembali membawa sebuah kotak berwarna merah.
"Ini mbak silahkan harganya hanya 4,6M saja loh untuk barang secantik ini bisa dipasang untuk kalung cincin anting dan perhiasan lainnya" Ucap Pelayan tersebut
"Oh iya jika memang ini hanya tinggal satu apakah sebelumnya sudah ada pembeli lain?" Tanya Eylul.
"Tidak ada nona,tapi sepertinya kotak yang nona bawa saya pernah melihatnya"
"Dimana"
"Tadi ada seorang wanita yang kemari dan hanya membeli kotak perhiasan disini" Ucap pelayan wanita tersebut.
"apakah wanita yang duduk didepan toko itu" Ucap Eylul sembari menoleh kedepan toko
"Benar nona wanita itu"
Eylul berjalan keluar dan menarik tangan wanita yang sudah merendahkannya.
"Mbak tolong bungkuskan berlian yang asli yaa jangan yang palsu malu lah kalau mau pamer tapi pake imitasi,oh ya berapa tadi harganya 4,6M" Ucap Eylul sedikit keras seakan mendyindir wanita disampingnya dan hanya mendapat anggukan saja dari pelayan tersebut.
"Mbak sekalian kalung liontin mawar itu juga yaa berapa tadi harganya 6M,Emira sini tasku"Ucap Eylul sedikit berteriak kepada Emira yang posisinya tidak jauh darinya.
"Mbak maaf yaa saya gak bawa uang cash jadi bayarnya pake ini saja dan untuk berlian palsu itu mbak buang saja dan yang asli berikan pada wanita ini" Ucap Eylul sambil menyodorkan sebuah kartu berwarna Gold yang tidak sembarang orang mampu memilikinya.
Wanita yang sudah merendahkan Eylupun membelalakkan mata saat melihat gold card yang Eylul keluarkan.
"Ini nona berlian anda dan ini nona liontin anda" Ucap pelayan tersebut sambil memberikan dua buah paperbag yang berisi barang yang harganya selangit
__ADS_1
"Nona jangan sombong dulu diatas langit masih ada langit,oh ya untuk bajumu tidak aku ganti yaa sepertinya berlian itu sudah cukup untukmju" Ucap Eylul sembari pergi meninggalkan wanita tersebut yang mungkin sudah sangat malu.
BERSAMBUNG..