Belenggu Mawar Hitam

Belenggu Mawar Hitam
Episode 12


__ADS_3

Minggu demi minggu kini terlewati sudah dengan baik bagi Eylul.Eylul sendiri semakin fokus dengan rutinitasnya,dimana siangnya berlatih menembak dan malamnya menemani para tamu tamu minum.


Sebenarnya berkat kecerdasannya lah Eylul mampu menyelesaikan apa yang diajarkan oleh Jessica lebih cepat dibandingkan yang lainnya.


----------


Kino Eylul tengah berada didalam ruangan Jessica tengah membicarakan sesuatu yang penting.


"Eyl aku tahu kau yang paling pandai dan tercepat lolos dalam pelajaran menembak ini,Namun dulu aku lupa memberitahumu tentang satu hal" Ucap Jessica.


"Soal apa madam" Tanya Eylul dengan wajah datar.


"Disini mreka yang lolos seleksi ataupun pelatihan akan dikirim keberbagai tempat dengan gantinya aku akan mendapatkan senjata dari orang yang mengambil mreka" ucap Jessica sambil memejamkan matanya.


"Ohh jadi maksudmu kau akan menukarku dengan senjata begitu maksudmu madam?" Jawab Eylul enteng karena sudah mengetahuinya terlebih dahulu dari Clara.


Nampak Jessica menarik nafasnya dalam dalam sebelum membuka kembali kelopak matanya.


"Huftt..Eyl percayalah sebenarnya aku tidak berniat menukarmu ataupun menjualmu seperti yang kulalukan pada yang lainnya,aku bahkan lebih tertarik menjadikanmu asisten pribadiku membantuku melatih anak baru" Ucap Jessica dengan nada pasrahnya.


"Lalu?" Ucap Eylul santai


"Dari sini hutangmu dianggap lunas jika kau ikut dengannya."Jessica menjawab dengan bibir yang mulai gemetar


"Mengapa kau tidak menahanku saja jika kau keberatan dan kau bisa mengganti dengan yang lain bukan." Ucap Jessica santai sambil meneguk minuman soda yang ada dihadapannya


"Tidak semudah itu Eyl kau juga tahu kan,disini satu satunya yang berhasil menyelesaikan latihan ini dengan sempurna hanya dirimu seorang.Dan orang itu mengancam jika tidak segera mengirim salah satu anak buahku maka tempat ini akan ia hancurkan" Jawab Jessica,kini kepanikannya semakin bertambah tangannya pun mulai gemetar saat mengatakan kebenaran kepada Eylul.


"Baiklah kirim saja aku padanya" Ucap Eylul.


"Aku sudah muak dengan dengan takdirku,pertama ada yang sengaja menjebakku sebagai jaminan hutang dengan kata lain aku dijual padamu kan, kedua aku terperangkap ditempat mawar hitam dilatih menjadi pembunuh handal sekaligus menjadi penghibur malam..cihh" Ucap Eylul lagi sambil membuang pandangannya kearah jendela mencoba membendung seseuatu yang akan jatuh dari mata indahnya.


"Apa kau sungguh yakin Eyl dengan pilihanmu,Fikirkan dengan baik baik Eylul,setiap wanita yang meninggalkan tempat ini pasti memiliki nasib masing masing,yaa aku memang jahat aku memang kotor tapi aku tidak sekejam mereka Eyl aku sendiri juga seorang wanita dulu aku sama sepertimu sebelum terjerumus dalam dunia seperti ini" Ucap Jessica sambil meneteskan air matanya.


Eylul pun beranjak menghampiri Jessica dan menggenggam erat tangan Jessica "Aku dengan pilihanku madam" Jawab Eylul mantab sambil berlalu pergi meninggalkan Jessica yang masih terisak.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Ditempat Lain.


"Enak juga sepertinya menjadi dirimu Eylul,makan enak,kaya dan hidup serba berkecukupan bahkan lebih.Kau tidak kekurangan apapun sedangkan aku hidup bersusah payah didalam panti asuhan.Aku akan merebut semua kebahagiaanmu Eylul.Aku tidak akan menbiarkan kau bahagia sama sekali tidak" Ucap wanita dengan rambut bergelombang dan wajah full make up yang tengah berbaring diatas ranjang menatap langit langit kamar yang dulunya adalah kamar milik Eylul.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Mansion James.


James tengah berkutat dengan layar komputer diruang kerjanya dengan Han.


"Bos mau kopi kah?"tanya Han.


"Ya suruh pak Sam membuat cappucino seperti biasah" Jawab James tanpa memalingkan pandangannya pada monitor komputer.


Han yang berlalu menuju dapur ingin menemui pak Sam tidak sengaja mendengar para pelayan baik pria maupun wanita tengah bergosip membicarakan halaman belakang mansion.


Han meneruskan saja jalannya menuju dapur."pak Sam buatkan cappucino panas untuk bos seperti biasa dan antarkan keruangannya ya" Ucap Han


"Baik tuan Han" Jawab pak Sam menunduk.


Setibanya halaman belakang Han terdiam mematung menyaksikan taman yang ada dihadapannya.Han benar benar kaget dengan apa yang ia lihat.Dengan langkah yang terburu buru sedikit berlari Han kembali menuju ruang kerja James untuk memberitahu apa yang barusan ia lihat.


"Bos!kau harus ikut aku" Ucap Han dengan nafas yang tidak beraturan.


"Ada apa Han katakan kau seperti habis lari maraton saja".Jawab James yang kebingungan melihat tingkah Han


"Kau harus melihatnya sendiri bos cepatlah" Ucap Han sambil menarik lengan James agar segera bangkit.


"Ya ya kau tenanglah" Ucap James sambil mengikuti Han


"Han kenapa ketaman belakang"Ucap Han yang kebingungan sambil mensejajari langkah Han.


"Sudah kau lihat saja sendiri bos" Ucap Han.


Sesampainya dihalaman belakang tepatnya ditaman James memasang raut wajah yang tidak jauh berbeda dari Han tadi.


"Han katakan ini bukan mimpi kan" Ucap James sambil berbinar binar,pasalnya beberapa minggu yang lalu tempat itu seperti ladang mawar mati dan kini telah berubah menjadi ladang mawar hidup bahkan tumbuh dengan subuh dedaunan berwarna hijau dan mulai bermunculan beberapa kuncup bunga.

__ADS_1


"Inilah maksudku bos" Ucap Han sambil mengatur nafasnya


"Han tampar aku ini pasti mimpi selama dua tahun aku merawatnya namun tidak seprti ini" Ucap James


"Yang benar saja,Bos kau tidak mimpi ini nyata" Jawab Han


"Kau tidak dengar Han tampar aku" Ucap James dengan antusias.


"tapi Bos" Jawab Han karena fikirnya tidak mungkin kan menampar atasannya.


"Siapa bosnya cepat Han" Ucap James sambil sedikit menggertak Han


plakk...Satu tamparan melayang kearah pipi kiri James dan seketika pipi itupun berubah berwarna sedikit memerah.


"Awhh..kenap keras sekali kau menamparnya" Ucap James sambil memegang i pipi kirinya.


"Bos kau send-" Ucapan Han terpotong oleh James


"Aku menyuruhmu bukan berarti kau harus menamparku dengan keras dasar" ucap James dan kini rahangnya mulai mengeras.


"tadi minta ditampar sekarang aku juga yang dimarahi,luaskan kesabaran hambamu ini mengahadapi singa itu tuhan" Ucap Han dalam batin


"Untung saja suasana hatiku sedang bahagia jika tidak maka akan kukirim kau ke pedalaman Afrika" Ucap James lagi sambil berlalu menuju taman.


"ya tuhan dikehidupan berikutnya ijinkan aku bereingkarnasi menjadi bos saja" Ucap Han lagi dalam batin..


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


**JANGAN LUPA LIKE & VOTE


KASIH JUGA KRITIK DAN SARANNYA DIKOLOM KOMENTAR


MOHON MAAF JIKA ADA KATA KATA YANG KURANG TEPAT DAN TYPONYA KARENA SEBENARNYA INI AUTHORNYA MASIH BELAJAR😁


HAPPY READING ALL🌹


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹**

__ADS_1


__ADS_2